Jurnaljatengdiynews.com -Kudus — Di sudut selatan Pabrik Gula Rendeng, tepatnya di kawasan Tumpang Krasak, berdiri sebuah warung makan sederhana yang belakangan menjadi buah bibir dan langganan banyak kalangan. Namanya Warung Makan Barokah Bu Tik, yang kini dikelola oleh kakak beradik, Mbak Susi dan adiknya, setelah sebelumnya diwariskan dan dimotori oleh Bu Tik, sang perintis yang merintis warung ini dari nol.
Sekilas, warung ini tampak biasa saja. Namun, soal rasa dan menunya, banyak pelanggan sepakat bahwa warung ini luar biasa. Beberapa menu andalannya antara lain sayur lodeh, pecel rames, nasi pecel, lontong pecel, dan sayur bening yang segar. Tak ketinggalan sambal terasi khas Bu Tik yang terkenal pedas, gurih, dan bikin nagih. Semua menu dimasak dengan cita rasa rumahan, menggunakan bumbu alami yang kaya rasa dan membuat siapa saja ingin kembali.
“Awalnya saya nggak terlalu mahir masak menu warung,” tutur Mbak Susi sambil tersenyum ramah. “Tapi karena terbiasa masak di rumah, lama-lama belajar, mencoba, dan akhirnya bisa menyajikan masakan yang disukai banyak orang.”
Kini, setiap hari Warung Barokah bisa menghabiskan hingga 20 kilogram beras. Pelanggannya datang dari berbagai kalangan: pegawai Pemda, staf BPPD, pegawai Samsat, para guru, dosen, mahasiswa, hingga sopir-sopir dari luar kota. Tak jarang pula pejabat tinggi singgah, termasuk Bupati Kudus yang pernah menikmati sajian dan memborong menu khas warung ini.
Salah satu pelanggan setia adalah Dr. Carto Nuryanto, dosen Hukum Syariah UIN Sunan Kudus. Hampir setiap kali makan siang, ia bersama rekan-rekannya memilih warung ini sebagai tempat favorit.
“Masakannya enak, khas rumahan, sambal trasinya mantap, harganya murah meriah, dan yang bikin betah itu senyum ramah Mbak Susi,” ungkap Dr. Carto.
Bukan hanya para pegawai dan dosen, jamaah Musholla Al-Fattah yang berada tak jauh dari warung ini juga sering makan bersama di sini usai sholat Subuh berjamaah. Suasana kebersamaan dan kehangatan terasa kental, membuat Warung Barokah seperti rumah kedua bagi banyak orang.
Keistimewaan Warung Makan Barokah Bu Tik bukan hanya pada rasanya, tetapi juga pada suasana hangat dan pelayanan bersahabat. Setiap pelanggan disambut dengan sapaan akrab, senyum tulus, dan pelayanan cepat. Tidak heran, meskipun warung ini sederhana, namanya semakin dikenal luas dan menjadi salah satu destinasi kuliner wajib di kawasan Tumpang Krasak.
Bagi Anda yang sedang berada di sekitar PG Rendeng Kudus, jangan lupa mampir dan cicipi sendiri kelezatan menu-menu khas Warung Barokah Bu Tik. Sederhana, ramah, murah meriah, dan tentu saja — penuh barokah.
(Rochmad Taufiq)