Sunday, November 8, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Usai Sarasehan HUT FKPPI dan Hari Tani, Pegiat Pertanian Lanjutkan Guyub Rukun di Gubug PPR BG Farm

Admin by Admin
September 24, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com. KUDUS — Kamis 24/09/26 Usai mengikuti sarasehan dalam rangka HUT FKPPI dan Hari Tani Nasional, suasana kebersamaan para pegiat pertanian belum berakhir. Rombongan pegiat pertanian dari semarang, khususnya yang bergerak di bidang kebun buah , melanjutkan silaturahmi ke Gubug PPR BG Farm, Wergu, Kudus.

Rombongan yang dibersamai bang Hari Triyogo tersebut di antaranya Bunda Dani, Bunda Anti dan Mas Arif. Pertemuan berlangsung santai, akrab dan penuh suasana guyub rukun. Bahkan, suasana tersebut terasa seperti “sarasehan jilid dua”, karena obrolan terus mengalir dari pengalaman bertani, bisnis, hingga pengelolaan lahan.

Gong jinagong pun berlangsung santai sambil menikmati tape mentega khas Gembong, ditemani minuman alami tanpa gula berupa es tebu yang diberi sedikit perasan jeruk nipis.

Di tengah suasana santai tersebut, pembicaraan menarik perhatian ketika Bunda Dani berbagi cerita mengenai pengalaman usaha dan menjaga semangat di usia yang sudah kepala enam.

“Resepnya sederhana, terbiasa senang,” ujar Bunda Dani ketika ditanya mengenai penampilannya yang masih terlihat awet muda.

Berita Terkait

19 Advokat Peradi Awalindo Resmi Diangkat, Semangat Para Petarung Hukum dari Berbagai Daerah Jawa Tengah Membara

Sorgum, Masa Depan Kedaulatan Pangan: Tahan Perubahan Iklim, Kaya Nutrisi, Muhammadiyah Magelang Siapkan Benih dan Lahan Percontohan

Load More

Menurutnya, rasa senang itu salah satunya diperoleh dari aktivitas usaha. Ia mengaku menikmati kegiatan mencari rezeki melalui bisnis properti sekaligus menjalankan profesinya di bidang advokat.

*Strategi Marketing Properti: Kenali Kebutuhan Pembeli*

Bunda Dani juga membagikan sejumlah pengalaman menarik mengenai strategi pemasaran properti. Salah satu prinsip yang menurutnya penting dimiliki seorang agen properti adalah memahami kebutuhan calon pembeli.

Seorang marketing, menurutnya, tidak cukup hanya menawarkan tanah atau properti yang dimiliki. Marketing harus terlebih dahulu mengetahui calon pembeli membutuhkan lahan tersebut untuk apa.

“Harus tahu keinginan dan kebutuhan calon pembeli. Tanah itu nantinya mau digunakan untuk apa,” jelasnya.

Pengalaman tersebut bahkan membawanya berhadapan dengan calon pembeli dari berbagai daerah hingga luar negeri, termasuk dari China.

Menurutnya, kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi salah satu kunci dalam bisnis properti. Komisi dari satu transaksi penjualan tanah pun terkadang bisa menghasilkan nilai yang sangat besar.

“Kadang hasil komisi dari satu penjualan tanah bisa lebih besar dibandingkan penghasilan bekerja selama setahun,” ungkapnya.

Dari perjalanan usaha tersebut, alhamdulillah, hasilnya kemudian dapat dikembangkan kembali menjadi investasi properti di sejumlah wilayah, termasuk Salatiga, Susukan hingga kawasan Getas, Kopeng.

*Dari Properti Beralih ke Strategi Kebun Buah*

Obrolan kemudian berkembang pada pengelolaan lahan pertanian dan kebun buah.

Rochmad Taufiq, owner BG Farm Kudus, sekaligus penggerak program nabung ayam, nabung pisang dan konsep Dokter Tanaman, ikut memberikan pandangan mengenai pengelolaan kebun agar produktif sekaligus mudah dikelola.

Menurut Rochmad, lahan kebun buah perlu mendapatkan treatment berdasarkan kondisi tanah, tanaman dan kebutuhan pasar. Pendekatannya tidak sekadar menanam, tetapi seperti layaknya seorang dokter yang terlebih dahulu melakukan pemeriksaan sebelum memberikan tindakan.

“Kalau menggunakan pola dokter tanaman, tanaman harus dilihat dulu kondisi lahannya, kebutuhan nutrisinya dan bagaimana pola produksinya,” terang Rochmad.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pemanenan. Tanaman buah tidak harus dibiarkan tumbuh terlalu tinggi.

“Kalau bisa buah dikelola dengan pola panen dua kali dalam setahun. Pohonnya juga jangan terlalu tinggi agar mudah dipetik. Maksimal sekitar dua meter,” jelasnya.

Untuk tanaman durian, menurutnya, jumlah buah juga perlu dikendalikan agar kualitasnya optimal.

“Misalnya satu pohon cukup 30 buah. Jangan terlalu banyak, sehingga nutrisi tanaman bisa fokus dan buah yang dihasilkan bisa mendapatkan grade A,” tambahnya.

*6,5 Hektare Getas Akan Disurvei Tim Dokter Tanaman*

Dari diskusi yang berlangsung cair tersebut, akhirnya muncul titik temu antara pengalaman bisnis properti dan konsep pengembangan kebun buah.

Lahan seluas sekitar 6,5 hektare di kawasan Getas, Kopeng, rencananya akan terlebih dahulu dilakukan survei oleh tim Dokter Tanaman.

Tujuannya untuk mengetahui secara lebih tepat, tanaman apa yang paling sesuai dikembangkan di kawasan tersebut berdasarkan kondisi tanah, ketinggian, lingkungan, sumber air, potensi pasar dan pola budidayanya.

Bunda Dani menyambut baik gagasan tersebut. Baginya, sebelum lahan dikembangkan dalam skala besar, diperlukan kajian terlebih dahulu agar keputusan penanaman tidak hanya berdasarkan perkiraan.

Pertemuan yang awalnya hanya menjadi kunjungan santai selepas sarasehan akhirnya menghasilkan gagasan konkret.

Dari obrolan lahir peluang, dari silaturahmi lahir kolaborasi.

Inilah semangat yang dibangun di Gubug PPR BG Farm: bertani bukan hanya soal menanam, tetapi juga mempertemukan ilmu, pengalaman, pasar, teknologi, dan jejaring usaha.

Karena ketika pengalaman bertemu dengan inovasi, lahan tidak sekadar menjadi tempat menanam, tetapi dapat menjadi sumber keberkahan dan kesejahteraan bersama. (Rochmad Taufiq)

Previous Post

70 Galon Bekas Disulap Jadi Kebun Bawang, Panen 17,5 Kg, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah

Next Post

Petani Itu Keren! FKPPI dan Komunitas Petani Bersatu Peringati Hari Tani Nasional di Kudus

RelatedPosts

19 Advokat Peradi Awalindo Resmi Diangkat, Semangat Para Petarung Hukum dari Berbagai Daerah Jawa Tengah Membara
Berita

19 Advokat Peradi Awalindo Resmi Diangkat, Semangat Para Petarung Hukum dari Berbagai Daerah Jawa Tengah Membara

November 8, 2026
Sorgum, Masa Depan Kedaulatan Pangan: Tahan Perubahan Iklim, Kaya Nutrisi, Muhammadiyah Magelang Siapkan Benih dan Lahan Percontohan
Berita

Sorgum, Masa Depan Kedaulatan Pangan: Tahan Perubahan Iklim, Kaya Nutrisi, Muhammadiyah Magelang Siapkan Benih dan Lahan Percontohan

November 7, 2026
UNW Anugerahkan Gelar Profesor Emeritus kepada Dua Guru Besar, Teguhkan Komitmen Membangun Peradaban Hukum
Berita

UNW Anugerahkan Gelar Profesor Emeritus kepada Dua Guru Besar, Teguhkan Komitmen Membangun Peradaban Hukum

November 6, 2026
Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
Berita

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara
Berita

Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara

October 30, 2026
*GERAKAN CERDAS PETANI KREATIF BANDONGAN: BARTER BIBIT, MENANAM WALUH, DAN MEMBANGUN KEMANDIRIAN PANGAN
Pertanian

*GERAKAN CERDAS PETANI KREATIF BANDONGAN: BARTER BIBIT, MENANAM WALUH, DAN MEMBANGUN KEMANDIRIAN PANGAN

October 30, 2026
Next Post
Petani Itu Keren! FKPPI dan Komunitas Petani Bersatu Peringati Hari Tani Nasional di Kudus

Petani Itu Keren! FKPPI dan Komunitas Petani Bersatu Peringati Hari Tani Nasional di Kudus

RECOMMENDED NEWS

Dr. Carto Nuryanto dan Dr. Sukresna Hadiri dan Meriahkan HUT ke-45 Pemuda Panca Marga Kabupaten Kudus

Dr. Carto Nuryanto dan Dr. Sukresna Hadiri dan Meriahkan HUT ke-45 Pemuda Panca Marga Kabupaten Kudus

9 months ago
Bupati dan Wabup Sleman Cek Kesiapan Dishub Sleman Dalam Menyambut Lebaran 2025

Bupati dan Wabup Sleman Cek Kesiapan Dishub Sleman Dalam Menyambut Lebaran 2025

2 years ago
Inspirasi dan Strategi Sukses dalam Bisnis: Iftar Gathering HIPMI PT UPN “Veteran” Yogyakarta

Inspirasi dan Strategi Sukses dalam Bisnis: Iftar Gathering HIPMI PT UPN “Veteran” Yogyakarta

2 years ago
Kerjasama Strategis antara HIPMI Peduli BPC Sleman dan KODIM Sleman untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045

Kerjasama HIPMI dan KODIM Sleman: Langkah Besar Menuju Indonesia Emas 2045

3 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • 19 Advokat Peradi Awalindo Resmi Diangkat, Semangat Para Petarung Hukum dari Berbagai Daerah Jawa Tengah Membara
  • Sorgum, Masa Depan Kedaulatan Pangan: Tahan Perubahan Iklim, Kaya Nutrisi, Muhammadiyah Magelang Siapkan Benih dan Lahan Percontohan
  • Mushola Baitul Jannah BG Farm: Sabar dalam Membangun, Ikhlas Berwakaf, Menanam Amal Jariyah

Category

Recent News

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi

October 30, 2026
Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved