Wakaf Kayu Bangkirai untuk Mushola Pondok literasi Alam BG Farm Kudus, Menjadi Amal Jariyah yang Mengalir Hingga Yaumil Akhir
Jurnaljatengdiynews.com. Kudus, Ahad, 21 Juni 2026 – Pondok literasi Alam BG Farm Kudus menerima wakaf/hibah berupa kayu bangkirai dari Ibu Hj. Masfuah yang akan digunakan sebagai bahan pembangunan mushola di kompleks Pondok literasi Alam BG Farm Kudus. Penyerahan wakaf dilakukan melalui perwakilan dari Hj Masfuah. Mas Eko, dan diterima langsung oleh dr. Carto Nuryanto, Rochmad Taufiq, dan Suwarno selaku pengelola PPR BG Farm.
Pembangunan mushola ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembinaan spiritual di lingkungan Pondok literasi alam BG Farm. Selain digunakan untuk salat berjamaah, mushola juga akan dimanfaatkan sebagai sentra tadabur, tafakur, dan ngaji tani bagi para santri serta pegiat pertanian di PPR BG Farm.
Dalam Islam, membangun masjid atau mushola merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Semangat inilah yang menjadi landasan wakaf dari Hj. Masfuah, dengan harapan mushola yang dibangun dapat menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, beriman, dan mencintai alam serta pertanian yang berkah.
Keluarga besar PPR BG Farm turut mendoakan agar amal mulia Hj. Masfuah menjadi wasilah kesembuhan, kesehatan, keberlimpahan rezeki yang halal, berkah, dan penuh manfaat, serta dicatat oleh Allah SWT sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga Yaumil Akhir.
Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan mushola, PPR BG Farm masih membuka kesempatan bagi para dermawan untuk berpartisipasi melalui hibah atau wakaf berupa:
Tiang atau cagak bangunan
Reng;
Genteng atau galvalum;
Semen;
Pasir untuk lantai dan penyelesaian bangunan.
Dengan penuh harap dan doa, seluruh kru BG Farm mengajak para sahabat dermawan untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan rumah ibadah ini.
“Mari menanam amal jariyah hari ini, agar kelak kita memanen pahala yang terus mengalir hingga akhirat nanti.” (Rochmad Taufiq)












