Saturday, August 29, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Agama

Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip

Admin by Admin
August 29, 2026
in Agama, Bisnis
A A
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

JurnalJatengNews.com — KUDUS — Sebuah pesan singkat di grup FKBN pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tiba-tiba mengubah suasana.

Di Group FKBN membagikan kabar bahwa Bapak H. Syafi’i telah berpulang ke Rahmatullah pukul 14.38 WIB.

Ucapan Innalillahi wa inna ilaihi raji’un segera bermunculan. Para kolega menyampaikan belasungkawa dan memanjatkan doa untuk almarhum.

Bapak H. Syafi’i merupakan ayahanda Ibu Endhah Endhayani, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, sekaligus mertua Bapak Samani Intakoris, Bupati Kudus.

Berita Terkait

Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

Silaturahim Jamaah Haji, Menumbuhkan Tadabur dan Kekuatan Berjamaah untuk Kemaslahatan Umat

Load More

Almarhum dimakamkan pada hari yang sama di wilayah Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Namun, kabar itu tidak berhenti sebagai berita tentang seseorang yang meninggal.

Ia menjadi pengingat bagi kita yang masih hidup.

Hari ini nama H. Syafi’i yang disebut. Besok, kita tidak pernah tahu nama siapa yang akan menyusul.

Takziah dari Berbagai Kalangan

Malam harinya, sejumlah kolega hadir di rumah duka untuk menyampaikan takziah dan memberikan dukungan kepada keluarga.

Hadir antara lain Dandim 0722 Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, S.Sos., M.Han, Dr. Carto Nuryanto selaku Ketua PP POLRI sekaligus Penasehat FKBN dan Penasehat PPR bG Farm, sejumlah pejabat utama Kabupaten Kudus, Ketua Muhammadiyah.K.H. Noor Muslikhan, S.Sos, para KH/kyai, serta kolega lainnya.

Mereka datang membawa doa, empati, dan penguatan bagi keluarga yang sedang kehilangan.

Sebab dalam suasana duka, terkadang kehadiran jauh lebih berarti daripada banyak kata.

Tiga Perkara yang Tetap Mengalir

Dalam tausiahnya, KH/Kyai menyampaikan pesan sederhana yang seharusnya menjadi renungan setiap orang.

Ketika manusia telah meninggal dunia, ada tiga perkara yang pahalanya tetap mengalir:

Doa anak yang saleh.
Amal jariyah.
Ilmu yang bermanfaat.

Tiga perkara tersebut mengingatkan kita bahwa kehidupan tidak hanya tentang bagaimana kita hidup, tetapi juga apa yang kita tinggalkan setelah kita pergi.

Anak yang baik akan terus mendoakan.

Amal jariyah akan terus memberikan manfaat.

Dan ilmu yang bermanfaat akan terus hidup melalui orang-orang yang mengamalkannya.

Jangan Menunggu Kematian untuk Berdamai

Kematian mengajarkan satu hal yang sering kita lupakan: hidup ini singkat.

Jabatan akan ditinggalkan.

Harta akan ditinggalkan.

Rumah dan kendaraan akan ditinggalkan.

Bahkan orang-orang yang paling kita cintai pada akhirnya hanya mampu mengantar kita sampai ke liang lahat.

Setelah itu, kita sendiri yang mempertanggungjawabkan apa yang telah kita lakukan.

Karena itu, selagi masih ada kesempatan, jangan terlalu lama menyimpan marah.

Jika ada hubungan yang renggang, sambung kembali.

Jika pernah bersalah, mintalah maaf.

Jika disakiti, belajarlah memaafkan.

Berdamai bukan berarti kalah. Memaafkan bukan berarti lemah. Menurunkan ego bukan berarti kehilangan harga diri.

Sebelum Kita Menjadi Sebuah Pesan

Tidak ada seorang pun yang tahu kapan waktunya tiba.

Bisa jadi suatu hari nanti, di sebuah grup WhatsApp, akan muncul pesan:

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah…”

Orang-orang akan membaca nama kita.

Keluarga akan menangis.

Teman dan kolega akan mengirim doa.

Tetapi pada saat itu, kita sudah tidak mempunyai kesempatan untuk menambah satu amal pun.

Maka jangan menunggu sakit untuk mendekat kepada Allah.

Jangan menunggu tua untuk berbuat baik.

Jangan menunggu kehilangan untuk menghargai keluarga.

Dan jangan menunggu kematian untuk belajar memaafkan.

Siapkan bekal pulang selagi masih diberi waktu.

Doa untuk Almarhum

Semoga Allah SWT mengampuni dosa dan kekhilafan Bapak H. Syafi’i, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, menerangi tempat peristirahatannya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.

Semoga keluarga yang ditinggalkan, khususnya Ibu Endhah Endhayani dan Bapak Samani Intakoris, diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan.

Dan semoga kita yang masih hidup mampu mengambil hikmah dari kepergian beliau.

Sebab kematian bukan hanya tentang mereka yang pergi. Kematian juga sedang berbicara kepada kita yang masih tinggal.

Suatu saat nanti, kita pun akan pulang.

Maka sebelum waktu itu tiba, mari memperbanyak amal, memperbaiki silaturahmi, menebar manfaat, memperbanyak ilmu yang bermanfaat, serta membersihkan hati dari dendam dan permusuhan.

Karena pada akhirnya, yang kita bawa pulang bukanlah apa yang kita miliki, tetapi apa yang telah kita lakukan.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Semoga almarhum husnul khatimah dan kita semua dipanggil Allah SWT dalam keadaan membawa bekal terbaik.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
(Rochmad Taufiq).

Previous Post

Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

RelatedPosts

Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat
Agama

Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

August 22, 2026
Silaturahim Jamaah Haji, Menumbuhkan Tadabur dan Kekuatan Berjamaah untuk Kemaslahatan Umat
Agama

Silaturahim Jamaah Haji, Menumbuhkan Tadabur dan Kekuatan Berjamaah untuk Kemaslahatan Umat

July 19, 2026
Ngopi Sore, Ngaji Tani, dan Tadabur Alam Menumbuhkan Semangat Hijrah Kekinian
Agama

Ngopi Sore, Ngaji Tani, dan Tadabur Alam Menumbuhkan Semangat Hijrah Kekinian

July 15, 2026
Kolaborasi Orang-Orang Beriman Menorehkan Tinta Emas di Pondok Literasi Alam PPR BG Farm
Agama

Kolaborasi Orang-Orang Beriman Menorehkan Tinta Emas di Pondok Literasi Alam PPR BG Farm

July 14, 2026
Harta yang Mengalir, Berkah yang Mengalir
Agama

Harta yang Mengalir, Berkah yang Mengalir

June 25, 2026
Agama

SERUAN / SYIAR HIBAH & WAKAF MUSHOLA PPR BG FARM KUDUS 

June 21, 2026

RECOMMENDED NEWS

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

6 months ago
PERTANIAN PRESISI, SOLUSI STRATEGIS MENUJU KEDAULATAN PANGAN NASIONAL

PERTANIAN PRESISI, SOLUSI STRATEGIS MENUJU KEDAULATAN PANGAN NASIONAL

5 months ago
Ngopi & Ngeteh Rasa Nusantara, singkong ketan Inspirasi Bisnis Daun Pisang dari Salam Magelang

Ngopi & Ngeteh Rasa Nusantara, singkong ketan Inspirasi Bisnis Daun Pisang dari Salam Magelang

1 year ago
Santri Cahaya Semesta Salam: Mengaji, Bertani, dan Menjadi Calon Petani Kaya

Santri Cahaya Semesta Salam: Mengaji, Bertani, dan Menjadi Calon Petani Kaya

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip
  • Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat
  • Dari Kebun Pisang Menjadi Sarjana Hukum, Rochmad Raih Predikat Wisudawan Terbaik Prodi Hukum

Category

Recent News

Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

August 22, 2026
Dari Kebun Pisang Menjadi Sarjana Hukum, Rochmad Raih Predikat Wisudawan Terbaik Prodi Hukum

Dari Kebun Pisang Menjadi Sarjana Hukum, Rochmad Raih Predikat Wisudawan Terbaik Prodi Hukum

August 19, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved