Saturday, May 9, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pertanian

Dakwah ketahanan pangan INSPIRATIF Ayo Bangun Ekonomi Terpadu, Siapa Bertanggung Jawab Lebih, Allah Beri Rezeki Lebih”

Admin by Admin
April 29, 2025
in Pertanian
A A
0
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com- Pati Raya– Dalam diam dan kerja keras yang tekun, sebuah gerakan perubahan ekonomi tengah tumbuh dari bawah. Gerakan itu bernama Pola Pertanian Terpadu Zero Cost—sebuah pendekatan hidup yang menggabungkan nilai spiritual, tanggung jawab sosial, dan strategi pertanian cerdas.

Gerakan ini tidak sekadar tentang menanam atau beternak. Ini adalah soal mentalitas amanah—bahwa siapa yang bersedia bertanggung jawab lebih besar, maka ia pantas menerima limpahan rezeki lebih banyak dari Sang Pemilik Rezeki.

Dalam pola ini, masyarakat diajak untuk “menabung aset hidup”:

Nabung Pisang, Nabung Ayam, Nabung Domba,
Nanam Waluh, Jagung, dan Sayuran,

Berita Terkait

Panen Berkah Pisang Kepok Tanjung, Menguatkan Keluarga dan Ketahanan Pangan

Inovasi Peternakan di Magelang: Ustadz Nuryoso Sukses Kembangkan Kualitas Kambing Lokal

Load More

Dan kini, ditambahkan juga: Nabung Gurami dan Nila, yang bisa dibudidayakan di kolam terpal sederhana atau sawah tergenang. Sebagai sarana produksi pupuk organik yang paling bagus.

“Ikan Gurami dan Nila menjadi pelengkap luar biasa,” ujar Koordinator paguyuban petani Persaudaraan Pati Raya bidang Ekonomi Terpadu. “Siklus air kolam bisa dipakai menyiram tanaman, dan kotoran ikan jadi pupuk cair. Ikan tumbuh, tanaman pun subur. Zero Waste, Zero Cost.” tak lupa peran azola sangat mendominasi dalan ternak ikan ini.

*Konsep Zero Cost yang Membumi*

Zero Cost bukan berarti tanpa biaya, tapi memanfaatkan semua potensi yang ada. Daun pisang bisa jadi pembungkus makanan, jerami jadi pakan domba, air kolam jadi pupuk cair sayuran. Tidak ada yang terbuang. Semua saling menopang, ekosistem berkelanjutan

Lebih dari itu, pola ini mengajarkan tanggung jawab.
Setiap ayam, domba, pisang, hingga benih jagung yang ditanam adalah titipan Allah yang harus dikelola dengan amanah. Semakin besar tanggung jawab yang dipikul, semakin besar kepercayaan yang akan datang, termasuk dalam bentuk rezeki.

“Tanggung jawab adalah kunci rezeki. Bukan banyak bicara, tapi banyak menanggung,” ujar seorang petani muda peserta program.

*Dari Nol Menuju Ribuan dalam 6 Tahun*

Dengan prinsip bertahap dan berkelanjutan, dalam waktu enam tahun ke depan, pola ini menargetkan:

* Ribuan pohon pisang dan tanaman pangan produktif
* Ratusan hingga ayam dan domba sehat

* Kolam-kolam gurami dan nila sebagai sumber protein & penghasilan dan pabrik produksi pupuk organik buat tanam sayuran.

*Komunitas yang tangguh secara ekonomi, spiritual, dan sosial*

Ajakan: Tekun, Setia, Bertanggung Jawab

Mari mulai dari langkah kecil. Tanam di pekarangan. Tebar benih di kolam terpal. Rawat domba di belakang rumah. Ajak tetangga, ajak komunitas.
Setiap tanggung jawab yang kita emban dengan tekun dan setia adalah janji rezeki yang menanti.

Karena rezeki tidak jatuh dari langit begitu saja—ia turun kepada mereka yang paling siap dan paling *bertanggung jawab.*

PPR mengajak kita semua: Mari bangun ekonomi dari bawah. Ekonomi yang berakar kuat, tumbuh perlahan, dan memayungi banyak orang.

Mulai hari ini. Mulai dari yang ada. InsyaAllah, 6 tahun lagi, kita panen keberkahan bersama.
*Selmat dan sukses petani kita*
Oleh: (Rochmad Taufik)

Previous Post

Wawasan Ketahanan pangan nasional Mengapa Harus Waluh Kuning, Kolam Ikan, Azolla, Ayam Kampung, Domba, dan Itik? Mengapa Harus Pertanian Terpadu?

Next Post

PPW Nusantara Gelar Halal Bihalal di Kendal, Pererat Sinergi Pelaku Wisata

RelatedPosts

Panen Berkah Pisang Kepok Tanjung, Menguatkan Keluarga dan Ketahanan Pangan
Pertanian

Panen Berkah Pisang Kepok Tanjung, Menguatkan Keluarga dan Ketahanan Pangan

May 6, 2026
Inovasi Peternakan di Magelang: Ustadz Nuryoso Sukses Kembangkan Kualitas Kambing Lokal
Pertanian

Inovasi Peternakan di Magelang: Ustadz Nuryoso Sukses Kembangkan Kualitas Kambing Lokal

May 4, 2026
Upaya Panjang Berbuah Manis, PCM Muhammadiyah Bandongan Sukses Tingkatkan Kualitas Ternak Kambing
Berita

Upaya Panjang Berbuah Manis, PCM Muhammadiyah Bandongan Sukses Tingkatkan Kualitas Ternak Kambing

May 1, 2026
Humus Bambu dan Masa Depan Pertanian Kita
Opini

Humus Bambu dan Masa Depan Pertanian Kita

May 1, 2026
Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki
Berita

Ngopi Bareng & Sarasehan Petani Pati Raya: Menguatkan Skill, Menata Wadah Rezeki

April 29, 2026
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang
Berita

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

April 26, 2026
Next Post
PPW Nusantara Gelar Halal Bihalal di Kendal, Pererat Sinergi Pelaku Wisata

PPW Nusantara Gelar Halal Bihalal di Kendal, Pererat Sinergi Pelaku Wisata

RECOMMENDED NEWS

Anak-anak yatim dan dhuafa berkumpul menerima paket sembako

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci: Inisiatif Sosial BNI 46 Wonosobo dan Dompet Dhuafa CSJ Jateng

2 years ago
Pemkab Kudus Tanggap Cepat Atasi Sampah di Bale Jagong, Kolaborasi Lintas Ormas Jadi Kunci

Pemkab Kudus Tanggap Cepat Atasi Sampah di Bale Jagong, Kolaborasi Lintas Ormas Jadi Kunci

1 year ago
Ustadz Tejo, Pegiat Pertanian yang Menginspirasi Generasi Muda

Ustadz Tejo, Pegiat Pertanian yang Menginspirasi Generasi Muda

1 year ago
Lakukan Koordinasi dengan BPPW DIY, Bupati Sleman Pastikan PSS Sleman Kembali Berlaga di Stadion Maguwoharjo

Lakukan Koordinasi dengan BPPW DIY, Bupati Sleman Pastikan PSS Sleman Kembali Berlaga di Stadion Maguwoharjo

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Mengganti Pisau Jagal dengan Barcode Antara Teknologi, Krisis Lingkungan, dan Masa Depan Ibadah Kurban
  • Jajar Legowo, Inovasi Cerdas Menuju Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Indonesia
  • Panen Berkah Pisang Kepok Tanjung, Menguatkan Keluarga dan Ketahanan Pangan

Category

Recent News

Di Tengah Kesibukan, Dr. Carto Tebar Disiplin Lewat Edukasi Upacara di Sekolah

Di Tengah Kesibukan, Dr. Carto Tebar Disiplin Lewat Edukasi Upacara di Sekolah

May 5, 2026

May 5, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved