Sunday, October 11, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI

Admin by Admin
September 16, 2026
in Berita, Pendidikan
A A
0
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com. SEMARANG – Selasa, 15 September 2026, menjadi momentum bersejarah bagi 945 lulusan Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran. Mengenakan toga, mereka resmi meninggalkan ruang akademik untuk memasuki samudra kehidupan yang jauh lebih luas.

Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-58 yang berlangsung di Balai Diponegoro, Kota Semarang, bukan sekadar seremoni pengukuhan. Di balik toga dan ijazah, tersimpan pesan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

Rektor UNW, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum., dalam sambutannya menggambarkan para lulusan sebagai “daun-daun matang” yang telah tumbuh dari pohon keilmuan. Setelah melewati proses panjang, kini mereka harus siap terbang membawa pengetahuan dan kebaikan ke tengah masyarakat.

Di saat yang sama, kampus juga menyambut tunas-tunas baru yang akan memulai perjalanan akademiknya.

Berita Terkait

Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah

PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang

Load More

Pertemuan dua generasi tersebut ditandai dengan Estafet Keilmuan, ketika para wisudawan menyerahkan obor semangat kepada mahasiswa baru. Obor itu menjadi simbol bahwa ilmu tidak boleh berhenti pada satu generasi.

Mahasiswa baru UNW bahkan diberi identitas filosofis “Bhramara Patria Widyantara”. Bhramara dimaknai sebagai lebah yang tidak mengenal lelah menjelajahi taman ilmu, Patria sebagai pengabdian kepada tanah air, dan Widyantara sebagai penjelajah ruang keilmuan yang tidak berbatas.

Toga Bukan Mahkota

Pesan mendalam juga disampaikan kepada para wisudawan agar tidak menjadikan toga sebagai simbol berhentinya proses belajar.

“Toga yang Saudara kenakan hari ini bukanlah mahkota untuk berpuas diri, melainkan paspor kehidupan untuk melangkah ke gelanggang yang lebih luas,” pesan Rektor.

Pesan tersebut terasa semakin relevan di tengah perubahan zaman, terutama memasuki era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Para lulusan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, IPK maupun predikat akademik. Dunia kerja dan kehidupan sosial akan menuntut kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, bekerja sama, berintegritas, dan mampu menggunakan teknologi secara bijaksana.

Dalam pesannya, Prof. Subyantoro mengibaratkan lulusan sebagai kapal pinisi.

Kapal yang baik bukan kapal yang hanya merasa aman ketika bersandar di dermaga. Ia harus berani mengembangkan layar, membaca arah angin, memahami keadaan laut, sekaligus memiliki kemudi yang kuat agar tidak kehilangan arah.

“Jadilah kapal yang mampu membaca kondisi. Berani membentangkan layar, tetapi tetap memiliki kemudi yang kuat,” menjadi pesan yang relevan bagi para lulusan ketika memasuki dunia nyata.

IPK Tinggi Bukan Satu-Satunya Bekal

Pesan senada datang dari Prof. Aisyah Endah Palupi dari LLDIKTI Wilayah VI. Menurutnya, ketika memasuki dunia kerja, berbagai atribut akademik yang melekat saat wisuda bukanlah satu-satunya hal yang akan menjadi perhatian.

Slempang cumlaude maupun IPK tinggi merupakan bagian dari perjalanan akademik, tetapi kehidupan profesional membutuhkan lebih dari itu.

Karakter, kemampuan beradaptasi, keterampilan, komunikasi, pengalaman, integritas dan kemauan untuk terus belajar menjadi bagian penting dalam perjalanan setelah wisuda.

Data UNW pada momentum wisuda ke-58 mencatat, sebanyak 945 mahasiswa dikukuhkan sebagai lulusan. Mereka berasal dari 19 program studi dengan rata-rata IPK 3,61. Sebanyak 273 lulusan memperoleh predikat cumlaude.

Hingga wisuda kali ini, total alumni UNW telah mencapai 20.904 orang.

Sementara itu, disebutkan bahwa 46,76 persen mahasiswa UNW telah bekerja. Data tersebut menjadi gambaran bahwa perjalanan pendidikan kemudian berlanjut ke dunia profesional dan pengabdian.

AI Bukan Lagi Sekadar Pilihan

Perubahan teknologi menjadi salah satu tantangan terbesar generasi lulusan hari ini.

AI yang dahulu dipandang sebagai teknologi masa depan, kini telah menjadi bagian dari kehidupan. Karena itu, lulusan dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami, memanfaatkan, dan menggunakannya secara bertanggung jawab.

“AI bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi sudah menjadi keharusan. Jadikan AI sebagai teman untuk mempercepat pekerjaan dan memperluas kemampuan, bukan sebagai pengganti manusia dalam menjaga nilai dan nurani,” menjadi semangat yang penting dibawa para lulusan.

Di era perubahan cepat, kemampuan beradaptasi menjadi bagian dari kompetensi kehidupan.

Namun teknologi tetap membutuhkan manusia yang memiliki arah.

Sebab teknologi dapat membantu mempercepat langkah, tetapi nilai, karakter dan nurani tetap menjadi kemudi.

Menjadi Lebah yang Pantang Menyerah

Filosofi lebah yang disampaikan dalam momentum wisuda juga memiliki pesan yang kuat.

Lebah tidak berhenti pada satu bunga. Ia terus bergerak, mencari sari, bekerja bersama, kemudian menghasilkan madu yang bermanfaat bagi kehidupan.

Demikian pula seorang lulusan. Setelah mendapatkan ilmu, tugas berikutnya bukan sekadar mencari pekerjaan, tetapi menciptakan manfaat.

Jadilah seperti lebah: terus bergerak, pantang menyerah, mampu bekerja sama, dan di mana pun hinggap meninggalkan manfaat.

Wisuda akhirnya bukan tentang siapa yang paling tinggi nilainya, siapa yang paling indah mengenakan toga, atau siapa yang paling cepat mencapai kesuksesan.

Wisuda adalah tentang keberanian memasuki babak baru.

Ijazah adalah bukti bahwa seseorang telah melewati proses belajar. Tetapi kehidupan akan terus memberikan pelajaran baru.

Maka setelah toga dilepas, perjalanan sesungguhnya dimulai.

Jadilah kapal yang mampu membaca samudra kehidupan, memiliki kemudi nurani, dan berani membentangkan layar. Jadilah lebah yang terus bergerak, membawa madu ilmu dan manfaat bagi sesama.

Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang lulusan bukan hanya seberapa tinggi ia mencapai puncak, tetapi seberapa banyak ilmu, tenaga dan kehidupannya mampu memberi manfaat bagi orang lain. (Rochmad )

Previous Post

Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan

Next Post

Menyiapkan Wadah Kebaikan, Memperluas Jalan Kesuksesan, Dr. Carto Nuryanto Konsisten Tebar Jumat Berkah

RelatedPosts

PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
Berita

Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah

October 11, 2026
PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
Berita

PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang

October 10, 2026
Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan
Berita

Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan

October 7, 2026
Dekatkan Akses Keadilan, HIMA Magister Hukum Universitas Ngudi Waluyo Gelar Aksi Inspiratif “UNW On The Street
Berita

Dekatkan Akses Keadilan, HIMA Magister Hukum Universitas Ngudi Waluyo Gelar Aksi Inspiratif “UNW On The Street

October 3, 2026
BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SETDA SLEMAN Hal : *Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman, Kalurahan Sumberejo Jadi Lokasi Percontohan
Berita

BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SETDA SLEMAN Hal : *Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman, Kalurahan Sumberejo Jadi Lokasi Percontohan

October 3, 2026
Workshop Nasional Dorong Pertanian Organik Menjadi Pilar Ekonomi Nasional
Berita

Workshop Nasional Dorong Pertanian Organik Menjadi Pilar Ekonomi Nasional

September 28, 2026
Next Post
Menyiapkan Wadah Kebaikan, Memperluas Jalan Kesuksesan, Dr. Carto Nuryanto Konsisten Tebar Jumat Berkah

Menyiapkan Wadah Kebaikan, Memperluas Jalan Kesuksesan, Dr. Carto Nuryanto Konsisten Tebar Jumat Berkah

RECOMMENDED NEWS

Danang Maharsa Kunjungi Korban Kebakaran dan Sambangi Warga Disabilitas dan Lansia Pada Hari Lahir Pancaila

Danang Maharsa Kunjungi Korban Kebakaran dan Sambangi Warga Disabilitas dan Lansia Pada Hari Lahir Pancaila

2 years ago
Nabung Domba, Mengalirkan Kurban Hingga Pelosok, PCM Bandongan dan Lazismu Magelang Wujudkan Kemandirian Pangan

Nabung Domba, Mengalirkan Kurban Hingga Pelosok, PCM Bandongan dan Lazismu Magelang Wujudkan Kemandirian Pangan

1 year ago
Dorong Peran Perempuan Dalam Pembangunan Bangsa, Kustini Buka Seminar Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Politik

Dorong Peran Perempuan Dalam Pembangunan Bangsa, Kustini Buka Seminar Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Politik

2 years ago
FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

2 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah
  • PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
  • DEKOPINDA KABUPATEN KUDUS GELAR EXPO KOPERASI DAN UKM 2026, MERIAH DENGAN TARIAN DAN NYANYIAN PELAJAR

Category

Recent News

70 Galon Bekas Disulap Jadi Kebun Bawang, Panen 17,5 Kg, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah

70 Galon Bekas Disulap Jadi Kebun Bawang, Panen 17,5 Kg, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah

September 22, 2026
Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

September 22, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved