Tuesday, September 22, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Hadiri Sarasehan HIPMI Yogyakarta, Bamsoet Ingatkan Platform Marketplace Jangan Jadikan UMKM Digital ‘Sapi Perah

Admin by Admin
June 29, 2025
in Berita
A A
0
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews. Com- *YOGYAKARTA* – Anggota DPR RI sekaligus mantan Ketua OKK HIPMI 2001-2005 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengingatkan platform marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan sejenisnya, tidak menjadikan para pelaku UMKM sebagai ‘sapi perahan’. Kehadiran platform marketplace tersebut awalnya dianggap sebagai angin segar. Tidak perlu menyewa toko fisik, tidak perlu repot memikirkan lalu lintas pengunjung, tetapi cukup dengan akun, foto produk yang menarik, dan sedikit modal promosi, toko bisa mulai berjalan.

Namun, kenyataan di lapangan tidak seindah yang dijanjikan. Seiring pertumbuhan pesat marketplace, beban yang harus ditanggung para penjual justru semakin berat. Potongan komisi yang awalnya dianggap wajar, kini menjelma menjadi mimpi buruk. Dalam banyak kasus, komisi yang dipotong dari setiap transaksi bisa mencapai 20 hingga 25 persen. Itu belum termasuk biaya administrasi, ongkos iklan, penalti sistem, atau program flash sale yang justru seringkali merugikan penjual.

Data menunjukan pendapatan Shopee di tahun 2024 mencapai 16,8 miliar dolar AS, Tokopedia mencapai mencapai Rp 622 miliar, serta Lazada sebesar 3,8 miliar dolar AS pada quartal pertama tahun 2024.

“DPR perlu segera memanggil kementerian terkait, seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM, untuk membuat regulasi agar para pelaku UMKM tidak dirugikan oleh penyedia platform marketplace yang ada. Melalui kebijakan yang tepat, diharapkan akan tercipta keadilan bagi semua pelaku usaha, sehingga ekosistem marketplace bukan hanya menguntungkan bagi penyelenggara, tetapi juga berkelanjutan bagi penjual. Hal ini sesuai dengan program ekonomi kerakyatan yang diusung Presiden Prabowo,” ujar Bamsoet saat menjadi pembicara Sarasehan Keluarga Besar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Daerah Istimewa Yogyakarta di Yogyakarta, Sabtu (28/6/25).

Berita Terkait

Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

UstaNoeryoso Pelopor Giat Perekonomian Muhammadiyah Bandongan: Menghidupkan Ekonomi dari Benih Lokal

Load More

Hadir antara lain ketum BPD HIPMI DIY Ekawati Rahayu Putri, Ketua BPC HIPMI Bantul Alexander Aryo Mahendra, Ketua BPC HIPMI Gunung Kidul Ervan Bambang Dermanto, Ketua BPC HIPMI Sleman Haryo Primanto, Ketua BPC HIPMI Kulon Progo Riemas Ginong dan Ketua BPC HIPMI Kota Yogyakarta Syaiful Uyun.

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menuturkan, survei dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) yang dirilis awal 2025, menyebutkan bahwa 68% pelaku UMKM digital merasa margin usaha mereka terus menurun akibat tingginya potongan dari platform. Sebanyak 43% bahkan mengaku sempat berhenti berjualan atau beralih ke penjualan langsung melalui media sosial karena tidak mampu bersaing di dalam marketplace.

Data lain dari Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menunjukkan bahwa sekitar 40% pelaku UMKM mengalami kesulitan dalam mencapai profitabilitas karena beban biaya yang tinggi. Misalnya, pelaku usaha yang menjual produk dengan margin tipis pada akhirnya memilih untuk meningkatkan harga jual, namun hal ini berpotensi mengurangi daya saing di pasar yang semakin ketat.

“Data dari Kementerian UMKM mencatat pada tahun 2024, dari 65 juta UMKM yang ada di Indonesia, terdapat lebih dari 22 juta pelaku UMKM yang telah menggunakan platform digital. Namun dari jumlah itu, hanya sebagian kecil yang mampu bertahan dan berkembang secara konsisten. Sisanya menghadapi tekanan tingginya biaya, rendahnya margin, dan ketergantungan yang makin dalam pada ekosistem platform yang tidak mereka kuasai,” kata Bamsoet.

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menegaskan, Kebijakan komisi yang tinggi dan tidak transparan dari marketplace juga bertentangan dengan semangat untuk mendorong pertumbuhan UMKM di dalam negeri. Penjual sering kali merasa terjebak dalam kontrol yang ketat, di mana mereka harus patuh pada berbagai kebijakan yang ditetapkan oleh platform tanpa memiliki opsi untuk menegosiasikan potongan komisi.

“Beban biaya yang tinggi ini tidak hanya berdampak pada keuntungan, tetapi juga pada keberlangsungan usaha jangka panjang. Ketika profitabilitas menurun, banyak pelaku UMKM terpaksa memotong biaya di berbagai area, seperti pengembangan produk, pelayanan pelanggan, hingga inovasi. Kondisi ini berpotensi menciptakan stagnasi dalam pertumbuhan bisnis, bahkan dapat menyebabkan beberapa pelaku usaha terpaksa menghentikan operasional,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila memaparkan, melihat situasi yang terjadi, jelas diperlukan regulasi yang lebih ketat untuk melindungi pelaku UMKM digital. Pengaturan mengenai batasan maksimal potongan komisi oleh marketplace dan penetapan transparansi dalam penetapan harga serta biaya operasional sangat diperlukan. Selain itu, adanya inisiatif untuk menciptakan sistem rating atau feedback yang adil dan transparan antara penjual dan marketplace juga dapat membantu menciptakan ekosistem yang lebih sehat.

“Lebih jauh lagi, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM perlu melakukan sosialisasi dan pendampingan untuk memastikan bahwa para pelaku UMKM memahami hak-hak mereka dalam platform digital. Masalah yang ada jika tidak diatasi dapat menghambat pertumbuhan dan daya saing UMKM yang selama ini dipandang sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Regulasi yang adil dan langkah-langkah nyata untuk mendorong keberlangsungan usaha adalah keharusan yang tidak bisa diabaikan,” pungkas Bamsoet. ( Joko Suwanto )

Previous Post

Ngopi Bareng Santri Padepokan Lembah Kamulyan, Antara Peterseli, Ampas Jamu, dan WiFi Lemot

Next Post

Dakwah Temu Tani: Kembali ke Akar, Menuju Kemandirian Umat

RelatedPosts

Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031
Berita

Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

September 22, 2026
UstaNoeryoso Pelopor Giat Perekonomian Muhammadiyah Bandongan: Menghidupkan Ekonomi dari Benih Lokal
Berita

UstaNoeryoso Pelopor Giat Perekonomian Muhammadiyah Bandongan: Menghidupkan Ekonomi dari Benih Lokal

September 19, 2026
Menyiapkan Wadah Kebaikan, Memperluas Jalan Kesuksesan, Dr. Carto Nuryanto Konsisten Tebar Jumat Berkah
Agama

Menyiapkan Wadah Kebaikan, Memperluas Jalan Kesuksesan, Dr. Carto Nuryanto Konsisten Tebar Jumat Berkah

September 19, 2026
Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI
Berita

Toga Bukan Mahkota, Melainkan Paspor Kehidupan: 945 Lulusan UNW Siap Mengarungi Samudra Era AI

September 16, 2026
Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan
Berita

Dandim Cup 2026, Bertanding untuk Prestasi, Bersatu dalam Kebersamaan

September 14, 2026
FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

August 18, 2026
Next Post
Dakwah Temu Tani: Kembali ke Akar, Menuju Kemandirian Umat

Dakwah Temu Tani: Kembali ke Akar, Menuju Kemandirian Umat

RECOMMENDED NEWS

*224 Wisudawan Resmi Dilantik, Safin Pati Dorong Inovasi dan Kepemimpinan Baru

*224 Wisudawan Resmi Dilantik, Safin Pati Dorong Inovasi dan Kepemimpinan Baru

10 months ago
Menyongsong Masa Depan Cerah di Usia Senja: Semangat Amal Nyata Warnai Reuni WSD

Menyongsong Masa Depan Cerah di Usia Senja: Semangat Amal Nyata Warnai Reuni WSD

1 year ago
Kisah Sukses Kang Ari: Dari Ojek Online Menjadi Juragan Snack di Kudus dengan Omset Yang Menggiurkan per bulan.

Kisah Sukses Kang Ari: Dari Ojek Online Menjadi Juragan Snack di Kudus dengan Omset Yang Menggiurkan per bulan.

2 years ago
Kegiatan Meningkatkan Literasi dan Kecakapan Ilmu Hukum, kru Wartawan Jurnaljatengdiynews ikut Kuliah Khusus Cyber Law di UNW Semarang

Kegiatan Meningkatkan Literasi dan Kecakapan Ilmu Hukum, kru Wartawan Jurnaljatengdiynews ikut Kuliah Khusus Cyber Law di UNW Semarang

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • 70 Galon Bekas Disulap Jadi Kebun Bawang, Panen 17,5 Kg, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah
  • Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031
  • UstaNoeryoso Pelopor Giat Perekonomian Muhammadiyah Bandongan: Menghidupkan Ekonomi dari Benih Lokal

Category

Recent News

70 Galon Bekas Disulap Jadi Kebun Bawang, Panen 17,5 Kg, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah

70 Galon Bekas Disulap Jadi Kebun Bawang, Panen 17,5 Kg, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah

September 22, 2026
Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Muswil BKPRMI DIY 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Haidar Muhammad Tilmitsani Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

September 22, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved