Jurnaljatengdiynews.com. Magelang – Suasana penuh haru, syukur, dan kebersamaan menyelimuti Dusun Waru, Desa Salam, Kabupaten Magelang, saat program qurban dari CSJ Peduli hadir membawa kebahagiaan bagi masyarakat pada perayaan Idul Adha 1447 H, Kamis (29/05/2026).
Sejak pagi hari, warga telah berkumpul di sekitar Masjid Waru. Semangat gotong royong tampak begitu kuat ketika tokoh masyarakat, pemuda, dan warga bahu-membahu mengikuti proses penyembelihan satu ekor sapi qurban berbobot sekitar 500 kilogram yang dimulai pukul 07.30 WIB.
Bagi sebagian warga, momen Idul Adha bukan sekadar pembagian daging qurban. Lebih dari itu, qurban menjadi simbol hadirnya kepedulian, persaudaraan, dan kasih sayang di tengah kehidupan masyarakat.
Dengan penuh ketelitian dan kebersamaan, panitia mengolah serta mendistribusikan daging qurban kepada 190 warga penerima manfaat, termasuk kaum dhuafa, lansia, dan keluarga yang membutuhkan. Senyum bahagia terlihat menghiasi wajah para penerima saat mereka membawa pulang amanah qurban untuk keluarga di rumah.
Kebahagiaan tersebut berlanjut pada siang hari. Bertempat di Masjid Waru, sebanyak 55 anak yatim menerima santunan dan berbagi kebahagiaan bersama para donatur serta masyarakat setempat. Kehadiran anak-anak yatim menjadi pengingat bahwa Idul Adha adalah momentum untuk menghadirkan kasih sayang bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dusun Waru, para tokoh masyarakat, dan Kiai Tohari yang memberikan doa serta motivasi kepada masyarakat agar terus menjaga semangat berbagi.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Sya’roni mengingatkan bahwa hakikat qurban bukan terletak pada banyaknya daging yang dibagikan, melainkan pada ketulusan hati dan rasa syukur kepada Allah SWT.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita mensyukuri nikmat Allah dan menjadikan qurban sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial. Alhamdulillah, semangat berqurban masyarakat Waru terus tumbuh dari tahun ke tahun. Ini menjadi tanda bahwa rasa persaudaraan dan kepedulian masih hidup di tengah masyarakat,” tuturnya.
Program qurban CSJ Peduli tahun ini menjadi bukti bahwa kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan menghadirkan manfaat yang luas. Tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menghangatkan hati, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kebersamaan yang terjalin di Dusun Waru menjadi pelajaran berharga bahwa kebahagiaan sejati lahir ketika seseorang mampu berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Idul Adha mengajarkan bahwa pengorbanan melahirkan kepedulian, kepedulian melahirkan kebersamaan, dan kebersamaan menghadirkan keberkahan.
Semoga semangat qurban yang diteladankan Nabi Ibrahim AS terus hidup di tengah masyarakat, menjadi penguat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi umat dari generasi ke generasi. (,Rochmad Taufiq)











