Kader lintas profesi dan generasi muda ditempa di Dodik Rindam IV/Diponegoro, Magelang, untuk memperkuat karakter, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Jurnaljatengdiynews.com. KUDUS – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-2 pada 21 September 2026, Bakorda Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Kudus terus memperkuat kaderisasi dan menanamkan semangat nasionalisme melalui pengiriman pengurus, anggota baru, serta **perwakilan duta remaja** mengikuti Diklat Bela Negara pada 26–29 Oktober 2026 di Dodik Bela Negara Rindam IV/Diponegoro, Magelang.
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan RI melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) ini menjadi momentum strategis membentuk kader yang tangguh, berdisiplin, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Kepala Bakorda FKBN Kudus, **Sri Hartini, CT., CAAC., C.MTr.**, menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi kewajiban seluruh warga negara, termasuk generasi muda.
Delegasi Kudus berasal dari berbagai unsur, mulai dari guru, pelaku UMKM, praktisi hukum, pengusaha, hingga remaja. Keberagaman ini diharapkan memperluas penerapan nilai bela negara di lingkungan pendidikan, dunia usaha, keluarga, dan masyarakat.
Selama empat hari, peserta mendapatkan pembinaan fisik, mental, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kesehatan, serta materi dari berbagai instansi, termasuk Kementerian Pertahanan RI, Rindam IV/Diponegoro, BNNP Jawa Tengah, BPBD Jawa Tengah, Bakesbangpol, dan Diskominfo Kota Magelang.
Keberhasilan kegiatan didukung sinergi FKBN Kudus, FKBN Magelang Raya, dan pemerintah daerah melalui koordinasi administrasi dengan Bakesbangpol Kota Magelang.
Seluruh delegasi telah kembali ke Kudus dengan aman dan selamat, membawa semangat baru untuk menjadi teladan serta menyebarkan nilai-nilai kebangsaan.
**Khusus bagi duta remaja, pengalaman ini menjadi bekal untuk mengajak generasi muda mencintai tanah air melalui tindakan nyata: disiplin, menjaga persatuan, menjauhi narkoba,Judol merusak sendi sendi kehidupan,jiwa sehat jasmani dan rokhani, bijak bermedia sosial, dan aktif berkarya.**
Momentum Harlah kedua ini menegaskan bahwa **bela negara bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata sesuai profesi dan kemampuan masing-masing.**
Dari keluarga, sekolah, lingkungan kerja, hingga masyarakat, setiap kader memiliki peran menjaga persatuan dan membangun Indonesia Emas .
**“Bela Negara dimulai dari diri sendiri. Kader kuat, generasi muda hebat, Indonesia semakin bermartabat.”**
*(Artin/LS – Rilis Berita Resmi Bakorda FKBN Kudus)*











