Saturday, June 13, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pertanian

Rempah Legendaris dalam Relief Borobudur: Mengungkap Nilai Sejarah dan Budaya Cabe Jawa Komunitas Kagama Cabe Jawa

Admin by Admin
May 17, 2024
in Pertanian
A A
0
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com. Jogjakarta – Komunitas Cabe Jamu KAGAMA mengadakan pertemuan diskusi di rumah Mbak Titin, seorang penggiat cabe jamu di Godean, Yogyakarta, pada hari Kamis, 16 Mei 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan dan menggali lebih banyak lagi dalam peran Cabe Jawa, rempah-rempah yang tak hanya penting dalam kuliner namun juga memiliki tempat terhormat dalam sejarah Indonesia, khususnya dalam relief Candi Borobudur.

 

Cabe Jawa, dikenal ilmiah sebagai Piper retrofractum atau Java long pepper, merupakan bumbu penting dalam masakan dan pengobatan tradisional Indonesia. Keberadaannya juga tercatat dalam peninggalan sejarah, termasuk relief di Candi Borobudur, monumen Buddha terbesar di dunia yang dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 oleh Dinasti Syailendra di Jawa Tengah.

 

Berita Terkait

Dokter Tanaman Ungkap Rahasia Durian Beromzet Rp450 Juta Sekali Panen

Dari P4S Menuju Singapura: Kebanggaan Bersama, Semangat Baru Petani Muda Indonesia

Load More

Relief di Borobudur menggambarkan berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk flora, fauna, dan kegiatan masyarakat. Cabe Jawa muncul dalam adegan-adegan yang menggambarkan aktivitas perdagangan dan pertanian, menandakan pentingnya rempah-rempah dalam perekonomian dan sosial masyarakat Jawa kuno. Hal ini menunjukkan bahwa Cabe Jawa adalah salah satu komoditas yang menjual tidak hanya di pasar lokal tetapi juga internasional.

 

Selain itu, relief tersebut juga menunjukkan penggunaan tanaman obat dalam kehidupan sehari-hari. Cabe Jawa, yang dikenal memiliki sifat penghangat, sering digunakan dalam pengobatan tradisional, termasuk jamu, menegaskan perannya dalam kesehatan masyarakat.

 

Pentingnya Cabe Jawa tidak hanya terbatas pada aspek ekonomi dan kesehatan, tetapi juga mencerminkan pandangan kosmologis dan hubungan manusia dengan alam dalam konteks budaya Jawa. Penanaman dan penggunaan rempah-rempah seperti Cabe Jawa dapat mencerminkan nilai-nilai budaya yang mendalam.

 

Diskusi di rumah Mbak Titin dihadiri oleh para pakar KAGAMA dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan, yang semakin memperkaya materi diskusi. Beberapa di antaranya adalah Zaim, pakar dalam menganalisis prospek budidaya Cabe Jawa dan peluangnya di pasar ekspor, Agoes dari Karanganyar, seorang praktisi jamu Jawa yang telah mengembangkan ratusan bibit Cabe Jawa, serta Fajar Nugroho dan Lilik, penggiat petani cabe jamu di Kabupaten Sleman yang telah memiliki puluhan petani binaan.

 

Meskipun disiplin ilmunya berbeda, seluruh peserta diskusi fokus pada dunia pertanian, khususnya Cabe Jawa. Diskusi ini tidak hanya menghidupkan kembali minat pada tradisi lama, tetapi juga menyoroti bagaimana pengetahuan tradisional dapat memberikan wawasan berharga untuk masa depan. Dengan memahami nilai sejarah dan budaya Cabe Jawa, kita dapat lebih menghargai kekayaan budaya yang telah diwariskan nenek moyang.

Berita ini disusun oleh komuditas cabe jamu Kagama, berupaya membawa pembaca lebih dekat dengan warisan budaya yang kaya akan sejarah dan nilai yang diabadikan dalam ukiran masa lalu. (gila)

 

 

 

 

 

 

Previous Post

Kustini Hadiri Kegiatan Forkom KWT, Penyuluh Pertanian Swadaya dan Petani Milenial di Embung Jetis Suruh

Next Post

Syukuran dan Halal Bihalal ‘Guyub Rukun’ di Kampus Literasi Alam Banan Garden: Pesta Komunitas dengan Tengkleng Domba

RelatedPosts

Dokter Tanaman Ungkap Rahasia Durian Beromzet Rp450 Juta Sekali Panen
Berita

Dokter Tanaman Ungkap Rahasia Durian Beromzet Rp450 Juta Sekali Panen

June 13, 2026
Dari P4S Menuju Singapura: Kebanggaan Bersama, Semangat Baru Petani Muda Indonesia
Berita

Dari P4S Menuju Singapura: Kebanggaan Bersama, Semangat Baru Petani Muda Indonesia

June 12, 2026
Dialog Gong Jinagong di Lereng Gunung Sumbing, Dua Sahabat, Ekologi, dan Kebangkitan Benih Nusantara
Berita

Dialog Gong Jinagong di Lereng Gunung Sumbing, Dua Sahabat, Ekologi, dan Kebangkitan Benih Nusantara

June 11, 2026
Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas
Pertanian

Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

June 9, 2026
Lebih dari 90 Pecinta Organik Padati Skill Up KKJ, Rahasia “Dokter Tanaman” Jadi Sorotan
Pertanian

Lebih dari 90 Pecinta Organik Padati Skill Up KKJ, Rahasia “Dokter Tanaman” Jadi Sorotan

June 9, 2026
Kampung Literasi Alam PPR Banana Garden Kudus Gelar Workshop Integrated Farming dan Penguatan Mental Kemandirian Umat
Berita

Kampung Literasi Alam PPR Banana Garden Kudus Gelar Workshop Integrated Farming dan Penguatan Mental Kemandirian Umat

June 5, 2026
Next Post
Syukuran dan Halal Bihalal ‘Guyub Rukun’ di Kampus Literasi Alam Banan Garden: Pesta Komunitas dengan Tengkleng Domba

Syukuran dan Halal Bihalal 'Guyub Rukun' di Kampus Literasi Alam Banan Garden: Pesta Komunitas dengan Tengkleng Domba

RECOMMENDED NEWS

Semangat Baru Pegiat Pertanian Organik PCM Salam, Menuju Ekonomi Terpadu Zero Cost

Semangat Baru Pegiat Pertanian Organik PCM Salam, Menuju Ekonomi Terpadu Zero Cost

1 year ago
Rapat Koordinasi Pengurus FKBN Kabupaten Kudus, Persiapan Menuju 2025 dengan Semangat Bela Negara

Rapat Koordinasi Pengurus FKBN Kabupaten Kudus, Persiapan Menuju 2025 dengan Semangat Bela Negara

1 year ago
Operasi Gabungan Kudus Tutup Kafe Karaoke, Puluhan Botol Miras Disita

Operasi Gabungan Kudus Tutup Kafe Karaoke, Puluhan Botol Miras Disita

2 years ago
Alumnus BSM 37 Taufiq dan Para UMKM JBO Kudus Bangun Sinergi Kebersamaan

Alumnus BSM 37 Taufiq dan Para UMKM JBO Kudus Bangun Sinergi Kebersamaan

8 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Dokter Tanaman Ungkap Rahasia Durian Beromzet Rp450 Juta Sekali Panen
  • Dari P4S Menuju Singapura: Kebanggaan Bersama, Semangat Baru Petani Muda Indonesia
  • Dialog Gong Jinagong di Lereng Gunung Sumbing, Dua Sahabat, Ekologi, dan Kebangkitan Benih Nusantara

Category

Recent News

Dokter Tanaman Ungkap Rahasia Durian Beromzet Rp450 Juta Sekali Panen

Dokter Tanaman Ungkap Rahasia Durian Beromzet Rp450 Juta Sekali Panen

June 13, 2026
Dari P4S Menuju Singapura: Kebanggaan Bersama, Semangat Baru Petani Muda Indonesia

Dari P4S Menuju Singapura: Kebanggaan Bersama, Semangat Baru Petani Muda Indonesia

June 12, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved