Tuesday, February 24, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Bisnis
16 varian rasa jenang karomah kudus

Jelang Idul Fitri, Jenang Karomah Kudus Laris Manis dengan 16 Varian Rasa Menggoda

Admin by Admin
April 8, 2024
in Bisnis, Ekonomi
A A
0
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com – Kudus. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan akan makanan tradisional khas Kudus, Jenang Karomah, meningkat drastis. Jenang legendaris ini terkenal dengan teksturnya yang kenyal, empuk, dan beragam pilihan rasa yang lezat. Tak heran, Jenang Karomah selalu laris manis di pasaran, terutama saat bulan Ramadan tiba.

Toko Jenang Karomah yang terletak di Jalan Sosrokartono, Desa Kaliputu, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, selalu ramai dikunjungi pembeli. Tiga orang penjaga toko tampak sibuk melayani pelanggan, memasukkan jenang ke dalam kantong plastik, dan menyerahkannya kepada pembeli yang sudah menunggu. Masfuah (51), pemilik Jenang Karomah, dengan sigap menerima pembayaran dan memastikan setiap pelanggan dilayani dengan baik.

Usaha pembuatan jenang yang telah berdiri selama 25 tahun ini menawarkan 16 varian rasa yang menggugah selera. Mulai dari jenang kacang hijau, kacang tanah, wijen, durian, nangka, jagung kedelai kacang hijau (jalijo), sirsak, stroberi, hingga coklat susu. Dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 21.000 untuk setengah kilogram dan Rp 42 000 untuk satu kilogram, pelanggan dapat menikmati semua varian rasa jenang tanpa perbedaan harga.

“Mau beli varian rasa apa saja, di sini harganya tetap sama,” ungkap Masfuah, Senin (08/04/24).

Kunci keberhasilan Jenang Karomah terletak pada komitmen Masfuah dalam mempertahankan resep, menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi, dan terus berinovasi menciptakan rasa-rasa baru agar konsumen tidak bosan. Proses pembuatan jenang masih menggunakan bahan bakar kayu untuk menjaga rasa dan kualitas produk, sehingga jenang dapat bertahan hingga tiga bulan.

Berita Terkait

Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

Load More

“Saat membuat jenang itu harus telaten karena dalam pembuatannya harus benar-benar pas agar tetap kenyal, empuk, dan tahan lama,” jelas Masfuah di tokonya yang buka mulai pukul 8.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Untuk memastikan kesegaran produk, Jenang Karomah diproduksi secara berkala. Menjelang bulan Ramadan, produksi ditingkatkan untuk memenuhi lonjakan permintaan dari pelanggan setia.

“Kita buat agak banyak agar para pelanggan tetap dapat stok jenang, yang biasanya menjelang Ramadan selalu ramai pembeli,” tambah Masfuah.

Dengan dedikasi, inovasi, dan ketelatenan dalam memproduksi Jenang Karomah, tak heran jika makanan tradisional ini terus diminati dan menjadi primadona di Kudus, khususnya saat Hari Raya Idul Fitri tiba.
(Mad)

Previous Post

Tradisi Lebaran, Permintaan Ayam Kampung dan Entok Melonjak Tinggi Jelang Idul Fitri

Next Post

Pemimpin Sleman Hadiri Salat Idul Fitri 1445 H Bersama Ribuan Warga di Dua Lokasi Berbeda

RelatedPosts

Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI
Bisnis

Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

February 16, 2026
Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek
Berita

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

February 13, 2026
Selalu Ada Cerita di Ahad Pagi, di BG farm kios makmur Kudus
Ekonomi

Selalu Ada Cerita di Ahad Pagi, di BG farm kios makmur Kudus

February 1, 2026
Menag KH Nasaruddin Umar Buka Muktamar V PARMUSI di Sentul
Agama

Menag KH Nasaruddin Umar Buka Muktamar V PARMUSI di Sentul

December 22, 2025
KUMIMA Gelar HUT Ke-6, Perkuat Semangat Guyub – Rukun – Gotong Royong UMKM Pati
Ekonomi

KUMIMA Gelar HUT Ke-6, Perkuat Semangat Guyub – Rukun – Gotong Royong UMKM Pati

December 6, 2025
NSPIRATIF, Rembug Pertanian Terintegrasi & Ngopi Herbal Sang Juara di Gubug Kampus Literasi Alam Banana Garden
Berita

NSPIRATIF, Rembug Pertanian Terintegrasi & Ngopi Herbal Sang Juara di Gubug Kampus Literasi Alam Banana Garden

November 24, 2025
Next Post
Pemimpin Sleman Hadiri Salat Idul Fitri 1445 H Bersama Ribuan Warga di Dua Lokasi Berbeda

Pemimpin Sleman Hadiri Salat Idul Fitri 1445 H Bersama Ribuan Warga di Dua Lokasi Berbeda

RECOMMENDED NEWS

Diburu Ratusan Pembeli! Kelapa Muda Mas Yoyok Bikin Antrean Panjang, Omzet Tembus Jutaan Per Hari

Diburu Ratusan Pembeli! Kelapa Muda Mas Yoyok Bikin Antrean Panjang, Omzet Tembus Jutaan Per Hari

12 months ago
Wujudkan Kabupaten Sleman Bebas Dari Korupsi, KPK bersama Pemkab Sleman Selenggarakan Talkshow Ngopi (Ngobrol Antikorupsi

Wujudkan Kabupaten Sleman Bebas Dari Korupsi, KPK bersama Pemkab Sleman Selenggarakan Talkshow Ngopi (Ngobrol Antikorupsi

10 months ago
Sosialisasi Pendidikan Khas Yogyakarta di Pondok Pesantren: Memadukan Nilai-Nilai Adiluhung dalam Sistem Pendidikan Modern

Sosialisasi Pendidikan Khas Yogyakarta di Pondok Pesantren: Memadukan Nilai-Nilai Adiluhung dalam Sistem Pendidikan Modern

2 years ago
Pemkab Sleman Salurkan Dana Hibah ke Lembaga Keagamaan

Pemkab Sleman Salurkan Dana Hibah ke Lembaga Keagamaan

11 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
  • Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus
  • Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Category

Recent News

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

February 22, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved