Wednesday, October 21, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Ngopi Pagi di Tengah Hutan Jati, Diskusi Kemandirian Ekonomi Bersama Petani Lokal Desa Pengkolrejo, Jati Blora

Admin by Admin
January 9, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com. Blora — Kamis 08/01/26. Pagi yang masih basah oleh embun, tepat selepas Subuh, menjadi saksi perjalanan penuh hikmah yang dilakukan Ustadz Kusno bersama para kolega, termasuk Taufiq, menuju Desa
Rejosari, Pengkoljagong, Kec. Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Menyusuri jalan sunyi di tengah hutan jati Randublatung, di bawah naungan randu dan klopo ala kearifan Samin, perjalanan kurang lebih satu jam itu menghadirkan banyak pelajaran kehidupan.

Hamparan hijau tanaman jagung, tegaknya pohon jati, serta luasnya tanah yang terhampar seolah berbicara pelan,
desa ini kaya, tinggal bagaimana dikelola dengan ilmu, kesabaran, dan keberanian memulai.

Setibanya di Dusun Pengkol jagong rombongan disambut hangat di rumah Rudiyanto, seorang petani lokal yang masih memegang kuat nilai-nilai kearifan desa.
Di sekitar rumahnya tumbuh beragam komoditas, cabe Jawa, singkong, jagung, blewah, dan tanaman pangan lainnya. Semua ini menjadi potensi besar, khususnya sebagai bahan baku pakan ternak yang murah dan berkelanjutan.

Di sinilah diskusi ngopi dimulai.
Dengan suguhan kopi hitam khas desa dan singkong goreng yang gempo serta gurih, obrolan mengalir hangat dan penuh makna. Bukan sekadar ngopi, tapi ngopi sambil menyusun masa depan desa.

Dalam diskusi tersebut, Ustadz Kusno alumnus BSM dan juga pengasuh pondok yamisra Blora memaparkan konsep “Nabung Ayam”, sebuah strategi kemandirian ekonomi desa yang sederhana namun terukur.
Dengan modal awal 10 ekor ayam betina dan 1 ekor jantan, memanfaatkan pakan lokal yang melimpah, serta manajemen yang istiqomah, dalam jangka 3 tahun terbuka peluang besar menjadi milyarder desa—bukan karena spekulasi, melainkan dari akumulasi aset ternak yang terus berkembang.

Berita Terkait

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

Load More

Yang menambah keyakinan warga, Ustadz Kusno dan Taufiq menegaskan jaminan pasar.
“Kalau ayamnya sudah banyak, persoalan pasar insyaAllah kami siap menerima,” tegas Taufiq.
Ia menjelaskan, kapasitas penyerapan pasar saat ini mencapai 300 ekor per hari, ada sebuah warung makan yang siap menerima ayam kampung .
“Artinya, untuk menjaga keberlanjutan suplai 300 ekor per hari, stok di kandang harus disiapkan sekitar 9.000 ekor,” tambahnya.

Pernyataan ini menjadi angin segar, karena peternak tidak hanya diajak produksi, tetapi juga dipastikan ada hilir dan kepastian pasar.

Respon Rudiyanto pun sangat antusias.
Ia menyambut konsep ini dengan keyakinan penuh dan menyatakan siap mengeksekusi dalam waktu dekat. Bahkan, lahan seluas ±1.000 m² di dekat rumahnya telah disiapkan untuk kandang ayam.
Sebagai ciri khas kearifan lokal, pagar lahan akan dibuat dari singkong sebagai pagar hidup, sekaligus menjadi cadangan pangan dan pakan ternak.

Diskusi pagi itu ditutup dengan satu kesepakatan nyata,
minggu ini mulai eksekusi ternak ayam sebagai langkah awal membangun kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Ngopi selesai, tapi ikhtiar baru saja dimulai.
Dari desa, dari kebersamaan, dari niat lurus —
menuju desa yang mandiri, berkah, dan berdaulat. (Rochmad Taufiq)

Previous Post

PP POLRI Kudus Gelar Tanding Plank Spektakuler, Satukan Semangat Disiplin dan Kepedulian Sosial

Next Post

PERTEMUAN BULANAN & ARISAN PP POLRI CABANG KUDUS BERSAMA DIAN KEMALA BERLANGSUNG KHIDMAT DAN PENUH KEBERSAMAAN

RelatedPosts

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
Berita

IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir

October 21, 2026
JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA
Pertanian

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa
Berita

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat
Berita

Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat

October 13, 2026
PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
Berita

Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah

October 11, 2026
PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
Berita

PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang

October 10, 2026
Next Post
PERTEMUAN BULANAN & ARISAN PP POLRI CABANG KUDUS BERSAMA DIAN KEMALA BERLANGSUNG KHIDMAT DAN PENUH KEBERSAMAAN

PERTEMUAN BULANAN & ARISAN PP POLRI CABANG KUDUS BERSAMA DIAN KEMALA BERLANGSUNG KHIDMAT DAN PENUH KEBERSAMAAN

RECOMMENDED NEWS

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

2 years ago
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

6 months ago

2 years ago
Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • IPAMA Jawa Tengah Matangkan Program Rehabilitasi Mangrove, Dorong Ekonomi Karbon dan Perlindungan Pesisir
  • JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA
  • Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Category

Recent News

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

JANTUNG PISANG DAN NASI BONTOTAN: DARI KEARIFAN LOKAL MENUJU MBG YANG MENGHIDUPKAN PETANI DESA

October 19, 2026
Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

October 16, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved