Monday, July 27, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Admin by Admin
April 26, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com. Magelang — Langkah strategis dalam mengoptimalkan tanah wakaf kembali ditunjukkan oleh Muhammadiyah. Sebidang lahan seluas ±4.300 m² yang berada di kawasan bantaran sungai kini telah selesai disurvei dan dinyatakan siap dikembangkan menjadi kebun terpadu berbasis ekologi, ekonomi, dan sosial.

Program ini dirancang tidak sekadar sebagai pemanfaatan lahan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Selain ditanami komoditas unggulan seperti kelapa, kelengkeng, dan kopi, pengelolaan kawasan ini juga diarahkan untuk menjaga kelestarian bantaran sungai.

Pengelolaan kebun wakaf ini akan melibatkan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) dan Majelis Wakaf Muhammadiyah. Saat ini, tim tengah melakukan perhitungan kebutuhan anggaran untuk tahap budidaya. Tak hanya itu, kolaborasi akademik juga akan memperkuat program ini dengan keterlibatan Lembaga Pengabdian dan Penelitian Masyarakat (LPPM) dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Muhammadiyah Magelang.

Ke depan, lokasi ini ditargetkan menjadi pusat pembelajaran bagi petani, mahasiswa, dan masyarakat umum. Program pelatihan berbasis praktik (bimtek) akan digelar secara berkala, menjadikannya sebagai laboratorium lapangan untuk manajemen kebun terpadu. Jika terealisasi, maka PDM Muhammadiyah Magelang akan memiliki empat titik pusat belajar kebun terpadu yang siap memberdayakan umat.

*Inovasi Pertanian Terpadu: Pagar Hidup hingga Pola Tanam Berkelanjutan*

Berita Terkait

Penyerahan SK PIMDA Jateng di kantor PIMNAS di jakarta dan KONSOLIDASI PKN PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI di jateng

Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

Load More

Dalam pengembangannya, pendekatan pertanian organik juga menjadi perhatian. Pegiat pertanian organik, Rochmad Taufiq ulumnus BSM 37, memberikan sejumlah masukan strategis, salah satunya pentingnya penggunaan pagar hidup dari tanaman singkong.

“Selain berfungsi sebagai pengaman, singkong juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, baik ayam maupun domba,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan pola tanam terpadu dengan memanfaatkan ruang antar tanaman buah. Dengan jarak tanam 6–8 meter, lahan kosong dapat diisi dengan jagung manis. Selain menghasilkan nilai ekonomi dari penjualan jagung, limbah batang (tebon) dapat diolah menjadi pakan ternak.

Konsep “tanam harian, panen berkelanjutan” juga menjadi strategi menarik. Dengan menanam sekitar 16 batang jagung per hari, kebutuhan pakan satu ekor domba dapat terpenuhi. Dalam jangka dua bulan, sistem ini memungkinkan panen harian sekaligus menghasilkan pendapatan rutin.

Sebagai gambaran, jika satu batang jagung dihargai Rp.1.000, maka potensi pemasukan bisa mencapai Rp.480.000 per bulan dari satu siklus tanam. Nilai ini belum termasuk manfaat tambahan dari pakan ternak yang dihasilkan serta kohe nya untuk pupuk tanaman.

Menuju Kemandirian Umat

Program ini diharapkan menjadi model wakaf produktif yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan integrasi antara pertanian, peternakan, pendidikan, dan pelestarian lingkungan, kebun terpadu ini berpotensi menjadi inspirasi pengelolaan wakaf modern di Indonesia.

“Ini bukan sekadar kebun, tapi pusat pembelajaran dan pemberdayaan umat,” ungkap salah satu tim penggagas.

Jika berjalan sesuai rencana, kawasan ini akan menjadi bukti bahwa wakaf bisa menjadi motor penggerak ekonomi umat yang berkelanjutan.(Rochmad Taufiq-Untuk-Indonesia)

Previous Post

Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan

Next Post

Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki

RelatedPosts

Penyerahan SK PIMDA Jateng di kantor PIMNAS di jakarta dan KONSOLIDASI PKN PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI di jateng
Berita

Penyerahan SK PIMDA Jateng di kantor PIMNAS di jakarta dan KONSOLIDASI PKN PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI di jateng

July 25, 2026
Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat
Berita

Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

July 20, 2026
Ngopi Sore, Ngaji Tani, dan Tadabur Alam Menumbuhkan Semangat Hijrah Kekinian
Agama

Ngopi Sore, Ngaji Tani, dan Tadabur Alam Menumbuhkan Semangat Hijrah Kekinian

July 15, 2026
Senior Akademisi dan Praktisi Berkolaborasi Menebar Manfaat melalui Sinergi Hukum, Pertanian Terpadu, dan Gerakan Koperasi Organik Muria Raya
Pendidikan

Senior Akademisi dan Praktisi Berkolaborasi Menebar Manfaat melalui Sinergi Hukum, Pertanian Terpadu, dan Gerakan Koperasi Organik Muria Raya

July 15, 2026
Kolaborasi Orang-Orang Beriman Menorehkan Tinta Emas di Pondok Literasi Alam PPR BG Farm
Agama

Kolaborasi Orang-Orang Beriman Menorehkan Tinta Emas di Pondok Literasi Alam PPR BG Farm

July 14, 2026
Dr. Sawitri,S.Sn.M.Hum Ajak Masyarakat Jadikan Teknologi sebagai Sahabat Pelestarian Budaya
Berita

Dr. Sawitri,S.Sn.M.Hum Ajak Masyarakat Jadikan Teknologi sebagai Sahabat Pelestarian Budaya

July 14, 2026
Next Post
Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki

Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki

RECOMMENDED NEWS

Ngopi Pagi di Gubug Sawah KUB An Nur Banana Garden, diskusi ketahanan pangan

Ngopi Pagi di Gubug Sawah KUB An Nur Banana Garden, diskusi ketahanan pangan

2 years ago
Aman dan Tertib, Polres Kudus Siap Amankan Pilkada 2024 dengan 7.519 Personel.

Aman dan Tertib, Polres Kudus Siap Amankan Pilkada 2024 dengan 7.519 Personel.

2 years ago

6 months ago
Pemkab Sleman Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Baru

Pemkab Sleman Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Baru

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Penyerahan SK PIMDA Jateng di kantor PIMNAS di jakarta dan KONSOLIDASI PKN PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI di jateng
  • (no title)
  • Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

Category

Recent News

July 21, 2026
Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

July 20, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved