Saturday, October 31, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Agama

Pengajian Ahad Pagi Masjid Mujahidin Getas Pejaten Subuh Berjamaah Menciptakan Jiwa Disiplin, Kuat, dan Rezeki yang Barokah

Admin by Admin
February 1, 2026
in Agama, Berita
A A
0
313
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com. Kudus – Pengajian Ahad Pagi di Masjid Mujahidin, Desa Getas Pejaten, Kabupaten Kudus, berlangsung khidmat dan penuh muatan edukatif. Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad (01/02/2026) ini menghadirkan Dr. Carto Nuryanto, dosen Syariah UIN Kudus, sebagai pemateri.

Dalam tausiahnya, Dr. Carto menekankan pentingnya shalat Subuh berjamaah secara rutin sebagai fondasi pembentukan pribadi yang disiplin, kuat secara mental dan spiritual, serta mendatangkan keberkahan rezeki.

Ia menjelaskan bahwa kewajiban shalat berjamaah, khususnya Subuh, memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur’an dan Hadis. Di antaranya QS. Al-Isra ayat 78 tentang perintah mendirikan shalat, serta sabda Nabi Muhammad ﷺ yang diriwayatkan Imam Tirmidzi bahwa setiap waktu Subuh Rasulullah ﷺ mendoakan umatnya. Selain itu, Dr. Carto mengutip QS. An-Nisa ayat 59 tentang kewajiban taat kepada Allah, Rasul, dan ulil amri di tengah masyarakat.

Beliau juga mengingatkan sabda Rasulullah ﷺ bahwa shalat Isya dan Subuh berjamaah terasa berat bagi orang-orang munafik, sebagai peringatan penting bagi umat Islam agar menjaga keistiqamahan ibadah.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Carto turut mengulas kedudukan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Disampaikan bahwa Al-Qur’an diturunkan selama 22 tahun 2 bulan 22 hari, bermula di Gua Hira pada 17 Ramadhan, terdiri dari 114 surat, 30 juz, dan 6.666 ayat, serta menjadi penyempurna kitab-kitab sebelumnya yang wajib diimani, sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 4.

Berita Terkait

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara

Load More

Selain materi keislaman, pengajian Ahad pagi ini juga diisi dengan edukasi hukum yang dikemas secara dialogis. Dr. Carto menjelaskan perbedaan hukum formil dan hukum materil dalam sistem hukum Indonesia.
KUHAP lama yang berlaku sejak Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 disebut sebagai hukum formil yang menjadi landasan kerja aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, jaksa, hakim, lembaga pemasyarakatan, hingga penasihat hukum.

Sementara itu, KUHP lama sebagai hukum materil terdiri dari tiga buku, yakni ketentuan umum, kejahatan, dan pelanggaran. Dr. Carto juga menyampaikan bahwa sejak 2 Januari 2026, Indonesia telah mengesahkan KUHP dan KUHAP baru, di mana KUHP baru terdiri dari dua buku dengan 37 bab dan 624 pasal, yang menata ulang sistem pemidanaan nasional.

Dalam penguatannya, Dr. Carto mengutip filsuf Romawi Marcellius yang menyatakan, “Ikan busuk dimulai dari kepala.” Ia menafsirkan bahwa jika pimpinan baik, maka ke bawah akan baik; jika pimpinan rusak, maka ke bawah ikut rusak.

Ia menegaskan bahwa tujuan hukum ada tiga: kepastian, keadilan, dan kemanfaatan. Prinsip penegakan hukum harus tegak tanpa pandang bulu, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
“Seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri, niscaya aku sendiri yang akan memotong tangannya.”

Pengajian yang berlangsung interaktif ini mendapat apresiasi dari jamaah karena tidak hanya menguatkan aspek ibadah, tetapi juga memperluas wawasan hukum dan sosial secara seimbang.

Pengurus Takmir Masjid Mujahidin berharap pengajian Ahad pagi semacam ini terus berlanjut, sehingga masjid benar-benar menjadi pusat ibadah, edukasi, dan pencerahan umat, baik dalam urusan agama maupun kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (Rochmad Taufiq untuk Indonesia)

Previous Post

Menanam Jiwa Entrepreneur Sejak Dini ala Pendidikan Jepang SDIT Al Ahyar Kudus Gelar Rihlah Edukasi Batik di Alfa Shoofa

Next Post

Selalu Ada Cerita di Ahad Pagi, di BG farm kios makmur Kudus

RelatedPosts

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
Berita

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara
Berita

Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara

October 30, 2026
OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN
Berita

OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN

October 27, 2026
IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
Berita

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

October 21, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa
Berita

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat
Berita

Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat

October 13, 2026
Next Post
Selalu Ada Cerita di Ahad Pagi, di BG farm kios makmur Kudus

Selalu Ada Cerita di Ahad Pagi, di BG farm kios makmur Kudus

RECOMMENDED NEWS

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

2 years ago
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

6 months ago

2 years ago
Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi
  • Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
  • Farida Zaqiyah Raih Cumlaude S2 UGM, Perempuan Tangguh yang Bermimpi Menjadi Dosen dan Menebar Manfaat

Category

Recent News

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved