Semarang, 14 April 2026 — Suasana khidmat sekaligus penuh semangat menyelimuti Kodam IV/Diponegoro di Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, pada Selasa (14/04/2026). Sebanyak 687 mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo resmi mengikuti prosesi wisuda setelah sebelumnya menjalani gladi bersih pada hari Senin dengan lancar.
Dengan penuh optimisme dan semangat, ratusan wisudawan dari berbagai fakultas dan lintas angkatan hadir sebagai simbol keberhasilan perjuangan akademik mereka. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan hidup para mahasiswa yang telah ditempa dalam lingkungan kampus dengan motto “Universitas Unggul, Berdaya Sehat, dan Bereputasi Internasional.”
Pemilihan lokasi wisuda di Aula Kodam IV/Diponegoro bukan tanpa alasan. Selain kapasitas gedung yang luas dan mampu menampung ribuan peserta dan tamu undangan, tempat ini juga sarat akan nilai historis dan filosofi perjuangan. Di pintu masuk gedung, terpampang kutipan inspiratif dari Pangeran Diponegoro:
“Perjuangan yang suci dan luhur adalah mengusir kekuasaan dan penjajahan bangsa asing untuk menegakkan kemerdekaan.”
Meski lahir dari dimensi sejarah yang berbeda, makna mendalam dari pesan tersebut tetap relevan hingga kini. Semangat juang, pengorbanan, dan integritas yang terkandung di dalamnya diharapkan mampu menginspirasi para wisudawan untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan masyarakat.
Rektor dan jajaran pimpinan Universitas Ngudi Waluyo menyampaikan bahwa wisuda kali ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan awal dari pengabdian nyata di tengah masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, sehat, dan berdaya saing global.
Acara wisuda berlangsung dengan tertib, penuh haru, serta kebanggaan dari para orang tua dan keluarga yang turut hadir. Dengan semangat yang terpatri dari nilai-nilai perjuangan, para wisudawan melangkah mantap menuju masa depan, membawa harapan baru bagi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat. (Rochmad – untuk Indonesia)












