Saturday, June 13, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Pendidikan
Penyuluhan, antikorupsi

Penyuluhan, antikorupsi

Kejaksaan Negeri Sleman Beri Penyuluhan Hukum Para Pamong di Lingkungan Pemerintah Kalurahan Condongcatur (Hari Anti Korupsi Sedudia (HAKORDIA) Tahun 2023)

Admin by Admin
December 10, 2023
in Pendidikan, Politik
A A
0
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiy.com, Kabupaten Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedudia (HAKORDIA) tahun 2023, Kejaksaan Negri Sleman melakukan pembinaan penyuluhan hukum kepada Pamong Pemerintahan Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman pada hari Jumat (8/12/2023).

 

“Kegiatan pembinaan dan penyuluhan hukum ini dalam rangka HAKORDIA 2023, kegiatan ini diikuti mulai dari Lurah, Carik, Kasi, Kaur dan Dukuh se Kalurahan Condongcatur acara ini lansung dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negri Sleman Widagdo dan Kasi Tindak Pidana Khusus beserta jajaran yang terkait”.

 

Dalam sambutannya Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji mengucapkan terimakasih kepada Kejari Sleman yang melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan hukum kepada seruluh Pamong yang ada di Kalurahan Condongcatur ini.

Berita Terkait

MERIAH DAN MENGINSPIRASI..! FASHION SHOW “GOOD FRIENDS” DI MALL MALIOBORO YOGYAKARTA JADI AJANG BANGUN PERCAYA DIRI DAN PERSAHABATAN

Pejuang Organik Rembang Tempuh Sertifikasi Nasional

Load More

 

Reno menyebut program ini sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kalurahan Condongcatur, sehingga bisa bebas dari korupsi dengan bekerja dan melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi dan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Reno menegaskan sejak tahun 2018 telah menjalin kerjasama dengan Kejari Sleman dalam pembinaan dan pendampingan hukum (Paralegal).

 

Menurut Kepala Kejaksaan Negri Kabupaten Sleman, Widagdo kegiatan memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia ( HAKORDIA ) 2023 dengan tema ” Sinergi Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju’ adalah upaya pemberantas korupsi tidak bisa berjalan dengan sendirinya ujar Widagdo.

 

Widagdo menambahkan, sengaja memilih Kalurahan Condongcatur ini sebagai salah satu tempat pelaksanaan kegiatan penyuluhan hukum, dimana sesuai arahan dari Kejaksaan Agung RI agar dilaksanakan kegiatan penyuluhan hukum di lingkungan Pemerintahan Kecamatan atau Kalurahan dengan tujuan membebaskan minimal tidak ada bentuk sekecil apapun korupsi khususnya di wilayah Kabupaten Sleman, dengan harapan timbul kesadaran bahwa korupsi adalah salah satu fenomena kejahatan yang luar biasa karena dari hal-hal yang kecilpun itu dapat berakibat konsekuensi hukum, sehingga Jika dibiarkan berkembang dan di pupuk secara tidak sengaja akan menjadi kebiasaan, cepat atau lambat korupsi akan ketahuan selanjutnya nanti ada Kasi Pidsus yang akan memberikan beberapa gambaran tentang jenis – jenis korupsi.

 

Lebih lanjut Kejati Widagdo berpesan agar Lurah dan perangkatnya jangan di biasakan karena hal- hal yang kecil dana darimana untuk operasional tapi saya yakin disini tidak ada, karena jika dibiarkan lama kelamaan akan menumpuk menjadi besar.” Harapan kami kedepan Condongcatur kondisinya tetap bersih, kita saling mengingatkan jika segala sesuatu dilakukan dengan benar sesuai petunjuk aturan maka akan tetap terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat maupun investor.

 

Sementara itu Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Ko Triskie Narendra menyampaikan penyuluhan hukum anti korupsi juga mencakup pemahaman tentang jenis korupsi, peran lembaga anti Korupsi serta bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan melawan tindakan korupsi melalui penyuluhan ini diharapkan dapat tercipta budaya integritas yang kuat dalam masyarakat.

 

Materi terkait dengan kerugian keuangan negara yang sudah diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia menjelaskan jenis- jenis tindak pidana korupsi yaitu, penyuapan, pemerasan, gratifikasi,penggelapan dalam jabatan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam jabatan dan tindak pidana lain terkait dengan Tipikor’ jelasnya.

 

Terkait dengan kerugian keuangan negara pada Pasal 2 ayat 1 disebutkan setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara di pidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (Empat) tahun dan paling lama 20 ( Dua puluh ) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,00 ( Dua ratus juta rupiah ) dan paling banyak Rp.1.000.000.000,00 ( satu miliyar ).

 

Negara sudah jelas di Pasal 3 disebutkan bahwa setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan kesempatan atau sarana yang ada padanya.” Karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (Satu) tahun dan paling lama 20 ( Dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50.000.000,00 ( Lima puluh juta rupiah ) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliyar rupiah).

 

Ditambahkan oleh Triskie bahwa keuangan negara menurut UU Pemberantasan Tipikor adalah kekayaan negara yang berbeda dalam penguasaan, pengurusan dan pertanggungjawaban BUMN/BUMD Yayasan, badan hukum dan Perusahaan yang menyertakan modal negara atau Perusahaan yang menyertakan modal pihak ketiga berdasarkan perjanjian dengan negara.

 

“Kerugian keuangan negara bisa dilakukan oleh perorangan atau korporasi, perorangan yaitu siapapun baik pegawai negri atau bukan pegawai negeri sedangkan korporasi diartikan baik berbadan hukum PT, Yayasan, Koperasi, Perkumpulan atau tidak berbadan hukum CV, Firma dan UD” ujar Triskie.

 

Perekonomian negara adalah kehidupan perekonomian yang disusun sebagai usaha bersama, berdasarkan asas kekeluargaan ataupun usaha masyarakat secara mandiri yang didasarkan pada kebijakan pemerintah, Baik ditingkat pusat maupun di Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang bertujuan memberikan manfaat, kemakmuran dan kesejahteraan kepada seluruh kehidupan rakyat Indonesia.

Prosedur pelapor serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas, dalam pemerintahan dan kehidupan sehari-hari  (S.Manto)

 

Previous Post

Demi Tumbuhkan Minat Baca dan Literasi, Cita Cita Perpustakaan Kudus Membangun Perpustakaan Berbasis Eduagrowisata.

Next Post

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas Pemkab Sleman Bagikan Traffic Cone Untuk 72 Sekolah

RelatedPosts

MERIAH DAN MENGINSPIRASI..! FASHION SHOW “GOOD FRIENDS” DI MALL MALIOBORO YOGYAKARTA JADI AJANG BANGUN PERCAYA DIRI DAN PERSAHABATAN
Berita

MERIAH DAN MENGINSPIRASI..! FASHION SHOW “GOOD FRIENDS” DI MALL MALIOBORO YOGYAKARTA JADI AJANG BANGUN PERCAYA DIRI DAN PERSAHABATAN

May 25, 2026
SERTIFIKASI FASILITATOR ORGANIK NASIONAL DI BBPP LEMBANG RESMI DITUTUP
Berita

Pejuang Organik Rembang Tempuh Sertifikasi Nasional

May 21, 2026
SOSIALISASI SEKOLAH RAKYAT UNTUK MASYARAKAT KABUPATEN REMBANG
Berita

SOSIALISASI SEKOLAH RAKYAT UNTUK MASYARAKAT KABUPATEN REMBANG

May 14, 2026
 Skill Up Pertanian Organik Muria Raya  “Rahasia Bertani Hemat Air, Minim Pupuk, Panen Melimpah
Berita

 Skill Up Pertanian Organik Muria Raya “Rahasia Bertani Hemat Air, Minim Pupuk, Panen Melimpah

May 11, 2026
Pelatihan Public Speaking, Guru SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta Siap Go Public
Berita

Pelatihan Public Speaking, Guru SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta Siap Go Public

May 11, 2026
Di Tengah Kesibukan, Dr. Carto Tebar Disiplin Lewat Edukasi Upacara di Sekolah
Berita

Di Tengah Kesibukan, Dr. Carto Tebar Disiplin Lewat Edukasi Upacara di Sekolah

May 5, 2026
Next Post
Cegah Kecelakaan Lalu Lintas Pemkab Sleman Bagikan Traffic Cone Untuk 72 Sekolah

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas Pemkab Sleman Bagikan Traffic Cone Untuk 72 Sekolah

RECOMMENDED NEWS

Hadiri Peringatan Hari Jadi Kalurahan Umbulharjo, Bupati Sleman Dorong Masyarakat Lestarikan Budaya

Hadiri Peringatan Hari Jadi Kalurahan Umbulharjo, Bupati Sleman Dorong Masyarakat Lestarikan Budaya

2 years ago
 Temu Tani Muhammadiyah Bangkitkan Kembali Kearifan Lokal di Bandongan, Magelang

 Temu Tani Muhammadiyah Bangkitkan Kembali Kearifan Lokal di Bandongan, Magelang

12 months ago
Lala Plays Games Resmi Dibuka

Lala Plays Games Resmi Dibuka

2 years ago
CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Dari P4S Menuju Singapura: Kebanggaan Bersama, Semangat Baru Petani Muda Indonesia
  • Dialog Gong Jinagong di Lereng Gunung Sumbing, Dua Sahabat, Ekologi, dan Kebangkitan Benih Nusantara
  • Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

Category

Recent News

Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

Ustadz Nuryoso Ajak Warga Isi Waktu Senggang dengan Bertani Bawang Merah di Botol Bekas

June 9, 2026
Lebih dari 90 Pecinta Organik Padati Skill Up KKJ, Rahasia “Dokter Tanaman” Jadi Sorotan

Lebih dari 90 Pecinta Organik Padati Skill Up KKJ, Rahasia “Dokter Tanaman” Jadi Sorotan

June 9, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved