Sunday, May 31, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Opini

Mimpi Menjadi Penulis — Saat Guru SD Menyalakan Api Literasi dari Ruang Kelas

Admin by Admin
February 26, 2026
in Opini
A A
0
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com. Magelang- Kegiatan pelatihan penulisan puisi bagi guru di SD Negeri Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo bukan sekadar agenda akademik biasa. Ia adalah penanda penting bahwa gerakan literasi sejati justru harus dimulai dari para guru—mereka yang setiap hari menanam benih bahasa, imajinasi, dan karakter pada anak-anak bangsa.

Kolaborasi bersama mahasiswa KKN Reguler 155 dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta menunjukkan bahwa perguruan tinggi dan sekolah dasar dapat bersinergi membangun ekosistem literasi dari akar rumput. Ketika dosen, mahasiswa, dan guru duduk bersama membicarakan puisi, sesungguhnya mereka sedang merancang masa depan budaya membaca dan menulis.

Menulis memang keterampilan bahasa yang paling kompleks. Ia menuntut kemampuan menyimak, berbicara, dan membaca yang matang. Karena itu, keberanian guru untuk mulai menulis—meski dari puisi sederhana—adalah lompatan mental yang besar. Dalam konteks pendidikan dasar, guru yang menulis bukan hanya menghasilkan karya, tetapi juga menjadi teladan nyata bahwa belajar adalah proses sepanjang hayat.

Pelatihan ini juga menunjukkan bahwa kreativitas tidak lahir secara instan. Ia tumbuh dari proses, latihan, dan keberanian mencoba. Fakta bahwa dalam tiga hari sudah terkumpul belasan puisi membuktikan satu hal: potensi itu sebenarnya sudah ada, hanya menunggu ruang dan pendampingan.

Lebih jauh, rencana penerbitan karya oleh penerbit memperlihatkan pendekatan yang komprehensif—tidak berhenti pada pelatihan, tetapi sampai pada produk nyata berupa buku. Ini penting, karena karya yang terbit akan memberi dampak psikologis besar bagi guru: rasa percaya diri, kebanggaan profesional, dan motivasi untuk terus berkarya.

Harapan Kepala Sekolah agar guru-guru bangkit menjadi penulis seperti tokoh sastra Indonesia bukanlah mimpi berlebihan. Sejarah menunjukkan banyak sastrawan besar lahir dari dunia pendidikan dan keprihatinan sosial, seperti:

Berita Terkait

Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi

PELOPOR ORGANIK DARI CIAMIS IKUT “DIKARANTINA” DI BBPP LEMBANG, SIAP CETAK GENERASI PERTANIAN MASA DEPAN

Load More
  • Buya Hamka
  • Sutan Takdir Alisyahbana
  • NH Dini
  • HB Jassin
  • Chairil Anwar
  • Musthofa Bisri
  • WS Rendra
  • Emha Ainun Nadjib

Mereka tidak lahir dari ruang hampa, melainkan dari kebiasaan membaca, merenung, dan menulis secara konsisten.

Dalam perspektif yang lebih luas, guru yang menulis akan melahirkan murid yang berpikir. Murid yang berpikir akan melahirkan masyarakat yang beradab. Dan masyarakat beradab adalah fondasi kemajuan bangsa.

Karena itu, mimpi menjadi penulis bagi guru SD bukan sekadar ambisi personal, melainkan investasi peradaban. Dari tangan guru yang menulis, lahir generasi yang mampu mengungkapkan gagasan, merawat empati, dan membangun Indonesia dengan kata-kata yang mencerahkan.

Jika kegiatan seperti ini berlanjut dan menyebar ke sekolah-sekolah lain, bukan mustahil Kulonprogo akan dikenal bukan hanya sebagai daerah agraris dan pesisir, tetapi juga sebagai lumbung penulis yang lahir dari ruang kelas sekolah dasar.

Pada akhirnya, ketika guru mulai menulis, sesungguhnya mereka sedang mengajari murid bahwa mimpi itu bisa ditulis — lalu diwujudkan.  ( Rochmad Taufiq)

Previous Post

Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah

Next Post

Menjemput Mustajabnya Doa di Jumat Ramadhan Bersama Anak-Anak Yatim AN NABA

RelatedPosts

Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi
Opini

Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi

May 28, 2026
PELOPOR ORGANIK DARI CIAMIS IKUT “DIKARANTINA” DI BBPP LEMBANG, SIAP CETAK GENERASI PERTANIAN MASA DEPAN
Berita

PELOPOR ORGANIK DARI CIAMIS IKUT “DIKARANTINA” DI BBPP LEMBANG, SIAP CETAK GENERASI PERTANIAN MASA DEPAN

May 20, 2026
Menghidupkan Tanah, Menghidupkan Kemandirian Umat
Opini

Menghidupkan Tanah, Menghidupkan Kemandirian Umat

May 12, 2026
Mengganti Pisau Jagal dengan Barcode  Antara Teknologi, Krisis Lingkungan, dan Masa Depan Ibadah Kurban
Opini

Mengganti Pisau Jagal dengan Barcode Antara Teknologi, Krisis Lingkungan, dan Masa Depan Ibadah Kurban

May 9, 2026
Jajar Legowo, Inovasi Cerdas Menuju Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Indonesia
Opini

Jajar Legowo, Inovasi Cerdas Menuju Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Indonesia

May 8, 2026
Humus Bambu dan Masa Depan Pertanian Kita
Opini

Humus Bambu dan Masa Depan Pertanian Kita

May 1, 2026
Next Post
Menjemput Mustajabnya Doa di Jumat Ramadhan Bersama Anak-Anak Yatim AN NABA

Menjemput Mustajabnya Doa di Jumat Ramadhan Bersama Anak-Anak Yatim AN NABA

RECOMMENDED NEWS

Kenalkan Keunikan dan Kekayaan Budaya, Pemkab Sleman Luncurkan Buku “Sleman Memang Beda”

Kenalkan Keunikan dan Kekayaan Budaya, Pemkab Sleman Luncurkan Buku “Sleman Memang Beda”

2 years ago
Pembangunan Musholla Annur dan Panti Asuhan Yafiha Membawa Harapan di Desa Krajan, Salatigaa

Pembangunan Musholla Annur dan Panti Asuhan Yafiha Membawa Harapan di Desa Krajan, Salatigaa

2 years ago
Pelatihan Guide Profesional: Sinergi FKBN, HPI Kudus, dan PT Ligasartika Berkah Wisata Ciptakan SDM Pariwisata Tangguh

Pelatihan Guide Profesional: Sinergi FKBN, HPI Kudus, dan PT Ligasartika Berkah Wisata Ciptakan SDM Pariwisata Tangguh

10 months ago
Sosialisasi Pengumpulan Dana dan Barang di Banjarnegara: Memperkuat Fondasi Kesejahteraan Sosial

Sosialisasi Pengumpulan Dana dan Barang di Banjarnegara: Memperkuat Fondasi Kesejahteraan Sosial

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban
  • Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi
  • MERIAH DAN MENGINSPIRASI..! FASHION SHOW “GOOD FRIENDS” DI MALL MALIOBORO YOGYAKARTA JADI AJANG BANGUN PERCAYA DIRI DAN PERSAHABATAN

Category

Recent News

CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban

CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban

May 29, 2026
Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi

Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi

May 28, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved