Sunday, March 15, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pendidikan
Budayawan berjiwa jurnalis, Sancaka Dwi Supani Ajak Wartawan Berani menghadapi Tantangan.
Budayawan berjiwa jurnalis, Sancaka Dwi Supani Ajak Wartawan Berani menghadapi Tantangan.

Budayawan berjiwa jurnalis, Sancaka Dwi Supani Ajak Wartawan Berani menghadapi Tantangan.

Admin by Admin
January 20, 2024
in Pendidikan
A A
0
140
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatendiynews.com. Kudus – Bertempat di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Sekdin Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kudus, Sancaka Dwi supani, S.Pd, M.Pd. biasa dipanggil Pani, memberikan wawasan kewartawanan kepada jurnalis Lognews Jawa Tengah, DIY yang hadir dalam acara Pelatihan Jurnalistik pada Sabtu, (20/1/2024).

Kental dengan pengalamannya menjalankan tugas tugas jurnalistik sejak tahun 1986, pria tegas dan dikenal ramah Pani Sancaka menceritakan pengalaman pahit karena dimasa itu pernah dicibir, terutama saat dirinya bergabung dalam organisasi kewartawanan di PWI.

Sering disebut sebagai wartawan bodrek yang sering bikin pusing karena dicap bodong (ilegal), dan dianggap wartawan bobo karena dirinya sering melakukan liputan mengenai anak sekolah atau pelajar yang berprestasi.

Pernah pula mengerjakan artikel yang panjang namun ditolak oleh editor.

“Nulis akeh dibalik lagi oleh redaktur” keluh Pani menceritakan masa lalunya.

Berita Terkait

TKW Pejuang, Mengaji di Rantau, Membangun Masa Depan di Kampung

Menjemput Mustajabnya Doa di Jumat Ramadhan Bersama Anak-Anak Yatim AN NABA

Load More

Dijelaskan Pani, bahwa tugas wartawan saat itu lebih ketat karena harus menjelaskan detail biografi, latar belakang narasumber atau peristiwa, dengan menjalankan rumusan penulisan 5W 1H, berbeda dengan wartawan hari ini yang cepat menerbitkan tulisan tanpa harus berpatokan terhadap rumus penulisan 5W 1H namun tetap menjaga keakuratannya dan kebenaran berita.

Pani mengungkapkan jiwa jurnalisnya tetap bermain meskipun saat ini menjabat sebagai Sekdin di Kearsipan dan Perpustakaan, dinuktikan dengan mengkaryakan gedung perpustakaan sebagai pusat literasi, dengan memberi fasilitas gratis kepada masyarakat.

“Hari Jumat disini ramai, karena ada pelatihan komputer, Bahasa Inggris, barongan, dan teater” jelas Pani.

Hal itu dilakukan Pani salah satunya untuk menepis anggapan yang melihat sebelah mata pegawai di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan ini, dengan cara positif Pani memberikan Arahan untuk menjadi orang Andalan.

“Mari kita wujudkan orang orang yang menjadi andalan, jurnalis yang hadir juga diharapkan dan berani jadi andalan” jelas Pani.

Selain itu Pani tidak segan melaporkan apabila ada PNS yang semena mena dalam menjalani tugas pokok dan fungsinya.

Pria yang juga dikenal humoris menambahkan untuk tidak hanya diam, rupanya segala tuduhan yang memenuhi syarat saat menjalani tugas jurnalistik masa dulu, itu ditampik oleh Pani dengan membuktikan dirinya bisa dengan cara berani menghadapi tantangan.

“Seorang wartawannya bekerja tantangan bukan rintangan, karena rintangan itu mudah hanya dinyanyikan dilagu Roma Irama ‘rintangan, rintangan’ tapi masalah berani apa tidak?” lantang Pani.

“Lihat nanti, kamu akan membutuhkan Saya, tegak kalau dihina jangan nunduk, tegak dan buktikan dengan keberanian” tambah Pani.

Berkat kegigihannya Pani saat itu sukses dipercaya menjadi koresponden, reporter di Solo dan Solo Raya, mengisi kolom di Suara Karya, majalah pendidikan MOP.

Disela penyampaiannya, Pani menjelaskan nama panjangnya ‘Sancaka’ yang diartikan sebagai petir atau gledek yang menggambarkan dirinya yang cepat, dan tegas dan menggelegar.

Selain keberanian, etika juga disinggung oleh pani dihadapan peserta pelatihan, dan mengingatkan kepada wartawan untuk memegang teguh prinsip kode etik jurnalistik.

Dengan mengutip kata kata yang dipajang besar ditembok didepan pintu gedung Arsip dan Perpustakaan, Pani mengingatkan mengungkapkan pentingnya etika.

1. Lamun Sira Banter Aja Nglancangi.,

2. Lamun Sira Landep Ajo Natoni.,

3. Lamun Sira Mandi Ajo Mateni.

Dengan maksud agar selalu menggunakan unggah ungguh, kesopanan, jangan mengusik dan jangan semena mena atau ‘semau gue’ jika punya kekuasaan.

Acara jurnalis bertujuan untuk memberikan wawasan untuk menjadi seorang wartawan pelatihan seyogyanya menjadi Saksi yang independen yang berpihak kepada masyarakat, dengan mendatangkan sumber berita untuk menyaksikan , menjadi ‘CCTV’ menggunakan mata dan hatinya dan dituangkan ke dalam tulisan, menguak ketidak adilan dan menyuarakan kebenaran sehingga mewujudkan cita-cita cita mencerdaskan bangsa.

Diakhir penyampaiannya, Pani menjelaskan arti Kudus yaitu bagus, ngaji, dan dagang artinya bagus kelakuannya, ngaji yaitu menulis dan menulis muncul imajinasi.

Acara pelatihan jurnalistik dengan narasumber Direktur Utama Lognews Media AH Nasution dan staf, menampilkan semarai 35 peserta dari seluruh jawa tengah seperti Purbalingga, Purworejo, Jogja, Magelang Kota dan Kabupaten, Wonosobo, Banyumas perencanaan akan dilakukan selama 2 hari dari 20 sampai 21 Januari 2024, sebagai investasi pada manusia yang diwujudkan dalam bentuk pendidikan menulis. (mad-Kudus)

Previous Post

Musim Hujan Telah Tiba, Bertani Pisang Raja Prospek Sangat Menjanjikan

Next Post

GUSJIGANG : JEMBATAN EKSISTENSI DUNIAWI DAN UKHROWI

RelatedPosts

TKW Pejuang, Mengaji di Rantau, Membangun Masa Depan di Kampung
Agama

TKW Pejuang, Mengaji di Rantau, Membangun Masa Depan di Kampung

March 13, 2026
Menjemput Mustajabnya Doa di Jumat Ramadhan Bersama Anak-Anak Yatim AN NABA
Agama

Menjemput Mustajabnya Doa di Jumat Ramadhan Bersama Anak-Anak Yatim AN NABA

February 26, 2026
Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI
Bisnis

Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

February 16, 2026
Ngopi, Berdialog, dan Menumbuhkan Ruh, Ikhtiar An Naba Meningkatkan Kapasitas SDM Duta dan Ustadzah
Pendidikan

Ngopi, Berdialog, dan Menumbuhkan Ruh, Ikhtiar An Naba Meningkatkan Kapasitas SDM Duta dan Ustadzah

February 11, 2026
Dr. Carto Nuryanto dan Dr. Sukresna Hadiri dan Meriahkan HUT ke-45 Pemuda Panca Marga Kabupaten Kudus
Berita

Dr. Carto Nuryanto dan Dr. Sukresna Hadiri dan Meriahkan HUT ke-45 Pemuda Panca Marga Kabupaten Kudus

February 7, 2026
Menanam Jiwa Entrepreneur Sejak Dini ala Pendidikan Jepang  SDIT Al Ahyar Kudus Gelar Rihlah Edukasi Batik di Alfa Shoofa
Berita

Menanam Jiwa Entrepreneur Sejak Dini ala Pendidikan Jepang SDIT Al Ahyar Kudus Gelar Rihlah Edukasi Batik di Alfa Shoofa

January 31, 2026
Next Post
GUSJIGANG : JEMBATAN EKSISTENSI DUNIAWI DAN UKHROWI

GUSJIGANG : JEMBATAN EKSISTENSI DUNIAWI DAN UKHROWI

RECOMMENDED NEWS

BUPATI SLEMAN SERAHKAN 258 SK PERPANJANGAN MASA JABATAN BPKal

BUPATI SLEMAN SERAHKAN 258 SK PERPANJANGAN MASA JABATAN BPKal

2 years ago
Plt. Ketum/Sekjen DPP SWI Ir. Herry Budiman Hadiri Rakorwil Jateng, Sosialisasikan Skema Acara Munas SWI 2026

Plt. Ketum/Sekjen DPP SWI Ir. Herry Budiman Hadiri Rakorwil Jateng, Sosialisasikan Skema Acara Munas SWI 2026

3 months ago

Pengurus FKBN Kudus Hadiri Rapat Penyusunan Program Kerja Ormas 2025 di Kantor Kesbangpol

1 year ago
GUSJIGANG : JEMBATAN EKSISTENSI DUNIAWI DAN UKHROWI

GUSJIGANG : JEMBATAN EKSISTENSI DUNIAWI DAN UKHROWI

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Rokok MADHANI, Produk Asli Gunungkidul berani bersaing dipasaran
  • IWO Indonesia Minta KPK Segera Tersangkakan Pihak Terlibat Suap Bupati Bekasi
  • GERAKAN AISYIYAH MENULIS: Aisyiyah Sudah Saatnya Naik Kelas

Category

Recent News

Rokok MADHANI, Produk Asli Gunungkidul berani bersaing dipasaran

Rokok MADHANI, Produk Asli Gunungkidul berani bersaing dipasaran

March 14, 2026
IWO Indonesia Minta KPK Segera Tersangkakan Pihak Terlibat Suap Bupati Bekasi

IWO Indonesia Minta KPK Segera Tersangkakan Pihak Terlibat Suap Bupati Bekasi

March 14, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved