Wednesday, April 29, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki

Admin by Admin
April 29, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com. Kudus, Selasa (28/05/2026) — Suasana hangat dan penuh semangat terasa di ruang hall Resto Ulam Sari saat digelar kegiatan Ngopi Bareng & Sarasehan Paguyuban Kelompok Tani Persaudaraan Pati Raya.

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahim sekaligus penguatan kapasitas bagi para pelaku usaha pertanian, peternakan, dan pakan ternak berbasis yayasan sosial. Hadir peserta dari berbagai daerah seperti Blora, Rembang, Pati, Kudus, dan Jepara.

*Diskusi Hangat, Penuh Gagasan dan Pengalaman*

Kegiatan dikemas santai namun berbobot melalui pola diskusi interaktif dan simulasi langsung. Hadir sebagai mentor diskusi:
Kang Taufiq

*Mas Shireng (alumni BSM 37 dan 40 dari Kudus & Jepara)*

Berita Terkait

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan

Load More

Antusiasme peserta sangat terasa. Para peternak, pembudidaya ikan, hingga peternak ayam aktif menyampaikan,

Keluhan usaha di lapangan
Tantangan distribusi dan pemasaran
Pengalaman nyata yang menjadi pembelajaran bersama

Diskusi berlangsung hidup, penuh pertukaran ide, dan saling menguatkan antar anggota paguyuban.

Penekanan Muhasabah: Kunci Membuka Rezeki

Dalam penyampaiannya, Kang Taufiq menekankan pentingnya muhasabah diri sebagai fondasi utama keberhasilan usaha.

Beliau mengingatkan bahwa seringkali masalah usaha bukan semata faktor eksternal, tetapi justru dari dalam diri dan sistem yang belum siap.

*“Bisa jadi rezeki itu sudah Allah siapkan, namun kita yang belum siap menerimanya.”*

Dengan mengutip QS. Ar-Ra’d: 11, beliau menegaskan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Mulai dari:

Tanggung jawab
Kesungguhan bekerja
Kejujuran

Kreativitas dalam mengelola amanah

Ia juga menyoroti persoalan klasik di lapangan,

Stok dagangan tidak lengkap

Ketersediaan barang yang sering kosong

Pelanggan yang akhirnya berpindah

Menurutnya, hal ini bukan karena rezeki tidak ada, tetapi karena pengelolaan yang belum siap menampung rezeki tersebut.

*Belajar dari Praktisi:* Inovasi Resto Berbasis Organik

Usai sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi internal bersama owner Resto Ulam Sari, Ardi, yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun mengelola usaha kuliner dan memiliki beberapa cabang di Kudus, Kebumen, dan Klaten.

Dalam kesempatan tersebut, Ardi menekankan pentingnya inovasi dalam bisnis kuliner:

*“Pengelolaan resto harus terus inovatif. Ke depan wajib mengkolaborasikan konsep organik dengan menu yang variatif agar mampu bertahan dan berkembang.”*
Diskusi ini menjadi insight penting bagi peserta, khususnya dalam mengembangkan hilirisasi produk pertanian ke sektor kuliner.

Membangun Kemandirian Berbasis Kolaborasi

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ngopi santai, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam,

Menguatkan skill pelaku usaha tani & ternak

Membangun jaringan kolaborasi antar daerah

Mendorong kemandirian ekonomi berbasis yayasan sosial

Dengan semangat kebersamaan dan pembenahan internal, Paguyuban Persaudaraan Pati Raya optimis mampu membangun ekosistem usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan.( Rochmad Taufiq Untuk Kudus)

 

 

Previous Post

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

RelatedPosts

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang
Berita

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

April 26, 2026
Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan
Pemberdayaan

Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan

April 26, 2026
PCM Muhammadiyah Bandongan Magelang Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu Berbasis Ekosistem
Pertanian

PCM Muhammadiyah Bandongan Magelang Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu Berbasis Ekosistem

April 26, 2026
Berita

Launching “Bandongan Go Green”, Ormas Perempuan Bersatu Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri

April 25, 2026
Dari Kebun Gedang Menuju Jannah, Ngopi, Tafakur, dan Membangun “Surga” di Dunia
Pertanian

Dari Kebun Gedang Menuju Jannah, Ngopi, Tafakur, dan Membangun “Surga” di Dunia

April 21, 2026
Dari Bengkel Legendaris ke Layanan Bergaransi: Kisah Inspiratif Radiator Semarang yang Tak Pernah Sepi
Berita

Dari Bengkel Legendaris ke Layanan Bergaransi: Kisah Inspiratif Radiator Semarang yang Tak Pernah Sepi

April 14, 2026

RECOMMENDED NEWS

Pembukaan Tahfidz di CSJ Disambut Antusiasme Lingkungan Sekitar desa Salam

Pembukaan Tahfidz di CSJ Disambut Antusiasme Lingkungan Sekitar desa Salam

2 years ago
Menanamkan Nilai Moral dan Jati Diri Bangsa kepada Anak Negeri

Menanamkan Nilai Moral dan Jati Diri Bangsa kepada Anak Negeri

1 year ago
Sosialisasi Pengumpulan Dana dan Barang di Banjarnegara: Memperkuat Fondasi Kesejahteraan Sosial

Sosialisasi Pengumpulan Dana dan Barang di Banjarnegara: Memperkuat Fondasi Kesejahteraan Sosial

2 years ago
Puncak Harganas dan HAN Sleman, Bupati Ajak Perkuat Gelar Kabupaten Layak Anak

Puncak Harganas dan HAN Sleman, Bupati Ajak Perkuat Gelar Kabupaten Layak Anak

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki
  • Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang
  • Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan

Category

Recent News

Sinergi Ormas Se-Kabupaten Kudus dalam FGD Kamtibmas, Perkuat Kondusivitas Wilayah

Sinergi Ormas Se-Kabupaten Kudus dalam FGD Kamtibmas, Perkuat Kondusivitas Wilayah

April 23, 2026
Dari Kebun Gedang Menuju Jannah, Ngopi, Tafakur, dan Membangun “Surga” di Dunia

Dari Kebun Gedang Menuju Jannah, Ngopi, Tafakur, dan Membangun “Surga” di Dunia

April 21, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved