Monday, August 31, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pemberdayaan

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Admin by Admin
August 31, 2026
in Pemberdayaan
A A
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com.  KUDUS — Ngopi lintas sektor di Kantor DPRD Kabupaten Kudus,  Senin (31/8/2026), tidak sekadar menjadi pertemuan informal Forum tersebut melahirkan rencana kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas seluruh kepala desa melalui sosialisasi KUHP dan KUHAP terbaru, sekaligus memberikan wawasan tentang Program INTANSARI sebagai model ketahanan pangan berbasis desa.

Pertemuan mempertemukan akademisi, praktisi hukum, pegiat pertanian, legislatif dan eksekutif. Hadir Dr. Carto Nuryanto, Ketua PP POLRI, dosen hukum UIN Kudus, penasehat Pondok Literasi Alam PPR BG Farm sekaligus penasehat FKBN Kudus; Dr. Kresna, praktisi hukum perdata sekaligus Ketua Harian Politeknik Kudus; serta Rochmad Taufiq, mahasiswa hukum dan pegiat pertanian organik.

Dari unsur legislatif hadir Ketua DPRD Kabupaten Kudus Mas’an, sementara unsur eksekutif diwakili Kepala Dinas PMD Kabupaten Kudus Fahmi.

*Dua Wawasan Strategis untuk Kepala Desa*

Ketua DPRD Kudus Mas’an menyambut positif rencana peningkatan kapasitas kepala desa tersebut. Menurutnya, kepala desa dan perangkat desa setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat dan berbagai persoalan pemerintahan yang memiliki konsekuensi hukum.

Berita Terkait

Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

Load More

Karena itu, sosialisasi KUHP dan KUHAP terbaru direncanakan menyasar seluruh kepala desa se-Kabupaten Kudus.

Namun forum tidak berhenti pada persoalan hukum. Para peserta juga mendiskusikan pentingnya memberikan wawasan pembangunan ketahanan pangan kepada kepala desa melalui Program INTANSARI.

INTANSARI dikembangkan sebagai konsep petani terintegrasi yang menghubungkan tanaman pangan, sayuran, peternakan, perikanan dan pupuk organik dalam satu sistem.

*Prinsipnya sederhana:*
Tanaman → pakan → ternak → pupuk → tanah → tanaman kembali.

Dengan pendekatan tersebut, desa tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan program, tetapi dapat berkembang menjadi basis produksi pangan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

*Dari Desa untuk Desa*

Gagasan INTANSARI diarahkan untuk diperkenalkan kepada para kepala desa sebagai sebuah wawasan dan model yang dapat disesuaikan dengan potensi masing-masing desa.

*Prinsip utamanya:*
“Apa yang menjadi kebutuhan pangan masyarakat desa, diupayakan terlebih dahulu diproduksi oleh masyarakat desa.”

Kebutuhan pangan terpenuhi, sementara kelebihan produksi dapat diolah dan dipasarkan sehingga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

Konsep tersebut juga mendorong keterlibatan keluarga melalui model 1 KK sebagai unit ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan, pekarangan, kandang, kolam maupun limbah organik sesuai potensi yang dimiliki.

*Oktober Menjadi Momentum*

Dari pertemuan tersebut muncul rencana awal bahwa Oktober 2026 akan menjadi momentum pelaksanaan sosialisasi KUHP-KUHAP terbaru bagi seluruh kepala desa sekaligus ruang untuk memberikan wawasan Program INTANSARI dan ketahanan pangan desa.

Dinas PMD Kabupaten Kudus akan dilibatkan dalam koordinasi agar program dapat dipersiapkan secara matang dan tidak membebani pemerintah desa.

Kolaborasi ini mempertemukan berbagai kekuatan:

Akademisi membawa ilmu.
Praktisi membawa pengalaman.
Petani membawa praktik lapangan.
Legislatif memperkuat kebijakan.
Eksekutif memperkuat implementasi.

Pesan yang ingin dibangun pun semakin jelas:

“Desa tidak cukup hanya dibangun dengan infrastruktur dan anggaran. Desa membutuhkan pemimpin yang melek hukum, masyarakat yang berdaya, dan sistem pangan yang mandiri.”

Dari desa sadar hukum menuju desa berdaulat pangan.

Dan semuanya dimulai dari satu langkah sederhana:

MEMBERIKAN WAWASAN, MEMBANGUN KESADARAN, KEMUDIAN BERGERAK BERSAMA.ochmINTANSARI AlA BSM
Dari Desa, Oleh Desa, Untuk Desa. (Rochmad Taufiaq)

Previous Post

Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip

RelatedPosts

Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa
Pemberdayaan

Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

August 3, 2026
Pemberdayaan

July 21, 2026
Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat
Berita

Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

July 20, 2026
Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan
Pemberdayaan

Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan

April 26, 2026
Dari Bengkel Legendaris ke Layanan Bergaransi: Kisah Inspiratif Radiator Semarang yang Tak Pernah Sepi
Berita

Dari Bengkel Legendaris ke Layanan Bergaransi: Kisah Inspiratif Radiator Semarang yang Tak Pernah Sepi

April 14, 2026
Dari Kandang Sederhana Menuju Cumlaude, Kisah Uci, Santri yang Mengubah “Nabung Ayam” Jadi Jalan Prestasi dan Pengabdian
Berita

Dari Kandang Sederhana Menuju Cumlaude, Kisah Uci, Santri yang Mengubah “Nabung Ayam” Jadi Jalan Prestasi dan Pengabdian

April 16, 2026

RECOMMENDED NEWS

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

6 months ago
PERTANIAN PRESISI, SOLUSI STRATEGIS MENUJU KEDAULATAN PANGAN NASIONAL

PERTANIAN PRESISI, SOLUSI STRATEGIS MENUJU KEDAULATAN PANGAN NASIONAL

5 months ago
Ngopi & Ngeteh Rasa Nusantara, singkong ketan Inspirasi Bisnis Daun Pisang dari Salam Magelang

Ngopi & Ngeteh Rasa Nusantara, singkong ketan Inspirasi Bisnis Daun Pisang dari Salam Magelang

1 year ago
Santri Cahaya Semesta Salam: Mengaji, Bertani, dan Menjadi Calon Petani Kaya

Santri Cahaya Semesta Salam: Mengaji, Bertani, dan Menjadi Calon Petani Kaya

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa
  • Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip
  • Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

Category

Recent News

Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

August 22, 2026
Dari Kebun Pisang Menjadi Sarjana Hukum, Rochmad Raih Predikat Wisudawan Terbaik Prodi Hukum

Dari Kebun Pisang Menjadi Sarjana Hukum, Rochmad Raih Predikat Wisudawan Terbaik Prodi Hukum

August 19, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved