Sunday, November 1, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pemberdayaan

Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

Admin by Admin
August 3, 2026
in Pemberdayaan
A A
0
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnsljatengdiynews.com. Kudus,. 03/08/26. Dari Secangkir Kopi Menuju Berdirinya Musholla Baitul Jannah

Hampir setiap waktu kami selalu meluangkan kesempatan untuk berdiskusi dan mengkaji ilmu. Terkadang melalui cerita masa lalu, terkadang melalui peristiwa-peristiwa kekinian. Semua diramu menjadi bumbu hikmah untuk memperkaya literasi, memperluas cara pandang, dan menumbuhkan kesadaran bahwa setiap peristiwa menyimpan pelajaran.

Bagi kami, ada sebuah simpul yang selalu berulang: di mana ada kopi, di situ ada camilan; di mana ada camilan, di situ lahir ide-ide segar yang penuh makna. Secangkir kopi sering kali menjadi saksi lahirnya gagasan, inspirasi, bahkan langkah-langkah nyata yang membawa manfaat bagi banyak orang.

Diskusi dan tadabbur ayat-ayat Allah, baik ayat qauliyah (wahyu yang tertulis dalam Al-Qur’an) maupun ayat kauniyah (tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta), telah menjadi rutinitas antara Dr. Carto, Rochmad Taufiq, dan para kolega. Bukan sekadar berdiskusi, tetapi juga saling belajar memahami bagaimana ilmu harus diwujudkan dalam kehidupan.

Seperti malam Selasa, 3 Agustus 2026. Tanpa angin, tanpa hujan, tiba-tiba sebuah pesan WhatsApp masuk.

Berita Terkait

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Load More

“Malam ini merapat… ada mie goreng khas GG 1 Mlati Norowito.”

Ajakan sederhana dari kediaman Dr. Carto itu ternyata menjadi awal diskusi panjang tentang progres pembangunan Musholla Baitul Jannah di Pondok Literasi Alam PPR BG Farm.

Malam itu terasa sederhana, namun sarat makna. Secangkir kopi hangat dan sepiring mi goreng menemani perbincangan. Di sela-sela obrolan, mata kami sesekali memandang bangunan Musholla Baitul Jannah yang perlahan mulai berdiri. Setiap perkembangan kecil menghadirkan rasa syukur sekaligus semangat untuk terus menyelesaikannya.

Pembicaraan kemudian mengalir kepada hakikat doa.

Selama ini banyak orang memahami doa sebatas mengangkat tangan dan memohon kepada Allah SWT. Padahal ketika menelusuri Al-Qur’an, yang lebih sering kita jumpai adalah kata “ud’u” (ادعوا), sebuah kata kerja yang berarti serulah, panggillah, atau berdoalah. Akar katanya adalah دعو (da’a) yang melahirkan berbagai bentuk seperti da’ā, yad’ū, ud’u, dā’ī, dan du’ā’.

Dari sana kami merenung, bahwa doa bukan sekadar rangkaian kata yang keluar dari lisan. Doa adalah panggilan menuju kebaikan. Doa adalah gerakan hati yang melahirkan langkah. Doa adalah keyakinan yang diwujudkan melalui ikhtiar.

Ketika Allah berfirman,

“Ud’ūnī astajib lakum.”
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan bagimu.” (QS. Ghafir: 60)

maka yang bergerak bukan hanya lisan, tetapi juga hati, pikiran, tenaga, dan seluruh usaha yang kita lakukan.

Diskusi kemudian berlanjut pada firman Allah dalam Surah Ali ‘Imran ayat 133:

“Wa sāri’ū ilā maghfiratin min rabbikum…”
“Dan bersegeralah kamu menuju ampunan dari Tuhanmu…”

Kata wa sāri’ū mengajarkan bahwa amal kebaikan tidak cukup hanya direncanakan. Ia harus segera diwujudkan. Bersegera bukan berarti tergesa-gesa tanpa pertimbangan, melainkan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berbuat baik.

Saat memandang Musholla Baitul Jannah yang masih dalam proses pembangunan, ayat itu terasa begitu hidup.

Musholla ini tidak akan berdiri hanya dengan doa yang terucap. Ia berdiri karena doa yang menjelma menjadi tindakan. Ada langkah kaki para dermawan, tenaga para pekerja, pemikiran para relawan, serta uluran tangan para muwakif yang menginfakkan sebagian rezekinya demi tegaknya rumah Allah.

Malam itu, kami belajar bahwa setiap batang kayu yang dipasang, setiap sak semen yang diaduk, setiap paku yang dipukul, setiap tetes keringat yang mengalir, bahkan setiap rupiah yang diwakafkan, sesungguhnya adalah doa yang sedang berjalan.

Inilah makna doa yang sesungguhnya. Bukan hanya dipanjatkan, tetapi diwujudkan. Bukan hanya diucapkan, tetapi diperjuangkan.

Semoga Allah SWT menjadikan setiap langkah pembangunan Musholla Baitul Jannah sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga Yaumul Akhir. Semoga Allah menerima setiap niat baik, menguatkan setiap ikhtiar, melapangkan rezeki para muwakif dan relawan, serta menjadikan musholla ini sebagai pusat ibadah, ilmu, dakwah, dan lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur’an dan alam ciptaan-Nya.

Karena pada akhirnya, doa terbaik bukan hanya yang dipanjatkan dengan lisan, tetapi yang dibuktikan dengan amal.

“Wa sāri’ū ilā maghfiratin min rabbikum…”
Bersegeralah menuju ampunan dan ridha Allah. Semoga Musholla Baitul Jannah menjadi saksi bahwa doa yang paling indah adalah doa yang berjalan bersama ikhtiar, kebersamaan, dan pengorbanan.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

(Rochmad Taufiq)

Previous Post

Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing

Next Post

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

RelatedPosts

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi
Pemberdayaan

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi

October 30, 2026
Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
Berita

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
Berita

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

October 21, 2026
Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Pemberdayaan

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

August 31, 2026
Pemberdayaan

July 21, 2026
Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat
Berita

Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

July 20, 2026
Next Post
Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

RECOMMENDED NEWS

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

2 years ago
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

6 months ago

2 years ago
Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi
  • Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
  • Farida Zaqiyah Raih Cumlaude S2 UGM, Perempuan Tangguh yang Bermimpi Menjadi Dosen dan Menebar Manfaat

Category

Recent News

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved