Monday, April 27, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Semangat membara para Srikandi Bandongan, Menyemai Green Islam dari Hati ke Bumi

Admin by Admin
October 25, 2025
in Berita, Pemberdayaan
A A
0
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com–Magelang. Di bawah sejuknya kaki Gunung Sumbing, di sebuah kecamatan kecil bernama Bandongan, lahirlah sebuah gerakan yang tumbuh dari hati para perempuan tangguh — mereka menyebut diri mereka Srikandi Green Islam.

Awalnya hanyalah bincang santai, tawa ringan tanpa kudapan di sore hari.

“Terima kasih bunda-bunda Agent’s of Green untuk bincang-bincang hari ini, tanpa krasikan dan kue ubi…” canda bunda Trisni, Ketua PKK Bandongan, disambut emoji tawa dan doa.
Namun di balik candaan itu, tersimpan tekad besar:
mewujudkan Bandongan yang aman, nyaman, sehat, sejuk, dan lestari — sesuai nilai Islam yang memuliakan bumi sebagai amanah Ilahi.

” Dari Obrolan ke Aksi Nyata*

Perjalanan mereka tak berhenti di percakapan grup WhatsApp.
Pada 23 dan 24 Oktober 2024, para srikandi ini — diwakili oleh Bunda Aini, Bunda Farah, dan Bunda Lilik — melakukan audiensi dengan Bupati dan Camat Bandongan.
Mereka tidak datang membawa proposal besar, tapi membawa semangat yang sederhana: mengajak masyarakat mencintai lingkungan sebagai bagian dari ibadah.

Berita Terkait

Dari Bengkel Legendaris ke Layanan Bergaransi: Kisah Inspiratif Radiator Semarang yang Tak Pernah Sepi

Dari Kandang Sederhana Menuju Cumlaude, Kisah Uci, Santri yang Mengubah “Nabung Ayam” Jadi Jalan Prestasi dan Pengabdian

Load More

Hasil pertemuan itu berbuah langkah konkret,
1️⃣ Pembentukan Sekretariat Agent’s of Green Islam (AGI) di rumah dinas camat.
2️⃣ Sinergi dengan Muslimat dan Aisyiyah untuk pendataan lembaga pendidikan.
3️⃣ Penyusunan jadwal turba edukasi lingkungan ke sekolah-sekolah.
4️⃣ Rencana pembentukan Pokja 3 Lingkungan oleh Ibu Camat agar gerakan ini berkelanjutan.

*📚 Edukasi, Menanam Nilai Sejak Dini*

Di sinilah peran penting pendidikan mulai digarap.

“Bapak Rochmad Taufiq kami mohon bimbingan dan pembuatan PPT edukatif untuk anak TK, SD, dan SMP,” tulis Bunda Farah dengan penuh semngat .

Bukan sekadar materi tentang sampah, tapi pembelajaran Green Islam — bagaimana menjaga kebersihan adalah bagian dari iman, dan mencintai alam adalah bentuk syukur kepada Pencipta.

*🌺 Semangat Persaudaraan dan Keteladanan*

Dialog demi dialog diisi dengan semangat kebersamaan.
Bunda Trisni memberi dorongan dengan lomba lingkungan,
Bunda Aini dan Bunda Lilik menyiapkan pendataan,
Bubdq Farah mengkoordinasi langkah-langkah operasional,
sementara Rochmad Taufiq memberikan inspirasi tentang filosofi alam — dari ayam hitam yang teguh, hingga kebersamaan dalam satu tujuan.

“Green Islam Bandongan keren,” tulisnya di pagi yang sejuk,
“Sugeng enjang, saudaraku pejuang Green Islam.”

Kalimat sederhana yang menyiram semangat baru bagi para srikandi Bandongan.

Mewujudkan Kesejahteraan dari Alam

Bagi mereka, gerakan ini bukan sekadar kebersihan, tapi juga kesejahteraan.
Sampah yang terpilah bisa menjadi pupuk, pakan, atau kerajinan.
Sekolah-sekolah bisa menjadi pusat edukasi hijau.
Dan Bandongan — perlahan — tumbuh menjadi contoh desa Islam hijau yang hidup, berseri, dan mandiri.

Gerakan Green Islam Bandongan bukan proyek, tapi perjalanan spiritual — dari kesadaran, kebersamaan, hingga keberkahan.
Para Srikandi Bandongan telah menanam benih peradaban baru,
Bahwa menjaga bumi adalah bagian dari mencintai Sang Pencipta.

“Berilmu amaliyah dan beramal ilmiyah,” begitu moto mereka.
Dari hati, mereka bergerak. Dari bumi, mereka menumbuhkan harapan.

(Rochmad Taufiq)

Previous Post

Gerakan Green Islam Dorong Kolaborasi Lintas Ormas Wujudkan Bandongan Hijau

Next Post

Mahasiswa Undip Selesaikan KKN di Wergu Kulon, Teliti Pemanfaatan Limbah Gula untuk Pakan Cacing

RelatedPosts

Dari Bengkel Legendaris ke Layanan Bergaransi: Kisah Inspiratif Radiator Semarang yang Tak Pernah Sepi
Berita

Dari Bengkel Legendaris ke Layanan Bergaransi: Kisah Inspiratif Radiator Semarang yang Tak Pernah Sepi

April 14, 2026
Dari Kandang Sederhana Menuju Cumlaude, Kisah Uci, Santri yang Mengubah “Nabung Ayam” Jadi Jalan Prestasi dan Pengabdian
Berita

Dari Kandang Sederhana Menuju Cumlaude, Kisah Uci, Santri yang Mengubah “Nabung Ayam” Jadi Jalan Prestasi dan Pengabdian

April 16, 2026
Ratusan Mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo Gelar Wisuda Penuh Semangat Juang di Kodam IV/Diponegoro
Berita

Ratusan Mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo Gelar Wisuda Penuh Semangat Juang di Kodam IV/Diponegoro

April 14, 2026
 DBHCHT 2026 Rp3,28 Triliun! Bisa untuk Sosial–Budaya? Ketua Umum DPP P2RPTI Bicara Lantang
Berita

 DBHCHT 2026 Rp3,28 Triliun! Bisa untuk Sosial–Budaya? Ketua Umum DPP P2RPTI Bicara Lantang

April 13, 2026
Semangat Sehat Tak Lekang Usia, Komunitas Senam Kudus Gelar HBH di Gedung Krida GOR Kudus
Berita

Semangat Sehat Tak Lekang Usia, Komunitas Senam Kudus Gelar HBH di Gedung Krida GOR Kudus

April 12, 2026
Semarak Pengajian Ahad Pagi Kudus, Kru BG Farm Fakultas Organik Turut Hadir Menyatu Bersama Ribuan Jamaah
Agama

Semarak Pengajian Ahad Pagi Kudus, Kru BG Farm Fakultas Organik Turut Hadir Menyatu Bersama Ribuan Jamaah

April 5, 2026
Next Post
Mahasiswa Undip Selesaikan KKN di Wergu Kulon, Teliti Pemanfaatan Limbah Gula untuk Pakan Cacing

Mahasiswa Undip Selesaikan KKN di Wergu Kulon, Teliti Pemanfaatan Limbah Gula untuk Pakan Cacing

RECOMMENDED NEWS

Pembukaan Tahfidz di CSJ Disambut Antusiasme Lingkungan Sekitar desa Salam

Pembukaan Tahfidz di CSJ Disambut Antusiasme Lingkungan Sekitar desa Salam

2 years ago
Menanamkan Nilai Moral dan Jati Diri Bangsa kepada Anak Negeri

Menanamkan Nilai Moral dan Jati Diri Bangsa kepada Anak Negeri

1 year ago
Sosialisasi Pengumpulan Dana dan Barang di Banjarnegara: Memperkuat Fondasi Kesejahteraan Sosial

Sosialisasi Pengumpulan Dana dan Barang di Banjarnegara: Memperkuat Fondasi Kesejahteraan Sosial

2 years ago
Puncak Harganas dan HAN Sleman, Bupati Ajak Perkuat Gelar Kabupaten Layak Anak

Puncak Harganas dan HAN Sleman, Bupati Ajak Perkuat Gelar Kabupaten Layak Anak

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang
  • Gerakan Tani Mandiri Mengguncang! Galon Bekas Jadi Ladang, Santri Siap Jadi Petani Masa Depan
  • PCM Muhammadiyah Bandongan Magelang Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu Berbasis Ekosistem

Category

Recent News

Sinergi Ormas Se-Kabupaten Kudus dalam FGD Kamtibmas, Perkuat Kondusivitas Wilayah

Sinergi Ormas Se-Kabupaten Kudus dalam FGD Kamtibmas, Perkuat Kondusivitas Wilayah

April 23, 2026
Dari Kebun Gedang Menuju Jannah, Ngopi, Tafakur, dan Membangun “Surga” di Dunia

Dari Kebun Gedang Menuju Jannah, Ngopi, Tafakur, dan Membangun “Surga” di Dunia

April 21, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved