Wednesday, October 28, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Agama

Meneladani Pertanian & Peternakan Nabi Sulaiman, Kunci Kedigdayaan dan Kesejahteraan

Admin by Admin
March 24, 2025
in Agama, Pertanian
A A
0
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tadarus Al-Qur’an haru ini

Jurnaljatengdiynews.com- Kudus, Nabi Sulaiman adalah simbol kekayaan sejati dan kedigdayaan. Ia bukan hanya seorang raja, tetapi juga seorang pemimpin yang memahami arti ketahanan pangan dan ekonomi mandiri. Kekayaannya bukan berasal dari harta semata, tetapi dari Rojo Koyo—peternakan dan pertanian yang berkembang pesat, menopang kesejahteraan rakyatnya, serta menjadikannya pemimpin yang tak tergoyahkan.

Hari ini, kita perlu meneladani Nabi Sulaiman. Kekuatan ekonomi suatu bangsa tidak hanya diukur dari jumlah uang, tetapi dari kemandirian pangan dan sumber daya alamnya. Jika kita ingin membangun Indonesia yang kuat, maka kita harus membangun sektor pertanian dan peternakan yang berdikari, berdaulat, dan berkelanjutan.

*Rojo Koyo: Fondasi Kekuatan Bangsa*

Nabi Sulaiman memahami bahwa kekayaan sejati bukanlah emas atau perak, tetapi kemampuan menghasilkan makanan dan mengelola sumber daya alam. Ia memiliki peternakan besar yang mencukupi kebutuhan rakyatnya dan mampu menopang ekonomi kerajaan.

Berita Terkait

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan

Load More

Kita bisa belajar dari prinsip ini:

1. *Mengembangkan pertanian dan peternakan berbasis ekosistem alami*
Kembali ke pertanian organik untuk menjaga kesuburan tanah.

Menggunakan pola peternakan berkelanjutan, di mana limbah pertanian menjadi pakan ternak dan kotoran ternak menjadi pupuk alami.

2. *Petani dan peternak harus mandiri*
Menguasai teknologi tetapi tidak tergantung padanya.

Mampu mengolah hasil pertanian dan peternakan menjadi produk bernilai tinggi.

Tidak bergantung pada impor pakan, bibit, atau pupuk, tetapi menciptakan ekosistem pertanian sendiri.
3. Membangun sistem ekonomi berbasis produksi pangan

Bangsa yang tidak bisa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan selalu dijajah secara ekonomi.

Kemandirian pangan adalah kunci kedaulatan sebuah negara.

*Dari Nol Menuju Kedigdayaan*
*Banyak yang berkata:*
Saya tidak punya lahan!
Saya tidak punya modal!
Saya tidak punya kemampuan!

Tapi Nabi Sulaiman tidak lahir dalam kemewahan tanpa usaha. Ia membangun kekuatan ekonominya dengan strategi dan pemanfaatan sumber daya secara cerdas. Setiap orang bisa memulai dari yang kecil, dengan kesabaran dan ketekunan, hingga akhirnya membangun kejayaan.

Kita tidak boleh terus-menerus mengeluh dan bergantung pada pihak luar. Saatnya petani dan peternak Indonesia bangkit, menciptakan kesejahteraan sendiri, dan menjadikan pertanian sebagai fondasi ekonomi bangsa.

Jika kita meniru strategi Nabi Sulaiman dalam mengelola Rojo Koyo, maka Indonesia tidak hanya akan menjadi negara yang makmur, tetapi juga bangsa yang berdiri tegak, berdaulat, dan tak tergoyahkan. (Rochmad Taufik)

Oleh : Rochmad Taufik

Previous Post

Laila dan Qodar

Next Post

PT Mojopahit Promosindo Group Siapkan 10.000 Ekor Sapi untuk Jabodetabek Jelang Idul Adha

RelatedPosts

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA
Pertanian

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan
Berita

Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan

October 7, 2026
Workshop Nasional Dorong Pertanian Organik Menjadi Pilar Ekonomi Nasional
Berita

Workshop Nasional Dorong Pertanian Organik Menjadi Pilar Ekonomi Nasional

September 28, 2026
Petani Itu Keren! FKPPI dan Komunitas Petani Bersatu Peringati Hari Tani Nasional di Kudus
Berita

Petani Itu Keren! FKPPI dan Komunitas Petani Bersatu Peringati Hari Tani Nasional di Kudus

September 29, 2026
Usai Sarasehan HUT FKPPI dan Hari Tani, Pegiat Pertanian Lanjutkan Guyub Rukun di Gubug PPR BG Farm
Berita

Usai Sarasehan HUT FKPPI dan Hari Tani, Pegiat Pertanian Lanjutkan Guyub Rukun di Gubug PPR BG Farm

September 24, 2026
70 Galon Bekas Disulap Jadi Kebun Bawang, Panen 17,5 Kg, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah
Pertanian

70 Galon Bekas Disulap Jadi Kebun Bawang, Panen 17,5 Kg, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah

September 22, 2026
Next Post
PT Mojopahit Promosindo Group Siapkan 10.000 Ekor Sapi untuk Jabodetabek Jelang Idul Adha

PT Mojopahit Promosindo Group Siapkan 10.000 Ekor Sapi untuk Jabodetabek Jelang Idul Adha

RECOMMENDED NEWS

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

2 years ago
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

6 months ago

2 years ago
Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN
  • IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
  • JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

Category

Recent News

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved