Thursday, September 17, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing

Admin by Admin
August 2, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
135
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews com. Magelang – Sabtu 01/08/26 Di balik sejuknya udara lereng Gunung Sumbing, tersimpan potensi ekonomi yang mulai terlupakan. Saat melakukan tadabur alam di salah satu desa di Dusun parak aji desa gandusari bandongan wilayah Magelang, Sabtu (1/8/2026), ustad Noeryoso berbincang dengan seorang warga yang juga bertugas sebagai satpam di SMK Muhammadiyah Bandongan. Dari perbincangan tersebut terungkap bahwa tanaman gadung pernah menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat setempat.

Menurut warga tersebut, setiap musim panen sekitar bulan Agustus, umbi gadung diolah menjadi keripik yang memiliki nilai jual cukup tinggi. Harga keripik gadung kering mencapai sekitar Rp. 45.000 per kilogram di tingkat pengepul, bahkan bisa lebih tinggi setelah dikemas menjadi produk oleh-oleh khas daerah.

“Yang menarik, gadung hampir tidak membutuhkan perawatan intensif. Tanaman ini bisa tumbuh di lahan marginal tanpa pupuk dan pestisida. Sekali tanam, umbinya dapat dipanen berkali-kali hingga bertahun-tahun,” jelasnya.

Selain mudah dibudidayakan, gadung juga mengandung karbohidrat yang cukup tinggi sehingga berpotensi menjadi sumber pangan alternatif pengganti nasi maupun bahan baku pakan ternak. Dari sisi lingkungan, tanaman ini dinilai mendukung konservasi lahan dan sejalan dengan upaya mitigasi perubahan iklim karena minim penggunaan bahan kimia.

Nilai ekonominya pun cukup menjanjikan. Dengan pengolahan sederhana, keripik gadung dapat dikemas menjadi sekitar 20 bungkus berukuran kecil yang dipasarkan di pusat oleh-oleh maupun tempat wisata, sehingga memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat desa.

Berita Terkait

Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI

Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan

Load More

Tak hanya menjadi keripik, gadung juga dapat diolah menjadi makanan tradisional seperti leye gadung, yaitu irisan gadung yang disajikan dengan parutan kelapa. “Rasanya sangat nikmat. Ini adalah kekayaan kuliner lokal yang perlu dilestarikan,” ujar Ustad Noeryoso.

Sahabatnya ustad Noeryoso Rochmad Taufiq menilai potensi gadung layak disosialisasikan lebih luas sebagai bagian dari dakwah pemberdayaan masyarakat. Selain mendukung ketahanan pangan, konservasi lingkungan, dan penyediaan pakan alternatif, pengembangan gadung juga dapat menjadi sumber peningkatan kesejahteraan warga.

“Saat ini tanaman gadung sudah mulai langka karena jarang dibudidayakan. Padahal satu rumpun dapat menghasilkan sekitar 5 kilogram umbi saat panen. Ini merupakan potensi besar yang perlu dihidupkan kembali sebagai kekayaan pangan lokal Indonesia,” pungkasnya. (Rochmad Taufiq- Salam literasi )

Previous Post

Kelas Skill Up, Ngopi di Lereng Gunung kembar, Mencetak Calon Miliarder Organik

Next Post

Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

RelatedPosts

Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI
Berita

Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI

September 16, 2026
Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan
Berita

Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan

September 14, 2026
FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

August 18, 2026
JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI
Berita

JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI

August 17, 2026
Sosialisasi KUHAP dan KUHP Terbaru, Bupati Kudus Apresiasi Acara Akbar Peringatan HUT PP Polri
Berita

Sosialisasi KUHAP dan KUHP Terbaru, Bupati Kudus Apresiasi Acara Akbar Peringatan HUT PP Polri

August 13, 2026
Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat
Berita

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

August 6, 2026
Next Post
Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

RECOMMENDED NEWS

Bupati Pantau Posko Utama BPBD Sleman, Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Peningkatan Aktivitas Merapi

Bupati Pantau Posko Utama BPBD Sleman, Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Peningkatan Aktivitas Merapi

2 years ago
Jajar Legowo, Inovasi Cerdas Menuju Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Indonesia

Jajar Legowo, Inovasi Cerdas Menuju Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Indonesia

4 months ago
Pelatihan Guide Profesional: Sinergi FKBN, HPI Kudus, dan PT Ligasartika Berkah Wisata Ciptakan SDM Pariwisata Tangguh

Pelatihan Guide Profesional: Sinergi FKBN, HPI Kudus, dan PT Ligasartika Berkah Wisata Ciptakan SDM Pariwisata Tangguh

1 year ago
Pengajian Malam Jumat Pahing, Membentuk Akhlak Mulia di Lingkungan Mubarok Food

Pengajian Malam Jumat Pahing, Membentuk Akhlak Mulia di Lingkungan Mubarok Food

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI
  • Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan
  • Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Category

Recent News

Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan

Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan

September 14, 2026
Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

August 31, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved