Jurnaljatengdiynews.com. SEMARANG– Semangat para petarung hukum dan pejuang keadilan dari berbagai daerah di Jawa Tengah berkumpul dalam suasana penuh kebahagiaan dan haru. Sebanyak 19 peserta PKPA dan UPA menerima sertifikat profesi serta mengikuti pengangkatan Advokat Peradi Awalindo wilayah Jawa Tengah, Minggu (8/11/2026), bertempat di Kantor DPD Peradi Awalindo Jawa Tengah.
Para peserta datang dari berbagai daerah, di antaranya Solo, Pati, Kudus, Demak, Semarang, Ambarawa, dan sejumlah kota lainnya. Mereka memiliki latar belakang serta perjalanan perjuangan masing-masing, tetapi dipersatukan oleh satu cita-cita: mengabdikan ilmu hukum untuk membantu masyarakat dan memperjuangkan keadilan.
Suasana bahagia bercampur haru tampak menyelimuti seluruh peserta. Bagi sebagian peserta, momentum ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan sebuah babak baru dalam perjalanan pengabdian di bidang hukum.
“Alhamdulillah, amunisi saya semakin lengkap dengan mendapatkan sertifikat profesi advokat. Ini menjadi tambahan semangat untuk terus bergerak dan berjuang,” ujar Gus Riko, salah satu peserta asal Demak.
Sementara itu, Prio, peserta asal Pati, mengungkapkan bahwa motivasi utamanya mengikuti proses ini adalah memperoleh legalitas profesi untuk memperkuat aktivitas sosialnya selama ini.
“Saya hanya ingin mendapatkan legalitas, sebab selama ini saya sudah banyak terjun langsung ke masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan hukum,” ungkapnya.
Kisah inspiratif juga datang dari Sri Wahyuni. Meski dalam kondisi sakit, ia tetap menunjukkan semangat untuk hadir mengikuti momentum penting tersebut.
“Walaupun sedang sakit, saya tetap semangat datang. Ini adalah kesempatan berharga bagi saya,” tuturnya dengan wajah berbinar.
Sementara David, S.H., yang dikenal sebagai salah satu peserta berprestasi, menyampaikan kelakar penuh makna.
“Kita kan sudah punya hukum, maka jangan sampai hukum justru kita langgar,” katanya sambil tertawa, disambut suasana akrab peserta lainnya.
Adapun Nanda, peserta asal Ambarawa, mengaku mendapatkan tambahan kepercayaan diri setelah melalui proses tersebut. Ia sebelumnya dikenal memiliki kemampuan debat dan pernah menjadi Duta Universitas Ngudi Waluyo (UNW).
“Awalnya saya sempat minder, tetapi sekarang justru semakin semangat dan percaya diri untuk melangkah,” ungkapnya.
*Pesan organisasi: Bangun jejaring dan jangan berhenti belajar*
Dalam sambutannya, Agus, S.H., M.H., selaku Ketua DPD Peradi Awalindo Jawa Tengah, mengajak seluruh peserta agar tidak berhenti membangun komunikasi dan memperkuat solidaritas setelah proses pengangkatan dan pengambilan sumpah advokat.
Ia berharap kantor DPD dapat menjadi ruang bersama untuk berdiskusi, berkoordinasi, bertukar pengalaman, bahkan sekadar ngopi sambil membahas berbagai persoalan hukum yang berkembang di tengah masyarakat.
“Setelah disumpah nanti, manfaatkan kantor ini untuk berdiskusi, berkoordinasi, dan membangun komunikasi. Jangan sungkan untuk datang dan ngopi bersama,” pesannya.
Senada dengan itu, Ketua DPP Peradi Awalindo, Dr. Aulia Taslim, menegaskan bahwa ruang lingkup kerja seorang advokat tidak terbatas pada daerah asal maupun wilayah tempat organisasi berdiri.
“Ruang lingkup area kerja kalian adalah seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, manfaatkan jejaring silaturahmi untuk memperkuat gerak dan langkah. Bangun komunikasi, jaga solidaritas, dan saling mendukung dalam menjalankan profesi,” tegasnya.
*Babak baru pengabdian untuk masyarakat*
Usai acara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, diskusi, dan koordinasi antarpeserta. Mereka mulai membangun jejaring serta membicarakan langkah dan strategi ke depan dalam memberikan bantuan dan pendampingan hukum kepada masyarakat.
Bagi para peserta, pengangkatan advokat bukanlah garis akhir sebuah perjuangan, melainkan pintu masuk menuju tanggung jawab yang lebih besar.
Legalitas profesi harus berjalan seiring dengan integritas, kompetensi, keberanian, dan keberpihakan terhadap nilai-nilai keadilan.
Sebanyak 19 peserta hari ini membawa harapan baru. Mereka datang dari daerah yang berbeda, dengan pengalaman dan cerita perjuangan yang beragam, tetapi memiliki semangat yang sama: menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan hukum yang berkeadilan.
**Sebab menjadi advokat bukan sekadar menyandang gelar profesi, tetapi tentang keberanian membela kebenaran, menjaga kehormatan hukum, dan mengabdikan kemampuan untuk kemaslahatan umat.*
*Selamat kepada 19 peserta PKPA dan UPA atas penerimaan sertifikat serta pengangkatan Advokat Peradi Awalindo wilayah Jawa Tengah. Teruslah belajar, berjejaring, dan mengabdi untuk keadilan.*
Oleh: Rochmad, S.Sos., S.H. Praktisi hukum dan pegiat masyarakat












