Monday, October 26, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Gali Potensi Herbal Lokal, Mahasiswa KKN UNW Kembangkan Taman TOGA “Bagas Waras” di Gondoriyo

Admin by Admin
August 26, 2025
in Berita
A A
0
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com-Semarang — Mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gondoriyo, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, berinovasi mengembangkan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang diberi nama “Bagas Waras”. Kegiatan KKN ini berlangsung sejak 28 Juli hingga 27 Agustus 2025 dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan melalui program-program unggulan berbasis pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu fokus utama mahasiswa KKN di Dusun Setro, Desa Gondoriyo, adalah pengembangan Taman TOGA “Bagas Waras” yang sebelumnya telah dirintis oleh Bapak Sarju. Sebelum adanya program ini, taman tersebut masih terbatas dari segi jumlah dan variasi tanaman obat. Melihat potensi besar yang ada, mahasiswa berinisiatif mengembangkan taman ini, baik dari sisi koleksi tanaman, edukasi pemanfaatan herbal, maupun pelatihan pengolahan sederhana untuk pengobatan rumahan.

*Edukasi Herbal dan Pemanfaatannya*

Program ini memberikan edukasi kesehatan berbasis tanaman obat kepada masyarakat, mengenalkan berbagai jenis herbal beserta khasiat dan cara pengolahannya. Beberapa tanaman yang menjadi fokus edukasi antara lain:

Berita Terkait

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Load More

Bunga Telang
Khasiat: melancarkan buang air kecil, detoks alami, melancarkan haid, mengatasi penyakit kulit, membersihkan mata, dan meredakan sakit telinga.
Cara pengolahan: Rebus 0,3 gram bunga telang kering dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas, lalu minum 2 kali sehari.

Daun Bidara
Khasiat: menyembuhkan luka, anti-infeksi, mengatasi penyakit kulit, penurun demam, melancarkan pencernaan, serta memperkuat rambut.
Pemakaian luar: Tumbuk 10 lembar daun bidara segar, tempelkan pada bagian luka atau gatal.
Pemakaian dalam: Rebus 7–10 lembar daun dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu minum 1 kali sehari selama 5 hari.

Jahe Merah
Khasiat: meredakan nyeri, mengurangi peradangan, mengatasi mual, menurunkan kolesterol, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menghangatkan badan.
Cara pengolahan: Rebus 1–2 ruas jahe merah segar dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, tambahkan perasan jeruk nipis, minum 1–2 kali sehari.

*Sinergi Mahasiswa, Warga, dan Pemerintah Desa*

Dr. Arista Candra Irawati, SH., MH.Adv, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), menegaskan bahwa keberadaan Taman TOGA di Dusun Setro merupakan langkah strategis untuk melestarikan pengetahuan lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengobatan alami.

“Taman TOGA bukan sekadar sarana penghijauan, tetapi juga pusat edukasi dan pelestarian pengetahuan herbal. Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati, sehingga sudah saatnya kita kembali ke alam untuk menjaga kesehatan dengan cara yang aman, alami, dan terjangkau,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bapak Sarju, perintis awal taman, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bimbingan mahasiswa.

“Selama ini kami menanam TOGA hanya berdasarkan kebiasaan, tanpa tahu manfaat dan cara pengolahannya. Dengan adanya mahasiswa, pengetahuan kami bertambah, dan koleksi tanaman juga semakin lengkap,” ungkapnya.

Kepala Desa Gondoriyo, Bapak Arisno, turut memberikan dukungan penuh. Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN tidak hanya membantu dari sisi fisik taman, tetapi juga meningkatkan kapasitas pengetahuan masyarakat.

“Sinergi antara mahasiswa, warga, dan pemerintah desa menghasilkan taman yang bermanfaat. Kami berharap Taman TOGA ‘Bagas Waras’ bisa menjadi contoh bagi dusun-dusun lain,” jelasnya.

*Membangun Desa Berbasis Kearifan Lokal*

Dengan adanya pengembangan Taman TOGA “Bagas Waras”, mahasiswa KKN UNW tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan desa. Program ini memadukan kearifan lokal, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat sehingga diharapkan dapat menjadi model keberlanjutan untuk desa-desa lain di wilayah Kecamatan Bergas dan sekitarnya. (Rochmad)

Previous Post

Kisah Inspiratif Dr. Carto Nuryanto Sepeda Antik, Dua Domba, dan Jejak Para Sahabat Nabi ﷺ

Next Post

Warung Makan Barokah Bu Tik, Kuliner Sederhana dengan Rasa Istimewa di Tumpang Krasak

RelatedPosts

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
Berita

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

October 21, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa
Berita

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat
Berita

Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat

October 13, 2026
PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
Berita

Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah

October 11, 2026
PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
Berita

PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang

October 10, 2026
Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan
Berita

Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan

October 7, 2026
Next Post
Warung Makan Barokah Bu Tik, Kuliner Sederhana dengan Rasa Istimewa di Tumpang Krasak

Warung Makan Barokah Bu Tik, Kuliner Sederhana dengan Rasa Istimewa di Tumpang Krasak

RECOMMENDED NEWS

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

2 years ago
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

6 months ago

2 years ago
Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
  • JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA
  • Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Category

Recent News

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved