Sunday, November 1, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Menanam Jiwa Entrepreneur Sejak Dini ala Pendidikan Jepang SDIT Al Ahyar Kudus Gelar Rihlah Edukasi Batik di Alfa Shoofa

Admin by Admin
January 31, 2026
in Berita, Pendidikan
A A
0
142
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com. KUDUS — Sabtu, 31/01/26. Pendidikan sejati tidak berhenti pada hafalan di ruang kelas, tetapi menyiapkan anak menghadapi kehidupan nyata sejak usia dini. Prinsip inilah yang diterapkan SDIT Al Ahyar Cendono, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, melalui konsep pendidikan kader berjiwa entrepreneur dengan sentuhan pendidikan ala Jepang.

Sekolah yang beralamat di Bonduren, Gondangmanis, Bae, Kudus (59327) ini dipimpin oleh Kepala Sekolah Abdul Aziz, dengan Operator Noor Rochmad Ali. Pada Sabtu, 31 Januari 2026, SDIT Al Ahyar menggelar Rihlah Edukasi atau studi wisata pembelajaran ke Alfa Shoofa Batik Kudus.

Kegiatan berlangsung di sentra batik yang berlokasi di Jl. Sudimoro No.178, Sukoharjo, Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus (59333). Tempat ini dikelola oleh Umi Asiyati, seorang pengusaha batik legendaris asal Grobogan sekaligus pengurus Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kudus.

*Belajar Usaha Sejak Bangku Sekolah Dasar*

Rihlah edukasi ini dirancang agar siswa tidak hanya melihat produk jadi, tetapi memahami proses, etos kerja, ketekunan, dan nilai kemandirian dalam dunia usaha. Anak-anak dikenalkan langsung pada realitas kewirausahaan sejak usia sekolah dasar.

Berita Terkait

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Farida Zaqiyah Raih Cumlaude S2 UGM, Perempuan Tangguh yang Bermimpi Menjadi Dosen dan Menebar Manfaat

Load More

Pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan orientasi masa depan kepada siswa.

“Sejak SD anak-anak perlu punya gambaran tentang dunia usaha. Kelak setelah lulus sekolah atau kuliah, mereka sudah punya arah dan keberanian memilih jalan hidupnya,” ungkap perwakilan sekolah.

Fathurahman, suami dari owner Alfa Shoofa Batik, menambahkan bahwa kunjungan rutin ke dunia usaha merupakan metode efektif membentuk karakter wirausaha.

“Jika setiap bulan siswa diajak study visit ke perusahaan atau unit usaha, jiwa entrepreneur akan tumbuh secara alami,” jelasnya.

*Inspirasi Pendidikan Gaya Jepang*

Dalam sesi diskusi, muncul refleksi tentang model pendidikan Jepang yang sejak dini mengenalkan dunia kerja melalui kunjungan rutin ke berbagai sektor usaha sebagai bagian dari kurikulum muatan lokal.

Rochmad Taufiq, pegiat program Nabung Pisang dan Nabung Ayam BG Kudus, menyampaikan pandangannya:

“Di Jepang, sejak SD anak-anak terbiasa mengunjungi tempat kerja. Bayangkan enam tahun sekolah mengunjungi 100 jenis usaha. Ilmu terapan itu akan melekat kuat. Ini konsep pendidikan yang visioner dan sangat relevan diterapkan di Indonesia.

Belajar dari Otodidak, Menginspirasi Banyak Orang

Keistimewaan Alfa Shoofa Batik terletak pada perjalanan usahanya. Umi Asiyati membangun eduwisata batik ini secara otodidak, tanpa latar belakang pendidikan formal di bidang batik.

“Beliau belajar dari pengalaman. Namun tempat ini telah dikunjungi ratusan bahkan ribuan siswa, termasuk tamu dari berbagai daerah dan luar negeri,” tutur Fathurahman.

*Menuju Eduwisata Terintegrasi*

Ke depan, hasil diskusi antara Alfa Shoofa Batik dan BG Farm melahirkan gagasan eduwisata terintegrasi: perpaduan eduwisata batik, edu-agrowisata kebun pisang, dan program nabung ayam.

Lahan seluas sekitar 3.000–5.000 meter persegi tengah dipersiapkan untuk mewujudkan konsep tersebut.

“Masih proses. Kita ikhtiar dulu, sabar menunggu tanaman tumbuh dan hasilnya baik. Insya Allah akan berjalan dengan baik,” ujar Fathurahman dengan optimis.

*Siswa Antusias dan Terinspirasi*

Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Ani, salah satu peserta rihlah, mengaku senang bisa belajar langsung di sentra batik.

“Aku senang bisa lihat cara membuat batik dan tahu kalau batik itu bisa jadi usaha,” ujarnya polos namun penuh semangat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan bermakna lahir dari pertemuan ilmu, praktik, dan keteladanan. Menanam mimpi besar tidak harus menunggu dewasa—cukup dimulai dari langkah kecil di bangku sekolah dasar. (Rochmad Taufiq)

Previous Post

Menanam Kesadaran, Menumbuhkan Kemanusiaan Kisah Teladan Ketulusan dan Kejujuran

Next Post

Pengajian Ahad Pagi Masjid Mujahidin Getas Pejaten Subuh Berjamaah Menciptakan Jiwa Disiplin, Kuat, dan Rezeki yang Barokah

RelatedPosts

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
Berita

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
Farida Zaqiyah Raih Cumlaude S2 UGM, Perempuan Tangguh yang Bermimpi Menjadi Dosen dan Menebar Manfaat
Pendidikan

Farida Zaqiyah Raih Cumlaude S2 UGM, Perempuan Tangguh yang Bermimpi Menjadi Dosen dan Menebar Manfaat

October 30, 2026
Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara
Berita

Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara

October 30, 2026
OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN
Berita

OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN

October 27, 2026
IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
Berita

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

October 21, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa
Berita

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
Next Post
Pengajian Ahad Pagi Masjid Mujahidin Getas Pejaten  Subuh Berjamaah Menciptakan Jiwa Disiplin, Kuat, dan Rezeki yang Barokah

Pengajian Ahad Pagi Masjid Mujahidin Getas Pejaten Subuh Berjamaah Menciptakan Jiwa Disiplin, Kuat, dan Rezeki yang Barokah

RECOMMENDED NEWS

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

2 years ago
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

6 months ago

2 years ago
Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi
  • Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
  • Farida Zaqiyah Raih Cumlaude S2 UGM, Perempuan Tangguh yang Bermimpi Menjadi Dosen dan Menebar Manfaat

Category

Recent News

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved