Thursday, February 26, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

RAIH SKOR MCP 93,58, PEMKAB SLEMAN TERUS DORONG UPAYA PENCEGAHAN KORUPSI

Admin by Admin
July 9, 2024
in Berita
A A
0
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatebgdiynews.com, SLEMAN – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Komitmen Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dalam Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah, Senin (8/7) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Hadir pada kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ketua KPK dan Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bidang Investigasi.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyatakan Pemerintah Kabupaten Sleman terbuka terhadap masukkan dan arahan untuk perbaikan tata kelola pemerintahan dan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari tindak pidana korupsi. Hal ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemkab Sleman dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Di samping itu, pada capaian penilaian Monitoring Center Prevention (MCP) KPK RI 2023, Pemerintah Kabupaten Sleman meraih skor 93,58. Perolehan ini merupakan peringkat kedua di DIY dan merupakan peringkat ke 34 di tingkat nasional. Bupati Kustini menyatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman siap memperkuat upaya pencegahan tindakan korupsi untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari korupsi.

“Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya untuk bersinergi dengan KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Dengan capaian MCP ini juga menjadi salah satu pedoman kami untuk terus membuat langkah strategis dalam mencegah tindakan korupsi di lingkungan pemerintah Kabupaten Sleman,” kata Kustini.

Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bidang Investigasi, Agustina Arumsari, yang hadir mewakili Kepala BPKP, menyampaikan penguatan Aparat Pegawas Internal Pemerintah (APIP) dan upaya pencegahan korupsi di daerah merupakan prioritas mendesak. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden pada Rakornas Pengawasan Intern tahun 2024, yang menyatakan pengawasan internal harus memberikan solusi atas permasalahan, bukan mencari kesalahan.

Berita Terkait

Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Load More

“Presiden mengharapkan APIP dapat mencegah penyimpangan dan memastikan pemerintahan berjalan sesuai koridor. Terkait itu KPK, Kemendagri, dan BPKP terus melakukan pembinaan peningkatan kapabilitas APIP di daerah sehingga diharap mampu mengawal area strategis pembangunan dan mencegah kecurangan,” jelasnya.

Ketua KPK, Nawawi Pomolango menyatakan, KPK juga terbuka untuk bersinergi dengan kementerian dan lembaga dalam upaya pencegahan tindak korupsi. Salah satu instrumen yang digunakan KPK untuk mengawal tata kelola pemerintah daerah dalam upaya ini adalah MCP.

“KPK bersama Kementerian Dalam Negeri dan BPKP telah melakukan kolaborasi nyata sebagai implementasi MCP di daerah. Penguatan APIP menjadi salah satu area penyelenggaraan pemerintahan yang dikawal di dalam MCP ini,” papar ketua KPK.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada kesempatan itu mengimbau terkait kerawanan potensi korupsi yang dapat terjadi di lingkungan pemerintah daerah, di antaranya pada pengolaan APBD, gratifikasi, serta saat mutasi personel. Di samping pemanfaatan sistem pencegahan korupsi, Tito mengatakan pengawasan internal menjadi salah satu cara yang lebih baik dalam upaya pencegahan korupsi.

“Menurut kami pengawasan internal jauh lebih baik dari pengawasan eksternal karena pengawasan internal akan cepat melakukan self correction, melakukan koreksi cepat dari dalam dibanding sudah ketahuan dari luar. Nah kalau sudah ketahuan dari luar, apalagi sudah ketahuan penegak hukum, sudah panggil aja untuk dilidik, sudah ga bisa kerja,” begitu ujar Tito.

Sebagai tindak lanjut upaya pencegahan korupsi, pada momen tersebut sekaligus dilakukan penandatanganan Surat Edaran Bersama Penguatan APIP, penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pengelolaan MCP, penandatanganan Rencana Aksi Bersama Penguatan APIP, penandatanganan Komitmen Kepala Daerah dalam Pemberantasan Korupsi serta diskusi panel penguatan APIP. ( Joko Suwanto )

Previous Post

Beternak Ayam Kampung Sebagai Solusi Hidup Sehat

Next Post

Kunjungan Emosional ke Anak-anak Cerebral Palsy: Realitas Kehidupan yang Menginspirasi

RelatedPosts

Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah
Berita

Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah

February 25, 2026
Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
Berita

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan
Berita

Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan

February 15, 2026
Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek
Berita

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

February 13, 2026
Kunjungan Inspiratif P2RPTI, Belajar Disiplin, Kolaborasi, dan Realitas Industri Tembakau
Berita

Kunjungan Inspiratif P2RPTI, Belajar Disiplin, Kolaborasi, dan Realitas Industri Tembakau

February 13, 2026
Progress Awal Tahun Kolaborasi Bersama Warga untuk Masa Depan Lebih Cerah
Berita

Progress Awal Tahun Kolaborasi Bersama Warga untuk Masa Depan Lebih Cerah

February 11, 2026
Next Post
Kunjungan Emosional ke Anak-anak Cerebral Palsy: Realitas Kehidupan yang Menginspirasi

Kunjungan Emosional ke Anak-anak Cerebral Palsy: Realitas Kehidupan yang Menginspirasi

RECOMMENDED NEWS

Kunjungan Pengurus Yayasan Pijar Mulya Pati untuk Mengurus Legalitas LKSA, Disambut dengan Ramah

Kunjungan Pengurus Yayasan Pijar Mulya Pati untuk Mengurus Legalitas LKSA, Disambut dengan Ramah

2 years ago

5 months ago
Integrated Farming di KUB an Nur Banana Garden Kudus: Kampus Literasi Alam yang Menginspirasi

Integrated Farming di KUB an Nur Banana Garden Kudus: Kampus Literasi Alam yang Menginspirasi

2 years ago
KKN UII Memberi Manfaat Pada Masyarakat

KKN UII Memberi Manfaat Pada Masyarakat

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah
  • Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
  • Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Category

Recent News

Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah

Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah

February 25, 2026
Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved