Jurnaljatengdiynews.com,- Jumat, 16 Januari 2026 menjadi hari yang tak terlupakan bagi keluarga besar Yayasan An NABA. Di balik suasana sederhana ngopi pagi dan sarapan bersama di kantor An NABA, tersimpan peristiwa besar yang sarat makna dan keteladanan.
Salah satu warga Pandean dan juga relawan binaan An NABA, Didik, yang memiliki nama lengkap Mas Samion Edi, selama ini dikenal sebagai sosok yang setia ikut menjaga dan mengamankan kantor An NABA. Dari pagi hari, mengatur aktivitas, menyiapkan ngopi, sarapan, hingga mengolah lahan keyhole garden di sisi barat kantor, semua tak lepas dari peran tangannya.
Mas Didik dikenal bertubuh tinggi besar, berkarakter keras, dan terkenal kalau bicara nomor satu, tak terkalahkan. Namun siapa sangka, di balik ketegasan itu tersimpan hati yang lembut dan jiwa yang penurut, selama bisa nyerateni (memahami dan menata dengan bijak).
Pada pagi Jumat Berkah, bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, usai sarapan bersama dan disaksikan langsung oleh Ketua dan Sekretaris Yayasan, Mas Didik menyampaikan niat yang mengejutkan sekaligus mengharukan.
Dengan suara mantap dan penuh kesungguhan, ia berkata,
“Pak, saya berniat mewakafkan rumah dan lahan di sebelah kantor An NABA yang selama ini saya tempati. Saya wakafkan untuk Aswirusani.”
Ucapan itu disambut dengan haru dan ketegasan penuh doa oleh pengurus,
“Alhamdulillah, insya Allah pahalanya mengalir hingga Yaumil Akhir. Apalagi hari ini Jumat Berkah dan bertepatan dengan Isra Mi’raj. Semoga langsung didengar dan diijabah oleh Allah SWT.”
Keberkahan pagi itu semakin lengkap saat Ustadz Kusworo menyampaikan amanah lanjutan kepada Mas Didik,
“Pak Didik, njenengan saya dapuk menjadi pengelola lahan jati mudo. Di sana nanti ada rumah tinggal, mengelola lahan, beternak ayam, ikan, dan usaha lainnya.”
Tanpa ragu dan dengan penuh kesiapan, Mas Didik menjawab singkat namun tegas:
“Siap.”
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa wakaf bukan soal kelimpahan harta, melainkan kelapangan hati. Di hari Jumat yang mulia dan momentum Isra Mi’raj, Allah mempertemukan niat baik dengan amanah besar.
Semoga wakaf ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menguatkan gerakan kebaikan An NABA dan Aswirusani, serta menginspirasi banyak hati untuk menanam kebaikan di jalan Allah. 🤲( Rochmad Taufiq)













