Friday, June 12, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pendidikan
0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Syiar Pertanian & Dakwah Ketahanan Pangan, Diklat Nabung Ayam dan Pisang dalam Ekosistem Pertanian Terpadu Zero Cost

Admin by Admin
June 4, 2025
in Pendidikan, Pertanian
A A
0
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Rembang, 4 Juni 2025 — Dalam momentum peringatan nilai-nilai kebangsaan di bulan Juni, para pegiat sosial, petani, dan aktivis yayasan dari wilayah Pati Raya bersatu dalam sebuah kegiatan inspiratif bertajuk “Diklat Nabung Ayam & Pisang dalam Bingkai Ekosistem Pertanian Terpadu Zero Cost”. Acara digelar di ruang pertemuan Rumah Makan Prahu Kuno, Jl. Jenderal Sudirman, Rembang.

Mengusung tema besar “Dakwah Ilmu: Kepemimpinan, Pertanian & Peternakan dalam Cahaya Nubuwwah”, kegiatan ini menjadi titik temu antara visi spiritualitas, pemberdayaan umat, dan kemandirian pangan berbasis ekosistem terpadu.

“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” — HR. Bukhari dan Muslim

Konsep 1005, Membangun Ekosistem Mandiri di Lahan 1000 Meter Persegi

Dalam sesi utama, Ustadz Taufik, praktisi pertanian dari Kampus Literasi Alam Banana Garden Kudus, menjelaskan secara rinci model lahan pertanian terpadu seluas 1000 m² (dikenal dengan konsep 1005), yang dirancang sebagai berikut:

  • 500 m² untuk tanaman sayur (bayam, kangkung, sawi, waluh, dll),
  • 250 m² untuk kandang ayam kampung dan domba,
  • 120 m² kolam ikan air tawar,
  • 130 m² untuk gubug, gudang, dan fasilitas pendukung.

“Model ini bukan sekadar soal hasil tani dan ternak. Ia adalah sekolah kehidupan—mendidik karakter sabar, disiplin, tanggung jawab, dan keberanian untuk hidup dari tanah sendiri,” papar Taufik.

Berita Terkait

Dialog Gong Jinagong di Lereng Gunung Sumbing, Dua Sahabat, Ekologi, dan Kebangkitan Benih Nusantara

Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

Load More

Ayam Ngerami 21 Hari, Strategi Kepemimpinan Yayasan dari Kearifan Ternak

Dalam penjelasan reflektifnya, Taufik menyampaikan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan yayasan terletak pada kemampuan meniru sifat topo broto ayam kampung saat mengerami telur.

“Ayam kampung mengerami selama 21 hari tanpa banyak bergerak. Ia sabar, tekun, setia, dan penuh tanggung jawab. Jika spirit ini diadopsi oleh para penggiat yayasan—dalam program yang terukur, tepat waktu, dan dijalankan konsisten—maka insyaAllah yayasan akan tumbuh pesat,” ungkap Taufik.

Ia melanjutkan, kesuksesan bukan soal besar kecilnya modal, tapi tentang kedalaman tekad dan keberanian menjalani proses hingga tuntas. Jika itu dilakukan, para pelaku yayasan akan menjadi jalmo utama, manusia-manusia unggul yang layak menjadi khoiru ummah—umat terbaik yang membawa maslahat.

Dari Ilmu ke Aksi, Dakwah Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas

Kegiatan pelatihan ini tidak hanya menyajikan teori teknis, namun juga dimaknai sebagai bentuk dakwah reflektif. Mengutip QS. ‘Abasa, “Falyandzuril insanu ila tho’amih” – hendaklah manusia memperhatikan makanannya, para peserta diajak menyadari bahwa pangan bukan sekadar kebutuhan jasmani, tetapi amanah Ilahi yang harus dipenuhi secara halal, sehat, dan berkelanjutan.

Kolaborasi Sosial & Penguatan SDM

Shireng, S.H., motivator dan pakar hukum dari Universitas Muria Kudus, turut memperkuat sisi manajerial dalam pengelolaan yayasan. “Jika aset dan SDM dikelola dengan kolaboratif dan akuntabel, maka potensi sosial umat akan berkembang luar biasa. Pelatihan seperti ini adalah batu loncatan menuju kemandirian berbasis pangan dan komunitas,” ujarnya.

Sesi diskusi berlangsung hangat dan membumi:

  • Lukman Hakim dari Mayong, Jepara, membagikan kisah sukses panen kangkung organik di pekarangan rumah.
  • Warno dari Blora menyatakan kesiapannya memulai sistem 1005 di tanah miliknya.
  • Muhamin, pengusaha sayur dari Kudus, mengusulkan pembentukan demplot kolektif sebagai pusat pembelajaran.

Pesan Transformasi, Dari Sawah dan Kandang Menuju Indonesia Emas 2045

Sebagai penutup, para peserta diajak merenungkan kembali filosofi para Nabi yang menggembala domba, bertani, dan hidup menyatu dengan alam. Dari situ, tumbuh kesadaran bahwa dakwah bukan hanya berbentuk ceramah di mimbar, tetapi juga hidup di sawah, tumbuh di ladang, dan berdetak di kandang.

“Dari sawah, para Nabi belajar syukur. Dari kandang, mereka belajar sabar. Dari alam, mereka mengenal Tuhannya.

Kegiatan ini menjadi ikhtiar nyata membangun Indonesia yang kokoh dari akar rumput: melalui yayasan sosial yang mandiri, santri yang berdaya, dan pertanian yang kembali menyatu dengan ruh ketauhidan. (Rochmad Taufik)

Previous Post

Kisah Inspiratif Angelina Sondakh: Dari Jeruji Besi Menuju Cahaya Hidayah

Next Post

Kegiatan Sholat dan Khutbah Idul Adha 1446 H di Masjid Mujahidin Getas Pejaten Berlangsung Khidmat

RelatedPosts

Dialog Gong Jinagong di Lereng Gunung Sumbing, Dua Sahabat, Ekologi, dan Kebangkitan Benih Nusantara
Berita

Dialog Gong Jinagong di Lereng Gunung Sumbing, Dua Sahabat, Ekologi, dan Kebangkitan Benih Nusantara

June 11, 2026
Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas
Pertanian

Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

June 9, 2026
Lebih dari 90 Pecinta Organik Padati Skill Up KKJ, Rahasia “Dokter Tanaman” Jadi Sorotan
Pertanian

Lebih dari 90 Pecinta Organik Padati Skill Up KKJ, Rahasia “Dokter Tanaman” Jadi Sorotan

June 9, 2026
Kampung Literasi Alam PPR Banana Garden Kudus Gelar Workshop Integrated Farming dan Penguatan Mental Kemandirian Umat
Berita

Kampung Literasi Alam PPR Banana Garden Kudus Gelar Workshop Integrated Farming dan Penguatan Mental Kemandirian Umat

June 5, 2026
Momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Pertanian Kudus Kunjungi Kampung Literasi Alam PPPR BG Farm
Berita

Momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Pertanian Kudus Kunjungi Kampung Literasi Alam PPPR BG Farm

June 5, 2026
Usia Tua, Karya Tetap Berkibar: Purnabakti Polri, PKPPI, dan Pepabri Siapkan Tadabur Alam Hari Tani Nasional 2026
Berita

Usia Tua, Karya Tetap Berkibar: Purnabakti Polri, PKPPI, dan Pepabri Siapkan Tadabur Alam Hari Tani Nasional 2026

June 3, 2026
Next Post
Kegiatan Sholat dan Khutbah Idul Adha 1446 H di Masjid Mujahidin Getas Pejaten Berlangsung Khidmat

Kegiatan Sholat dan Khutbah Idul Adha 1446 H di Masjid Mujahidin Getas Pejaten Berlangsung Khidmat

RECOMMENDED NEWS

Hadiri Peringatan Hari Jadi Kalurahan Umbulharjo, Bupati Sleman Dorong Masyarakat Lestarikan Budaya

Hadiri Peringatan Hari Jadi Kalurahan Umbulharjo, Bupati Sleman Dorong Masyarakat Lestarikan Budaya

2 years ago
 Temu Tani Muhammadiyah Bangkitkan Kembali Kearifan Lokal di Bandongan, Magelang

 Temu Tani Muhammadiyah Bangkitkan Kembali Kearifan Lokal di Bandongan, Magelang

12 months ago
Lala Plays Games Resmi Dibuka

Lala Plays Games Resmi Dibuka

2 years ago
CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Dari P4S Menuju Singapura: Kebanggaan Bersama, Semangat Baru Petani Muda Indonesia
  • Dialog Gong Jinagong di Lereng Gunung Sumbing, Dua Sahabat, Ekologi, dan Kebangkitan Benih Nusantara
  • Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

Category

Recent News

Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

June 9, 2026
Lebih dari 90 Pecinta Organik Padati Skill Up KKJ, Rahasia “Dokter Tanaman” Jadi Sorotan

Lebih dari 90 Pecinta Organik Padati Skill Up KKJ, Rahasia “Dokter Tanaman” Jadi Sorotan

June 9, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved