Jurnaljatengfiynews com. LEMBANG —21/05/26 Suasana asesmen di BBPP Lembang mendadak cair dan penuh tawa saat salah satu peserta tampil dengan ciri khas yang sulit dilupakan. Dibalik jenggotnya yang tebal, kepala yang mulus mengkilap bak lampu sorot aula, serta wajah ganteng yang penuh percaya diri, ternyata tersimpan sosok peternak domba kontes yang cukup disegani.
Dia adalah Pandu Rahayu, S.Pd., peserta asesmen yang diam-diam dikenal sebagai “lengen” atau perawat sekaligus juru kontes domba ras khusus miliknya sendiri.
Beberapa peserta awalnya mengira beliau adalah asesor dadakan, motivator nasional, atau mungkin pengusaha parfum jenggot premium. Namun setelah ngobrol santai, ternyata sosok sederhana ini adalah pejuang peternakan yang sehari-hari akrab dengan dunia domba kontes.
“Kalau dombanya masuk arena kontes, saya ikut deg-degan. Kadang dombanya lebih tenang daripada yang ngurus,” ujar Pandu sambil tersenyum, disambut gelak tawa peserta lain.
Penampilannya yang nyentrik justru menjadi hiburan tersendiri di sela-sela kegiatan asesmen yang cukup serius. Banyak peserta mengaku salut karena dibalik penampilan sangar ala “panglima kandang”, ternyata beliau sosok yang ramah, humoris, dan penuh pengalaman di dunia peternakan.
Konon, domba-domba miliknya juga ikut percaya diri karena dirawat langsung oleh pemilik berjenggot tebal dengan aura “bos kandang nasional”. Bahkan ada peserta yang bercanda, “Kalau kepala Pak Pandu kena sinar matahari, dombanya pasti langsung semangat kontes.”
Meski penuh candaan, kehadiran Pandu Rahayu menjadi bukti bahwa dunia pertanian dan peternakan tidak hanya soal kerja keras, tetapi juga penuh persaudaraan, semangat, dan cerita lucu yang menghangatkan suasana. (Rmd)










