Thursday, August 6, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

Admin by Admin
August 6, 2026
in Berita
A A
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatngdiynews.com. udus – Kamis 06/08/26 Pagi itu suasana di Pondok Literasi Alam BG Farm Kudus begitu tenang. Di sela-sela rimbunnya pepohonan, Rochmad Taufiq tampak bercengkerama dengan ayam kampung, entok, dan angsa yang menjadi bagian dari sistem pertanian terpadu yang selama ini ia kembangkan. Setelah memastikan seluruh ternaknya dalam kondisi baik, ia bersiap berangkat menuju Kota Gudeg, Yogyakarta.

Agenda hari itu cukup padat. Bersama para pegiat pertanian organik, ia akan melakukan pendampingan penanaman sekitar 400 pohon durian Duri Hitam di kawasan timur Tempel, Yogyakarta, tepatnya di wilayah Kaduluweh, pada lahan seluas sekitar 7.500–8.000 meter persegi.

Namun, di tengah persiapan keberangkatan, telepon berdering.

“Mas, posisi di mana? Segera ke Gedung Fakultas Syariah lantai dua UIN Sunan Kudus. Kita ngopi sambil diskusi dan sekalian tanda tangan MoU,” ujar Dr. Carto melalui sambungan telepon.

Rochmad Taufiq sempat menjawab, “Maaf Pak Doktor, saya ini sudah mau berangkat ke Jogja.”

Berita Terkait

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing

Load More

Namun jawaban singkat kembali terdengar, “Jangan dulu. Ini urgen. Sebelum berangkat Jogja, segera merapat ke kampus.”

Tanpa berpikir panjang, ibarat kuda yang mendapat aba-aba, Taufiq langsung tancap gas menuju kampus hijau UIN Sunan Kudus. Hanya sekitar sepuluh menit perjalanan, ia sudah tiba di lingkungan kampus. Meski sempat salah masuk ke Gedung Rektorat lantai dua, setelah bertanya kepada beberapa satpam dan petugas kebun, akhirnya ia menemukan Gedung Fakultas Syariah di sisi timur lapangan tenis.

Sesampainya di ruang dosen lantai dua, aroma kopi hitam khas UIN sudah memenuhi ruangan.“Silakan, kopi hitam khas UIN ini segar dan legit,” sambut Ustad Fuad Riyadi, Lc., sambil tersenyum.

Di druangan itu telah hadir Dr. Carto, Dr. Subhan, Dr. Muahimin—yang juga dikenal sebagai dosen sekaligus petani durian dan alpukat—serta Ustad Fuad Riyadi, Lc. Tak lama kemudian hadir pula    H. Ahmad Hamdani Hasanuddin, Lc., M.A., dosen sekaligus Ketua MUI Kabupaten Kudus.

Obrolan santai ditemani secangkir kopi perlahan berkembang menjadi diskusi tentang berbagai program kemaslahatan umat.

Dalam kesempatan tersebut, KH haamdani menyampaikan bahwa sejumlah program MUI mengalami kevakuman karena keterbatasan dukungan anggaran.

Mendengar hal itu, Rochmad Taufiq menyampaikan sebuah gagasan.

“Pak, mohon izin. Di Kabupaten Kudus ada lebih dari dua puluh masjid besar. Sebagian memiliki saldo infak yang cukup besar, ada yang mencapai lebih dari satu miliar rupiah, ada sekitar sembilan ratus juta, enam ratus juta, hingga ratusan juta rupiah. Jika diakumulasi, nilainya bisa mencapai puluhan miliar rupiah,” ungkapnya.

Menurutnya, apabila melalui kajian syariah, tata kelola yang transparan, persetujuan para pengurus masjid, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sebagian dana yang tidak sedang dibutuhkan untuk operasional dapat dikelola secara produktif melalui investasi atau usaha yang aman dan profesional, maka hasil pengembangannya berpotensi mendukung operasional lembaga, meningkatkan pelayanan umat, serta memperkuat kesejahteraan marbot, guru ngaji, dan imam masjid.

*Suasana ruangan sejenak hening.*

“Wah… itu ide yang menarik,” celetuk salah seorang doktor.

“Tapi tentu tidak mudah,” sahut yang lain.

Ustaz Fuad Riyadi menambahkan, “Sepertinya ini memang perlu ditindaklanjuti dengan kajian yang mendalam.”

Rochmad Taufiq pun menyambut antusias.

“Insya Allah saya siap membantu menyusun konsep dan skema desainnya. Nanti kita bedah bersama dalam forum diskusi, mengundang para ahli ekonomi syariah, ulama, akademisi, praktisi, pengurus masjid, dan pihak-pihak yang kompeten agar menghasilkan rumusan yang benar-benar membawa maslahat.”

Diskusi pagi itu menjadi bukti bahwa ide-ide besar tidak selalu lahir dari ruang rapat resmi. Terkadang, secangkir kopi, suasana yang hangat, dan pertemuan orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap umat mampu melahirkan gagasan yang patut dikaji lebih lanjut.

Sebagai ilustrasi, Kabupaten Kudus memiliki sejumlah masjid besar, di antaranya Masjid Agung Kudus, Masjid Besar Al-Falah Jati, Masjid Jami’ Nurul Mubin Bae, Masjid Jami’ Baiturrahim Gebog, Masjid Faidlurrahman Dawe, Masjid Besar Thoriqul Huda Kaliwungu, Masjid Jami’ Baitul Mu’minin Jekulo, dan Masjid Jami’ As-Sa’adah Undaan.

Bagi Rochmad Taufiq, secangkir kopi pagi itu bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan awal dari sebuah ikhtiar untuk membangun kemandirian ekonomi umat melalui sinergi antara akademisi, ulama, dan masyarakat. Gagasan tersebut masih memerlukan kajian fikih, hukum, tata kelola, serta analisis risiko yang matang sebelum dapat diwujudkan, namun setiap perubahan besar selalu diawali oleh keberanian untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama.Apabila diinginkan, naskah ini juga dapat disusun dalam format berita koran dengan gaya jurnalistik yang lebih formal atau menjadi artikel opini yang lebih mendalam.( Rochmad Taufiq)

Previous Post

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

RelatedPosts

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat
Berita

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

August 5, 2026
Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing
Berita

Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing

August 2, 2026
Penyerahan SK PIMDA Jateng di kantor PIMNAS di jakarta dan KONSOLIDASI PKN PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI di jateng
Berita

Penyerahan SK PIMDA Jateng di kantor PIMNAS di jakarta dan KONSOLIDASI PKN PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI di jateng

July 25, 2026
Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat
Berita

Dari Dapur MBG ke Mushola Literasi, PPR BG Farm Jajaki Kolaborasi Strategis dengan 124 SPPG Kudus untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Umat

July 20, 2026
Kolaborasi Orang-Orang Beriman Menorehkan Tinta Emas di Pondok Literasi Alam PPR BG Farm
Agama

Kolaborasi Orang-Orang Beriman Menorehkan Tinta Emas di Pondok Literasi Alam PPR BG Farm

July 14, 2026
Dr. Sawitri,S.Sn.M.Hum Ajak Masyarakat Jadikan Teknologi sebagai Sahabat Pelestarian Budaya
Berita

Dr. Sawitri,S.Sn.M.Hum Ajak Masyarakat Jadikan Teknologi sebagai Sahabat Pelestarian Budaya

July 14, 2026

RECOMMENDED NEWS

Tim Kementerian Pertanian CWS Kudus Kunjungi Literasi Alam BG Farm, Tinjau Persiapan Pembentukan P4S dan Inovasi Peternakan Terintegrasi

Tim Kementerian Pertanian CWS Kudus Kunjungi Literasi Alam BG Farm, Tinjau Persiapan Pembentukan P4S dan Inovasi Peternakan Terintegrasi

2 months ago
Peluang Bertani Pisang Kepok, Kebutuhan Pasar 22 Ton Per Minggu atau 88 Ton Perbulan.

Peluang Bertani Pisang Kepok, Kebutuhan Pasar 22 Ton Per Minggu atau 88 Ton Perbulan.

3 years ago
Alumnus BSM 37 Taufiq dan Para UMKM JBO Kudus Bangun Sinergi Kebersamaan

Alumnus BSM 37 Taufiq dan Para UMKM JBO Kudus Bangun Sinergi Kebersamaan

10 months ago
Ketua Baru Terpilih, Mahmud, Resmi Memimpin APITA untuk Masa Depan Pariwisata Kudus

Ketua Baru Terpilih, Mahmud, Resmi Memimpin APITA untuk Masa Depan Pariwisata Kudus

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat
  • Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat
  • Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

Category

Recent News

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

August 5, 2026
Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

Ngopi, Mie Goreng, dan Hakekat Doa

August 3, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved