Wednesday, November 4, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

UstaNoeryoso Pelopor Giat Perekonomian Muhammadiyah Bandongan: Menghidupkan Ekonomi dari Benih Lokal

Admin by Admin
September 19, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengfiynews.com . MAGELANG — Dari Bandongan, Magelang, tumbuh sebuah ikhtiar untuk menghidupkan perekonomian masyarakat melalui pertanian berbasis kearifan lokal.c Ustaz Noeryoso, pelopor Giat Perekonomian Muhammadiyah Bandongan, terus mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi mampu menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.

Salah satu gerakan yang dikembangkan adalah melestarikan tanaman dan benih pangan lokal yang mulai jarang dibudidayakan. Di antaranya jagung Madura, gembili, ganyong, gude, koro pedang, hingga pare belut.

Bagi Ustaz Noeryoso, pertanian bukan hanya persoalan menghasilkan panen, tetapi juga bagian dari membangun kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

“Kita perlu kembali mengenal dan menanam tanaman lokal. Jangan sampai kekayaan benih yang diwariskan para leluhur hilang karena kita tidak lagi menanamnya,” ujar Ustaz Noeryoso.

Menurutnya, benih merupakan bagian penting dari kedaulatan petani. Benih yang dapat disimpan dan ditanam kembali memberi ruang bagi petani untuk terus mengembangkan sumber pangan secara mandiri.

Berita Terkait

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara

Load More

Karena itu, pelestarian tanaman lokal menjadi salah satu bentuk perjuangan untuk menjaga keberagaman hayati sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber benih tertentu.

Ekonomi Muhammadiyah dari Tanah dan Benih

Gerakan tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Lahan tidak hanya dipandang sebagai tempat produksi, tetapi juga sebagai sumber pendidikan, penghidupan, dan penguatan ekonomi keluarga.

Dari tanaman yang sederhana, masyarakat dapat belajar tentang pembibitan, budidaya, pengolahan hasil, pemasaran hingga membangun usaha bersama.

“Kita tidak anti terhadap kemajuan teknologi. Tetapi teknologi harus menjadi alat untuk memperkuat kemandirian masyarakat, bukan membuat kita kehilangan pengetahuan dan kekayaan benih lokal,” tuturnya.

Bagi Ustaz Noeryoso, perjuangan membangun ekonomi tidak selalu harus dimulai dari modal besar. Bisa dimulai dari sepetak tanah, sebutir benih, kemauan untuk menanam, dan kemauan untuk bekerja bersama.

Dari Bandongan, semangat itu terus dirawat: menghidupkan tanah, menghidupkan benih, menghidupkan ekonomi, dan pada akhirnya menghidupkan kemandirian masyarakat.

Sebab, ketika masyarakat mampu menghasilkan pangan dari tanahnya sendiri, menjaga benihnya sendiri, mengolah hasilnya sendiri, dan memasarkannya secara bersama, maka pertanian tidak sekadar menjadi kegiatan produksi.

Pertanian menjadi jalan menuju kemandirian dan keberkahan ekonomi masyarakat. (Rochmad Taufiq)

Previous Post

Menyiapkan Wadah Kebaikan, Memperluas Jalan Kesuksesan, Dr. Carto Nuryanto Konsisten Tebar Jumat Berkah

Next Post

Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

RelatedPosts

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
Berita

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara
Berita

Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara

October 30, 2026
*GERAKAN CERDAS PETANI KREATIF BANDONGAN: BARTER BIBIT, MENANAM WALUH, DAN MEMBANGUN KEMANDIRIAN PANGAN
Pertanian

*GERAKAN CERDAS PETANI KREATIF BANDONGAN: BARTER BIBIT, MENANAM WALUH, DAN MEMBANGUN KEMANDIRIAN PANGAN

October 30, 2026
OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN
Berita

OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN

October 27, 2026
IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
Berita

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

October 21, 2026
JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA
Pertanian

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Next Post
Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

RECOMMENDED NEWS

Gong Jinagong, Spirit Ndesa Warung Entok dan  Poci Bu Farida di KEMLOKO Margorejo Tempel

Gong Jinagong, Spirit Ndesa Warung Entok dan  Poci Bu Farida di KEMLOKO Margorejo Tempel

2 years ago
Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

9 months ago
Wujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Danang Resmikan Program BAZNAS Sleman Balai Ternak Lumbung Berkah

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Danang Resmikan Program BAZNAS Sleman Balai Ternak Lumbung Berkah

2 years ago
Kerjasama Strategis antara HIPMI Peduli BPC Sleman dan KODIM Sleman untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045

Kerjasama HIPMI dan KODIM Sleman: Langkah Besar Menuju Indonesia Emas 2045

3 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • *Alhamdulillah! 47 Peserta Asesmen Pertanian Organik Lembang Lolos Kompetensi*
  • Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi
  • Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Category

Recent News

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi

October 30, 2026
Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved