Wednesday, July 22, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pertanian

H. Abdul Wahid, Petani Teladan Asal Kalinyamatan Jepara yang Mengangkat Derajat Pertanian Modern

Admin by Admin
November 16, 2025
in Pertanian
A A
0
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com – Kalinyamatan, Jepara — Sosok H. Abdul Wahid kembali menjadi inspirasi bagi dunia pertanian daerah. Selain dikenal sebagai wakil rakyat yang rendah hati dan dekat dengan masyarakat, beliau juga aktif berkarya sebagai petani modern yang memadukan pengalaman lapangan, teknologi, serta kecintaan mendalam terhadap sektor pertanian.

Sebagai salah satu tokoh dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), H. Abdul Wahid tidak hanya memberi contoh melalui gagasan, tetapi juga lewat kerja nyata di lahan pertaniannya sendiri. Beliau mengelola 10 hektare lahan produktif di lereng Gunung Muria bagian barat, pada ketinggian 500 MDPL, yang mulai dibuka sejak tahun 2020.

Kini lahan tersebut ditanami beragam komoditas unggulan, mulai dari kelapa kopyor genjah hibrida 100% kopyor, tebu, hingga berbagai jenis alpukat dan jeruk madu, menjadikan kebun tersebut salah satu contoh model kebun modern terpadu di Kabupaten Jepara.

Membandingkan Bibit Kopyor: Kultur Jaringan vs Bibit Biasa

Dalam upayanya meningkatkan produktivitas dan memastikan keberhasilan penanaman kopyor, H. Abdul Wahid melakukan pengujian langsung dengan membandingkan dua jenis bibit:

Berita Terkait

Ngopi Sore, Ngaji Tani, dan Tadabur Alam Menumbuhkan Semangat Hijrah Kekinian

Senior Akademisi dan Praktisi Berkolaborasi Menebar Manfaat melalui Sinergi Hukum, Pertanian Terpadu, dan Gerakan Koperasi Organik Muria Raya

Load More
  1. Bibit Kultur Jaringan (Tissue Culture)
  2. Bibit dari Kopyor Biasa

Hasilnya menunjukkan bahwa bibit kultur jaringan unggul jauh lebih cepat tumbuh dan lebih cepat berbuah. Bibit kultur jaringan yang digunakan berasal dari IPB Bogor, salah satu pusat riset pertanian terbaik di Indonesia.

Menariknya, pada tahun 2022, pembelian bibit kultur jaringan ini memiliki ketentuan khusus: minimal 100 bibit dan harus indent selama 2 tahun. “Sekarang saya belum tahu apakah aturan pemesanannya sama atau berubah,” ujar beliau. Namun pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa mengembangkan komoditas unggulan membutuhkan kesabaran, perencanaan matang, serta komitmen jangka panjang.

“Yang kultur jaringan lebih cepat berbuah,” ungkapnya dalam diskusi bersama para sahabat tani. Teknologi kultur jaringan memang menghasilkan tanaman yang lebih seragam, sehat, dan memiliki produktivitas lebih tinggi.

Menghadirkan Infrastruktur Air di Daerah Ketinggian

Salah satu tantangan terbesar di lahan pada ketinggian 500 MDPL adalah penyediaan air. Namun H. Abdul Wahid mengatasinya dengan inovasi. Beliau mengambil sumber air dari ketinggian 1000 MDPL, sejauh 6 km dari kebun. Air tersebut dialirkan melalui jaringan pipa menuju dua tandon air, kemudian didistribusikan ke tanaman.

Infrastruktur air ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian modern tidak hanya soal bibit unggul, tetapi juga keberanian membangun fasilitas pendukung demi keberlanjutan produksi.

Komitmen Wakil Rakyat yang Turun ke Lahan

Meski menjabat sebagai anggota dewan, H. Abdul Wahid tetap memilih turun langsung ke kebun, merawat tanaman, memantau perkembangan bibit, hingga mencatat hasil perbandingan di lapangan. Baginya, memperjuangkan suara petani harus dimulai dengan memahami detail persoalan pertanian secara nyata.

“Keren banget, anggota dewan teladan asal Kalinyamatan Jepara,” ujar seorang sahabatnya, kagum melihat keteladanan yang jarang dimiliki pejabat publik.

Teladan untuk Generasi Petani Muda

Kisah H. Abdul Wahid menjadi inspirasi bagi petani muda dan pelaku pertanian yang ingin naik kelas. Ia telah membuktikan bahwa:

  • Pertanian bisa maju dengan dukungan teknologi,
  • Lahan yang diolah dengan serius mampu menjadi sumber ekonomi yang besar,
  • Wakil rakyat tetap bisa dekat dengan rakyat melalui kerja nyata di lapangan.

Keberhasilan beliau mengembangkan kelapa kopyor genjah kultur jaringan, alpukat unggul, jeruk madu, serta membangun sistem irigasi berbasis gravitasi menunjukkan bahwa pertanian masa depan harus berpijak pada riset, inovasi, dan keberanian mengambil langkah.

Sosok sederhana, pemimpin teladan, sekaligus petani modern. Itulah H. Abdul Wahid — kebanggaan Kalinyamatan, inspirasi bagi Jepara, dan motivasi bagi petani Indonesia. (Rochmad Taufiq – Untuk Indonesia)


Previous Post

*224 Wisudawan Resmi Dilantik, Safin Pati Dorong Inovasi dan Kepemimpinan Baru

Next Post

Pusat Integrated Farming Nasional Hadir di Bate Alit Jepara

RelatedPosts

Ngopi Sore, Ngaji Tani, dan Tadabur Alam Menumbuhkan Semangat Hijrah Kekinian
Agama

Ngopi Sore, Ngaji Tani, dan Tadabur Alam Menumbuhkan Semangat Hijrah Kekinian

July 15, 2026
Senior Akademisi dan Praktisi Berkolaborasi Menebar Manfaat melalui Sinergi Hukum, Pertanian Terpadu, dan Gerakan Koperasi Organik Muria Raya
Pendidikan

Senior Akademisi dan Praktisi Berkolaborasi Menebar Manfaat melalui Sinergi Hukum, Pertanian Terpadu, dan Gerakan Koperasi Organik Muria Raya

July 15, 2026
UNFARA FARM dan Gerakan Pasar Kangkung Organik, Menumbuhkan Petani Muda dengan Semangat Pasar Madinah
Berita

UNFARA FARM dan Gerakan Pasar Kangkung Organik, Menumbuhkan Petani Muda dengan Semangat Pasar Madinah

July 12, 2026
Mengapa Banyak Peternak Ayam Belum Berhasil? Jangan Hanya Menyalahkan Bibit, Perhatikan Kalsium dalam Pakan
Berita

Mengapa Banyak Peternak Ayam Belum Berhasil? Jangan Hanya Menyalahkan Bibit, Perhatikan Kalsium dalam Pakan

July 2, 2026
Workshop Petani Organik Pati Raya: Menumbuhkan Kemandirian Pangan dari Alam untuk Menyelamatkan Bumi
Berita

Workshop Petani Organik Pati Raya: Menumbuhkan Kemandirian Pangan dari Alam untuk Menyelamatkan Bumi

June 29, 2026
Panen Gembili hingga Jagung Madura, Gerakan Pangan Lokal Kian Menguat sebagai Solusi Ketahanan Pangan
Berita

Panen Gembili hingga Jagung Madura, Gerakan Pangan Lokal Kian Menguat sebagai Solusi Ketahanan Pangan

June 27, 2026
Next Post
Pusat Integrated Farming Nasional Hadir di Bate Alit Jepara

Pusat Integrated Farming Nasional Hadir di Bate Alit Jepara

RECOMMENDED NEWS

Kegiatan Dakwah Ketahanan Pangan Nasional, Nabung Pisang Kepok Tanjung sebagai Solusi Strategis di SDIT Bandongan

Kegiatan Dakwah Ketahanan Pangan Nasional, Nabung Pisang Kepok Tanjung sebagai Solusi Strategis di SDIT Bandongan

2 years ago
Pusat Integrated Farming Nasional Hadir di Bate Alit Jepara

Pusat Integrated Farming Nasional Hadir di Bate Alit Jepara

8 months ago
Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

5 months ago
Geliat Pertanian Terpadu, Ecosystem Zero Cost oleh CSJ Peduli & Pondok Tahfidz Cahaya Semesta Salam

Geliat Pertanian Terpadu, Ecosystem Zero Cost oleh CSJ Peduli & Pondok Tahfidz Cahaya Semesta Salam

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • (no title)
  • Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat
  • Silaturahim Jamaah Haji, Menumbuhkan Tadabur dan Kekuatan Berjamaah untuk Kemaslahatan Umat

Category

Recent News

July 21, 2026
Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

July 20, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved