Wednesday, September 9, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Admin by Admin
April 26, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com. Magelang — Langkah strategis dalam mengoptimalkan tanah wakaf kembali ditunjukkan oleh Muhammadiyah. Sebidang lahan seluas ±4.300 m² yang berada di kawasan bantaran sungai kini telah selesai disurvei dan dinyatakan siap dikembangkan menjadi kebun terpadu berbasis ekologi, ekonomi, dan sosial.

Program ini dirancang tidak sekadar sebagai pemanfaatan lahan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Selain ditanami komoditas unggulan seperti kelapa, kelengkeng, dan kopi, pengelolaan kawasan ini juga diarahkan untuk menjaga kelestarian bantaran sungai.

Pengelolaan kebun wakaf ini akan melibatkan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) dan Majelis Wakaf Muhammadiyah. Saat ini, tim tengah melakukan perhitungan kebutuhan anggaran untuk tahap budidaya. Tak hanya itu, kolaborasi akademik juga akan memperkuat program ini dengan keterlibatan Lembaga Pengabdian dan Penelitian Masyarakat (LPPM) dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Muhammadiyah Magelang.

Ke depan, lokasi ini ditargetkan menjadi pusat pembelajaran bagi petani, mahasiswa, dan masyarakat umum. Program pelatihan berbasis praktik (bimtek) akan digelar secara berkala, menjadikannya sebagai laboratorium lapangan untuk manajemen kebun terpadu. Jika terealisasi, maka PDM Muhammadiyah Magelang akan memiliki empat titik pusat belajar kebun terpadu yang siap memberdayakan umat.

*Inovasi Pertanian Terpadu: Pagar Hidup hingga Pola Tanam Berkelanjutan*

Berita Terkait

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI

Load More

Dalam pengembangannya, pendekatan pertanian organik juga menjadi perhatian. Pegiat pertanian organik, Rochmad Taufiq ulumnus BSM 37, memberikan sejumlah masukan strategis, salah satunya pentingnya penggunaan pagar hidup dari tanaman singkong.

“Selain berfungsi sebagai pengaman, singkong juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, baik ayam maupun domba,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan pola tanam terpadu dengan memanfaatkan ruang antar tanaman buah. Dengan jarak tanam 6–8 meter, lahan kosong dapat diisi dengan jagung manis. Selain menghasilkan nilai ekonomi dari penjualan jagung, limbah batang (tebon) dapat diolah menjadi pakan ternak.

Konsep “tanam harian, panen berkelanjutan” juga menjadi strategi menarik. Dengan menanam sekitar 16 batang jagung per hari, kebutuhan pakan satu ekor domba dapat terpenuhi. Dalam jangka dua bulan, sistem ini memungkinkan panen harian sekaligus menghasilkan pendapatan rutin.

Sebagai gambaran, jika satu batang jagung dihargai Rp.1.000, maka potensi pemasukan bisa mencapai Rp.480.000 per bulan dari satu siklus tanam. Nilai ini belum termasuk manfaat tambahan dari pakan ternak yang dihasilkan serta kohe nya untuk pupuk tanaman.

Menuju Kemandirian Umat

Program ini diharapkan menjadi model wakaf produktif yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan integrasi antara pertanian, peternakan, pendidikan, dan pelestarian lingkungan, kebun terpadu ini berpotensi menjadi inspirasi pengelolaan wakaf modern di Indonesia.

“Ini bukan sekadar kebun, tapi pusat pembelajaran dan pemberdayaan umat,” ungkap salah satu tim penggagas.

Jika berjalan sesuai rencana, kawasan ini akan menjadi bukti bahwa wakaf bisa menjadi motor penggerak ekonomi umat yang berkelanjutan.(Rochmad Taufiq-Untuk-Indonesia)

Previous Post

Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan

Next Post

Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki

RelatedPosts

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

August 18, 2026
JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI
Berita

JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI

August 17, 2026
Sosialisasi KUHAP dan KUHP Terbaru, Bupati Kudus Apresiasi Acara Akbar Peringatan HUT PP Polri
Berita

Sosialisasi KUHAP dan KUHP Terbaru, Bupati Kudus Apresiasi Acara Akbar Peringatan HUT PP Polri

August 13, 2026
Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat
Berita

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

August 6, 2026
Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat
Berita

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

August 5, 2026
Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing
Berita

Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing

August 2, 2026
Next Post
Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki

Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki

RECOMMENDED NEWS

Koperasi KKJ Se-Pati Raya Rayakan Halal Bi Halal dengan Penuh Keceriaan dan Kreativitas di Kudus

Koperasi KKJ Se-Pati Raya Rayakan Halal Bi Halal dengan Penuh Keceriaan dan Kreativitas di Kudus

2 years ago
Aksi Jumat Berkah: Dua Srikandi Peduli Lingkungan dan Pengelolaan Sampah di Desa Menawan, Kudus

Aksi Jumat Berkah: Dua Srikandi Peduli Lingkungan dan Pengelolaan Sampah di Desa Menawan, Kudus

2 years ago
UKM PENA YPPI Rembang dan Yayasan Aswirusani Annaba Berbagi Kebahagiaan melalui Takjil di Bulan Ramadhan

UKM PENA YPPI Rembang dan Yayasan Aswirusani Annaba Berbagi Kebahagiaan melalui Takjil di Bulan Ramadhan

2 years ago
Ide Cerdas PCM Bandongan, Temu Tani & Ngopi Bareng Wujudkan Ketahanan Pangan Jamaah

Ide Cerdas PCM Bandongan, Temu Tani & Ngopi Bareng Wujudkan Ketahanan Pangan Jamaah

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa
  • Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip
  • Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

Category

Recent News

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

August 31, 2026
Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip

Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip

August 29, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved