Saturday, November 7, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Sorgum, Masa Depan Kedaulatan Pangan: Tahan Perubahan Iklim, Kaya Nutrisi, Muhammadiyah Magelang Siapkan Benih dan Lahan Percontohan

Admin by Admin
November 7, 2026
in Berita
A A
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com. MAGELANG – Di tengah tantangan perubahan iklim (*climate change*), ancaman kekeringan, dan ketergantungan masyarakat terhadap beras, sorgum mulai dilirik sebagai salah satu solusi strategis untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Tanaman sorgum memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pangan alternatif maupun pelengkap beras. Selain relatif mudah dibudidayakan, sorgum dikenal memiliki daya adaptasi yang baik terhadap kondisi lahan kering dan keterbatasan air. Karakteristik tersebut menjadikannya salah satu komoditas yang menjanjikan dalam menghadapi perubahan iklim.

Hal tersebut disampaikan Ustaz Noeryoso, Ketua Pemberdayaan Ekonomi Muhammadiyah. Menurutnya, sorgum bukan sekadar tanaman pangan alternatif, tetapi juga peluang ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Sorgum merupakan pangan alternatif yang mudah dikembangkan, kaya nutrisi, dan menjadi sumber energi. Potensinya sangat besar, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang kesejahteraan bagi petani,” terang Ustaz Noeryoso.

Berita Terkait

UNW Anugerahkan Gelar Profesor Emeritus kepada Dua Guru Besar, Teguhkan Komitmen Membangun Peradaban Hukum

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Load More

**MPM PDM Magelang Dipercaya Memproduksi Benih Sorgum**

Langkah konkret pengembangan komoditas ini mulai dilakukan di Kabupaten Magelang. Muhammadiyah melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang tengah giat mengembangkan sorgum.

Bahkan, MPM PDM Kabupaten Magelang mendapatkan kepercayaan untuk memproduksi benih sorgum sebagai bagian dari upaya memperluas pengembangan tanaman pangan alternatif tersebut.

Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat akan disiapkan lahan seluas **1 hektare untuk pengembangan dan percontohan budidaya sorgum**. Tahap awal ini diharapkan menjadi fondasi untuk memperluas penanaman pada tahap berikutnya.

“Untuk tahap awal, dalam waktu dekat kami akan menyiapkan lahan seluas satu hektare. Selanjutnya, pengembangan akan terus diperluas dengan menggandeng dan bekerja sama dengan para petani lainnya, sehingga ke depan dapat dikembangkan pada area yang lebih luas,” terang Ustaz Noeryoso.

Menurutnya, keterlibatan petani menjadi kunci keberhasilan program. Dengan pola kemitraan dan pemberdayaan, petani tidak hanya menjadi pelaksana budidaya, tetapi juga bagian penting dari rantai usaha sorgum, mulai dari penyediaan benih, penanaman, panen, pengolahan hingga pemasaran.

**Dari Benih hingga Pasar: Membangun Ekosistem Ekonomi Petani**

Pengembangan sorgum perlu dilakukan secara terpadu agar tidak berhenti sebatas gerakan menanam. Ada beberapa langkah strategis yang dapat diperkuat.

Pertama, penguatan produksi benih berkualitas dengan memastikan kemurnian varietas, daya kecambah, dan ketersediaannya bagi petani.

Kedua, membangun lahan percontohan sebagai sarana edukasi dan pembelajaran langsung mengenai teknik budidaya, pemupukan organik, pengelolaan air, serta penanganan hama dan penyakit.

Ketiga, mendorong hilirisasi dan pengolahan hasil panen. Sorgum dapat dikembangkan menjadi beragam produk pangan, seperti beras sorgum, tepung, bubur, makanan ringan, dan aneka produk olahan bernilai ekonomi.

Keempat, membangun kemitraan dan kepastian pasar melalui koperasi petani, UMKM, pesantren, lembaga pendidikan, serta jaringan usaha Muhammadiyah.

Kelima, mengintegrasikan sorgum dengan pertanian berkelanjutan, termasuk pemanfaatan pupuk organik, konservasi air, dan pemanfaatan biomassa tanaman.

**Muhammadiyah dan Gerakan Kemandirian Pangan**

Inisiatif MPM PDM Kabupaten Magelang ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan pangan lokal sesuai potensi wilayah masing-masing.

Di tengah tantangan global, diversifikasi pangan menjadi kebutuhan penting. Ketahanan pangan tidak seharusnya hanya bertumpu pada satu komoditas, tetapi dibangun melalui keberagaman sumber pangan yang tersedia di setiap daerah.

Keberhasilan gerakan sorgum tidak hanya diukur dari luas lahan yang ditanami atau jumlah hasil panen, tetapi juga dari seberapa besar peningkatan pendapatan petani dan seberapa kuat kemandirian pangan masyarakat.

**Sorgum bukan sekadar alternatif beras. Sorgum adalah peluang, inovasi, dan ikhtiar membangun masa depan pertanian yang tangguh menghadapi perubahan iklim.**

Dari satu hektare lahan percontohan, diharapkan tumbuh gerakan yang lebih besar: melibatkan banyak petani, membuka lapangan usaha, memperkuat kemandirian pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

*Petani berdaya, pangan berdaulat, lingkungan terawat, dan ekonomi umat semakin kuat.* (Rochmad / jurnalis ipama )

Previous Post

Mushola Baitul Jannah BG Farm: Sabar dalam Membangun, Ikhlas Berwakaf, Menanam Amal Jariyah

RelatedPosts

UNW Anugerahkan Gelar Profesor Emeritus kepada Dua Guru Besar, Teguhkan Komitmen Membangun Peradaban Hukum
Berita

UNW Anugerahkan Gelar Profesor Emeritus kepada Dua Guru Besar, Teguhkan Komitmen Membangun Peradaban Hukum

November 6, 2026
Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus
Berita

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara
Berita

Harlah Ke-2, Bakorda FKBN Kudus Kirim Kader dan Duta Remaja Ikuti Diklat Bela Negara

October 30, 2026
OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN
Berita

OBROLAN SANTAI DI PAMULARSIH, MERAJUT GAGASAN BESAR UNTUK GENERASI MASA DEPAN

October 27, 2026
IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
Berita

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

October 21, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa
Berita

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026

RECOMMENDED NEWS

Dr. Carto Nuryanto dan Dr. Sukresna Hadiri dan Meriahkan HUT ke-45 Pemuda Panca Marga Kabupaten Kudus

Dr. Carto Nuryanto dan Dr. Sukresna Hadiri dan Meriahkan HUT ke-45 Pemuda Panca Marga Kabupaten Kudus

9 months ago
Bupati dan Wabup Sleman Cek Kesiapan Dishub Sleman Dalam Menyambut Lebaran 2025

Bupati dan Wabup Sleman Cek Kesiapan Dishub Sleman Dalam Menyambut Lebaran 2025

2 years ago
Inspirasi dan Strategi Sukses dalam Bisnis: Iftar Gathering HIPMI PT UPN “Veteran” Yogyakarta

Inspirasi dan Strategi Sukses dalam Bisnis: Iftar Gathering HIPMI PT UPN “Veteran” Yogyakarta

2 years ago
Kerjasama Strategis antara HIPMI Peduli BPC Sleman dan KODIM Sleman untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045

Kerjasama HIPMI dan KODIM Sleman: Langkah Besar Menuju Indonesia Emas 2045

3 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Sorgum, Masa Depan Kedaulatan Pangan: Tahan Perubahan Iklim, Kaya Nutrisi, Muhammadiyah Magelang Siapkan Benih dan Lahan Percontohan
  • Mushola Baitul Jannah BG Farm: Sabar dalam Membangun, Ikhlas Berwakaf, Menanam Amal Jariyah
  • UNW Anugerahkan Gelar Profesor Emeritus kepada Dua Guru Besar, Teguhkan Komitmen Membangun Peradaban Hukum

Category

Recent News

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi

Dialog Nasional Tobat Ekologis di Yogyakarta: Saatnya Berhenti Merusak, Bergerak Memulihkan Bumi

October 30, 2026
Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

Mahasiswa S2 Universitas Ngudi Waluyo Semarang Gelar Workshop Hukum dan Pertanian Terpadu di United Square Kudus

October 30, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved