Tuesday, February 24, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Budaya
Pedagang mengolah ayam kampung untuk dijual
Suasana pasar ayam kampung dan entok yang ramai menjelang Lebaran
Interaksi antara pedagang ayam kampung dan pembeli
Suasana pasar ayam kampung dan entok yang ramai menjelang Lebaran

Tradisi Lebaran, Permintaan Ayam Kampung dan Entok Melonjak Tinggi Jelang Idul Fitri

Admin by Admin
April 8, 2024
in Budaya, Ekonomi, Kuliner
A A
0
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com, Kudus – Suasana pasar ayam kampung dan entok di depan BG pada Senin (8/4/23) terlihat sangat ramai menjelang Hari Raya Idul Fitri. Harga ayam kampung dan entok mengalami kenaikan yang signifikan, berkisar antara Rp 90.000 hingga Rp 300.000 per ekor, seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat yang ingin mempertahankan tradisi memasak opor ayam kampung sebagai hidangan spesial saat Lebaran.

Kahar, salah satu pedagang ayam kampung asal Wergu Wetan, mengatakan, “Mulai dari kemarin hingga pagi ini, pelanggan sudah mulai ramai. Permintaan ayam kampung dan entok memang selalu tinggi menjelang Lebaran. Banyak orang yang mencari ayam kampung berkualitas untuk dijadikan bahan utama dalam pembuatan opor yang lezat.” Terang Kahar.

Selain jual beli ayam kampung dan unggas lainnya, di lokasi tersebut juga disediakan jasa penyembelihan dan pembersihan ayam menggunakan mesin bubut. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan pembeli dalam mempersiapkan ayam kampung yang siap diolah menjadi opor lezat untuk disajikan saat Idul Fitri. Jasa penyembelihan dan pemotongan ayam hingga siap masak dikenakan biaya sebesar Rp 15.000 per ekor.

Para pedagang mengungkapkan bahwa permintaan ayam kampung dan entok selalu meningkat tajam setiap tahunnya menjelang Lebaran. Mereka harus menyiapkan stok yang lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Beberapa pedagang bahkan harus menambah jumlah karyawan untuk membantu melayani pelanggan yang semakin ramai.

Meskipun harga ayam kampung dan entok mengalami kenaikan, masyarakat tetap antusias untuk membelinya. Mereka menganggap bahwa kualitas dan cita rasa ayam kampung lebih unggul dibandingkan ayam potong biasa. Selain itu, memasak opor ayam kampung juga dianggap sebagai simbol kemakmuran dan kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Berita Terkait

Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

Load More

Tradisi memasak opor ayam kampung saat Lebaran sudah berlangsung sejak lama dan terus dilestarikan oleh masyarakat Indonesia. Banyak keluarga yang merasa belum lengkap jika belum menyajikan opor ayam kampung di meja makan saat Idul Fitri. Bahkan, beberapa keluarga juga membagikan opor ayam kampung kepada sanak saudara dan tetangga sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di hari yang fitri.

Tingginya permintaan ayam kampung dan entok menjelang Lebaran menjadi berkah bagi para pedagang. Mereka berharap dapat meraih keuntungan yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, para pedagang juga berharap agar pemerintah dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tidak memberatkan masyarakat dalam mempersiapkan hidangan spesial untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. (Mad- Kudus)

Tags: BGentokharga ayam kampungIdul Fitrijasa penyembelihan ayamLebaranopor ayam kampungpasar ayam kampungpedagang ayampembelipermintaan tinggitradisi LebaranWergu Wetan
Previous Post

Jelang Lebaran, Bupati Sleman Lakukan Silaturahmi Bersama Karyawan UPT Rusunawa dan UPT TPU

Next Post

Jelang Idul Fitri, Jenang Karomah Kudus Laris Manis dengan 16 Varian Rasa Menggoda

RelatedPosts

Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI
Bisnis

Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

February 16, 2026
Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek
Berita

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

February 13, 2026
Singkong Mentega dan Tape Khas Gembong Meriahkan Ngopi Bersama di Kios Makmur BG Farm
Berita

Singkong Mentega dan Tape Khas Gembong Meriahkan Ngopi Bersama di Kios Makmur BG Farm

February 8, 2026
Selalu Ada Cerita di Ahad Pagi, di BG farm kios makmur Kudus
Ekonomi

Selalu Ada Cerita di Ahad Pagi, di BG farm kios makmur Kudus

February 1, 2026
Hajat Nikah Penuh Hikmah, Jundi & Farida, Cinta yang Dipertemukan dalam Kesederhanaan dan Doa
Berita

Hajat Nikah Penuh Hikmah, Jundi & Farida, Cinta yang Dipertemukan dalam Kesederhanaan dan Doa

December 29, 2025
KUMIMA Gelar HUT Ke-6, Perkuat Semangat Guyub – Rukun – Gotong Royong UMKM Pati
Ekonomi

KUMIMA Gelar HUT Ke-6, Perkuat Semangat Guyub – Rukun – Gotong Royong UMKM Pati

December 6, 2025
Next Post
16 varian rasa jenang karomah kudus

Jelang Idul Fitri, Jenang Karomah Kudus Laris Manis dengan 16 Varian Rasa Menggoda

RECOMMENDED NEWS

Gong Jinagong Temu Kangen Kagama Ngopi Bareng  dalam Rangka Menyelaraskan Frekwensi

Gong Jinagong Temu Kangen Kagama Ngopi Bareng dalam Rangka Menyelaraskan Frekwensi

2 years ago
Geliat UMKM di GOR Bale Jagong Kudus, Pameran UMKM Larasati Hadir hingga 22 Maret

Geliat UMKM di GOR Bale Jagong Kudus, Pameran UMKM Larasati Hadir hingga 22 Maret

12 months ago

Harga Ayam dan Entok di Pasar Baru Kudus Melonjak Hampir 100%, Stok Masih Langka

11 months ago
Yayasan Yabadin dan Kemensos Bersinergi, Penyaluran Bantuan Atensi untuk Anak PPKS di Cilacap*

Yayasan Yabadin dan Kemensos Bersinergi, Penyaluran Bantuan Atensi untuk Anak PPKS di Cilacap*

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
  • Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus
  • Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Category

Recent News

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

February 22, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved