Wednesday, August 12, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Panen Gembili hingga Jagung Madura, Gerakan Pangan Lokal Kian Menguat sebagai Solusi Ketahanan Pangan

Admin by Admin
June 27, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Magelang, JurnalJatengDIYNews.com – Gerakan menghidupkan kembali pangan lokal terus menunjukkan geliat yang menggembirakan. Setelah sukses membudidayakan dan memanen gembili serta talas entik, kini semangat pelestarian komoditas lokal semakin diperluas melalui pengembangan jagung Madura dengan sistem pertanian organik dan tumpangsari.

Penggiat tanaman lokal, Ustadz Nuryoso, menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber pangan yang luar biasa. Umbi-umbian seperti gembili dan talas, serta jagung lokal seperti jagung Madura, merupakan warisan leluhur yang perlu dijaga sebagai bagian dari strategi menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.

“Kedaulatan pangan dimulai dari benih yang kita miliki dan lahan yang kita kelola. Jika masyarakat mampu memproduksi benih dan pangan sendiri, maka kita akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujarnya.

Panen gembili yang dilakukan beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa lahan pekarangan pun mampu menjadi sumber pangan dan pendapatan keluarga. Dengan budidaya organik menggunakan pupuk kandang kambing, gembili tidak hanya menghasilkan pangan bergizi, tetapi juga membantu menjaga kesuburan tanah dan mengurangi erosi.

Gerakan tersebut kini diperkuat dengan pengembangan jagung Madura, salah satu komoditas lokal yang memiliki keunggulan karena benih hasil panennya masih dapat dipilih dan ditanam kembali pada musim berikutnya. Hal ini menjadi nilai penting dalam menjaga kemandirian benih petani. Berbeda dengan sebagian besar jagung hibrida, benih hasil panennya umumnya tidak direkomendasikan untuk ditanam kembali apabila ingin mempertahankan potensi hasil yang optimal.

Melalui pola tumpangsari jagung Madura dengan kangkung organik, petani juga memperoleh keuntungan ganda. Kangkung dapat dipanen lebih awal sebagai sumber pendapatan harian, sedangkan jagung dipanen sekitar tiga bulan kemudian sebagai sumber pangan dan pakan ternak.

Berita Terkait

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

Load More

Bagi peternak ayam kampung, jagung Madura menjadi pilihan yang strategis karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan. Limbah ternak kemudian diolah menjadi pupuk organik untuk menyuburkan lahan, sehingga tercipta sistem pertanian terpadu yang saling mendukung.

Selain meningkatkan pendapatan, gerakan ini juga bertujuan melestarikan plasma nutfah lokal Indonesia agar tidak hilang oleh arus modernisasi. Menurut para pegiat ketahanan pangan, menjaga benih lokal sama pentingnya dengan menjaga sumber air dan kesuburan tanah.

Mereka berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan pekarangan dan lahan tidur untuk menanam pangan lokal, mulai dari gembili, talas, jagung Madura, hingga berbagai tanaman pangan khas Nusantara lainnya.

“Menanam pangan lokal bukan sekadar bertani. Ini adalah ikhtiar menjaga warisan leluhur, memperkuat ketahanan pangan bangsa, mengurangi ketergantungan pada benih luar, serta mewariskan bumi yang lebih lestari kepada generasi mendatang.” (Rochmad Taufiq)

Previous Post

Bulusan Edu Park, Ladang Hijau Organik di Tengah Kota: Bukti Mimpi Besar yang Menjadi Nyata

Next Post

Workshop Petani Organik Pati Raya: Menumbuhkan Kemandirian Pangan dari Alam untuk Menyelamatkan Bumi

RelatedPosts

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat
Berita

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

August 6, 2026
Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat
Berita

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

August 5, 2026
Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing
Berita

Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing

August 2, 2026
Kelas Skill Up, Ngopi di Lereng Gunung kembar, Mencetak Calon Miliarder Organik
Pertanian

Kelas Skill Up, Ngopi di Lereng Gunung kembar, Mencetak Calon Miliarder Organik

July 29, 2026
Penyerahan SK PIMDA Jateng di kantor PIMNAS di jakarta dan KONSOLIDASI PKN PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI di jateng
Berita

Penyerahan SK PIMDA Jateng di kantor PIMNAS di jakarta dan KONSOLIDASI PKN PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI di jateng

July 25, 2026
Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat
Berita

Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

July 20, 2026
Next Post
Workshop Petani Organik Pati Raya: Menumbuhkan Kemandirian Pangan dari Alam untuk Menyelamatkan Bumi

Workshop Petani Organik Pati Raya: Menumbuhkan Kemandirian Pangan dari Alam untuk Menyelamatkan Bumi

RECOMMENDED NEWS

Panorama Gunung Batu

Pecinta Alam Wajib Mampir Ke Batu Pandang Ratapan Angin Dieng, Wonosbo

3 years ago
 Jamuan Malam di Lembah Tidar, Prabowo Tanamkan Nilai Kepahlawanan pada Kabinet Merah Putih

 Jamuan Malam di Lembah Tidar, Prabowo Tanamkan Nilai Kepahlawanan pada Kabinet Merah Putih

2 years ago
Dusun Dadapan secara rutin mengadakan lomba Voli untuk memperingati kemerdekaan sejak 2001

Dusun Dadapan secara rutin mengadakan lomba Voli untuk memperingati kemerdekaan sejak 2001

2 years ago
CERITA HARI PERTAMA ASESI FASILITATOR ORGANIK LEVEL DEWA

49 CALON MASTER ORGANIK NUSANTARA “DIKARANTINA” DI LEMBANG

3 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat
  • Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat
  • Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

Category

Recent News

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

August 6, 2026
Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

August 5, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved