Jurnaljatrngdiynews.com- Kudus, 12 Agustus 2025 — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Pati Raya resmi melantik pengurus baru di Hom Hotel Kudus, Selasa (12/8/2025) pukul 11.30 WIB. Ketua terpilih, Rise Adijaya Siahaan, menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan para pelaku wisata di wilayah Pati Raya.
Dalam sambutannya, Rise menegaskan bahwa DPC ASITA Pati Raya ke depan akan fokus mendorong promosi pariwisata melalui berbagai kegiatan, salah satunya Table Top bersama pelaku industri wisata, khususnya di Kabupaten Kudus dan sekitarnya.
“Kolaborasi menjadi kunci. Kita akan merangkul semua pihak agar potensi wisata lokal semakin dikenal dan memiliki daya tarik lebih besar,” ujarnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASITA Jawa Tengah, Alex Gunarto, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan pesan khusus kepada pengurus baru. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peran organisasi, profesionalisme kerja, dan kehidupan rumah tangga.
“Semua harus berjalan selaras. Selain itu, bangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan ketua organisasi lain agar program kerja dapat terealisasi maksimal,” pesannya.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kudus Berlinda Birthon bersama Kadisbudpar Kudus Mutrikah. Pemerintah Kabupaten Kudus menyambut baik keberadaan DPC ASITA Pati Raya dan berharap dapat bersinergi dengan pelaku wisata di daerah.
“Ke depan, kami berharap muncul anggota-anggota baru ASITA di Kudus sehingga potensi wisata daerah dapat terangkat lebih optimal,” ujar Berlinda.
Pelantikan ini turut mendapatkan dukungan dari sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi pariwisata, di antaranya:
- Sri Hartini, Ketua DPC HPI Kudus, Kepala Bakorda FKBN Kudus, dan Pimpinan PT Ligasartika Berkah Wisata
- Moh Kirom, Ketua PHRI Kudus
- Arif Hartawan, Ketua BP2D Kudus
- Suhardi, Ketua PPW Nusantara Kudus
- Siswanto, perwakilan IPI
Dalam kesempatan tersebut, Sri Hartini menyampaikan bahwa kolaborasi lintas organisasi menjadi kunci memajukan pariwisata. Menurutnya, dibutuhkan pramuwisata profesional dan berlisensi resmi, serta dukungan pemerintah dalam memastikan kelayakan biro perjalanan wisata dan profesi pemandu.
Kehadiran berbagai tokoh ini diharapkan dapat memperkuat jejaring ASITA Pati Raya dalam mempromosikan destinasi wisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah..(Rochmad Taufiq)