Friday, October 30, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pendidikan

Farida Zaqiyah Raih Cumlaude S2 UGM, Perempuan Tangguh yang Bermimpi Menjadi Dosen dan Menebar Manfaat

Admin by Admin
October 30, 2026
in Pendidikan
A A
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

YOGYAKARTA, JurnalJatengDIYNews.com — Di tengah ribuan wisudawan Universitas Gadjah Mada (UGM), terselip kisah inspiratif seorang perempuan tangguh bernama Faida Zaqiyah. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan magister (S2) di Fakultas Pertanian, bidang studi perikanan, dengan prestasi **cumlaude* atau dengan pujian.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Bukan hanya karena capaian akademiknya, tetapi juga karena perjuangannya menyelesaikan kuliah sambil bekerja sebagai guru les bahasa Inggris dan konten kreator.

Bagi Farida, keberhasilan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian yang lebih luas. Ia bercita-cita menjadi dosen agar ilmu yang diperolehnya dapat dibagikan kepada generasi muda dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

*Perjuangan, doa, dan dukungan keluarga*

Di balik keberhasilan Farida, ada doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga yang senantiasa menguatkannya. Dukungan kedua orang tua serta suami menjadi bagian penting dalam perjalanan akademiknya hingga berhasil meraih gelar magister dengan predikat cumlaude IPK 3,91.

Berita Terkait

OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN

Dari Secangkir Kopi ke Kebun Madrasah, Menanam Cinta, Merawat Alam, Membangun Generasi

Load More

Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa kesibukan bekerja bukanlah penghalang untuk terus belajar. Dengan ketekunan, manajemen waktu, doa, dan dukungan orang-orang tercinta, cita-cita dapat diperjuangkan hingga menjadi kenyataan.

Farida menunjukkan bahwa perempuan mampu menjalankan berbagai peran sekaligus, menuntut ilmu, bekerja, berkarya, dan mempersiapkan diri untuk pengabdian yang lebih besar.

*Syukuran sederhana, penuh makna*

Usai mengikuti prosesi wisuda pada Kamis (29/10/2026), Farida bersama keluarga berkumpul di Restoran Ingkung Areh, Yogyakarta, dekat Selokan Mataram. Mereka menggelar doa dan makan bersama sebagai ungkapan syukur atas pencapaian yang diraih.

Suasana kekeluargaan itu menjadi momen berharga untuk merayakan perjuangan yang telah dilalui sekaligus memanjatkan doa bagi perjalanan hidup Faida berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ayahanda Ustadz Syakroni dan Rochmad Taufiq turut menyampaikan *wejangan* atau nasihat kehidupan. Keduanya mengingatkan bahwa gelar akademik bukan semata-mata kebanggaan pribadi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

*“Ilmu yang tinggi hendaknya diiringi kerendahan hati. Jangan berhenti pada gelar, tetapi teruslah belajar, mengamalkan ilmu, dan menebarkan manfaat bagi umat dan masyarakat. Sebab, sebaik-baik ilmu adalah ilmu yang membawa kemaslahatan bagi sesama.”*

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari gelar yang disandang, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.

*Di antara ribuan wisudawan, ada mimpi besar untuk masyarakat*

Wisuda Pascasarjana UGM Periode I Tahun Akademik 2026/2027 berlangsung pada 28–29 Oktober 2026. Berdasarkan data yang disampaikan dalam informasi penyelenggaraan, sebanyak 2.524 lulusan mengikuti wisuda selama dua hari, terdiri atas 2.145 lulusan magister, 270 doktor, 89 spesialis, dan 20 subspesialis.

Di tengah ribuan lulusan tersebut, kisah Farida Yaqiah menjadi gambaran bahwa prestasi akademik dapat berjalan beriringan dengan perjuangan hidup, tanggung jawab pekerjaan, dan cita-cita pengabdian.

Keinginannya menjadi dosen patut diapresiasi. Dunia pendidikan membutuhkan sosok pendidik yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata, semangat berbagi, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Latar belakang keilmuannya di bidang pertanian dan perikanan juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan bagi kemajuan sektor pangan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan pertanian berkelanjutan.

*Gelar adalah amanah, ilmu adalah jalan pengabdian*

Kisah Farida Zaqiyah menyampaikan pesan penting bagi generasi muda: jangan takut bermimpi besar, jangan menyerah karena kesibukan, dan jangan berhenti belajar hanya karena tantangan.

Prestasi cumlaude merupakan pencapaian yang membanggakan. Namun, nilai tertinggi dari pendidikan adalah ketika ilmu mampu mengubah kehidupan, membuka kesempatan bagi sesama, dan menjadi jalan pengabdian.

Semoga cita-cita Farida menjadi dosen dapat terwujud. Semoga ilmunya semakin berkembang, kariernya dimudahkan, keluarganya senantiasa diberi keberkahan, dan setiap langkahnya menjadi manfaat bagi umat, masyarakat, bangsa, dan negara.

**Sebab, pendidikan bukan sekadar perjalanan meraih gelar, melainkan perjalanan panjang untuk menjadi manusia yang lebih bermanfaat.**

*Selamat dan sukses, Farida Zaqiyah. Teruslah belajar, berkarya, dan mengabdi. Semoga ilmu yang diraih menjadi ilmu yang berkah dan bermanfaat sepanjang hayat.*(Rochmad)

Previous Post

Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara

Next Post

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

RelatedPosts

OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN
Berita

OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN

October 27, 2026
Dari Secangkir Kopi ke Kebun Madrasah, Menanam Cinta, Merawat Alam, Membangun Generasi
Berita

Dari Secangkir Kopi ke Kebun Madrasah, Menanam Cinta, Merawat Alam, Membangun Generasi

September 26, 2026
Tri Dharma Tak Menunggu Lulus, Baru Sepekan Jadi Mahasiswa S2 Hukum UNW, Rochmad Langsung Terjun ke Tengah Petani
Berita

Tri Dharma Tak Menunggu Lulus, Baru Sepekan Jadi Mahasiswa S2 Hukum UNW, Rochmad Langsung Terjun ke Tengah Petani

September 24, 2026
Petani Itu Keren! FKPPI dan Komunitas Petani Bersatu Peringati Hari Tani Nasional di Kudus
Berita

Tri Dharma Tak Menunggu Lulus, Baru Sepekan Jadi Mahasiswa S2 Hukum UNW, Rochmad Langsung Terjun ke Tengah Petani

September 24, 2026
Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI
Berita

Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI

September 16, 2026
Dari Kebun Pisang Menjadi Sarjana Hukum, Rochmad Raih Predikat Wisudawan Terbaik Prodi Hukum
Pendidikan

Dari Kebun Pisang Menjadi Sarjana Hukum, Rochmad Raih Predikat Wisudawan Terbaik Prodi Hukum

August 19, 2026

RECOMMENDED NEWS

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

2 years ago
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

6 months ago

2 years ago
Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi
  • Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
  • Farida Zaqiyah Raih Cumlaude S2 UGM, Perempuan Tangguh yang Bermimpi Menjadi Dosen dan Menebar Manfaat

Category

Recent News

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved