Sunday, May 31, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita
0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Admin by Admin
February 24, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnaljatengdiynews.com- Kudus, Senin 23/02/26 Komunitas petani yang tergabung dalam Fakultas Organik Muria Raya menggelar diskusi santai namun berbobot melalui agenda “ngopi bareng” di Hotel @HOM Kudus seusai acara buka puasa bersama (bukber), Ahad (23/2). Suasana sejuk dan nyaman dimanfaatkan para pegiat pertanian untuk “ngolah pikir” secara lebih fokus dan mendalam.

Pertemuan ini membahas peluang cerdas dalam mewujudkan budidaya komoditas pertanian yang mampu menghasilkan cuan berkah dan melimpah bagi petani, sekaligus menjawab kebutuhan pasar yang daya serapnya sangat besar.

*Diskusi berlangsung hangat dan santai, menekankan pentingnya,*

✅ Pemanfaatan jejaring sosial petani
✅ Penerapan smart farming dan teknologi tepat guna
✅ Kolaborasi petani tradisional dengan pertanian modern
✅ Perawatan (treatment) terukur dan panen terukur
✅ Produksi sesuai kebutuhan pasar

Para peserta sepakat bahwa masa depan pertanian bukan lagi sekadar tanam-panen, tetapi harus berbasis data, jaringan, dan kolaborasi.

Berita Terkait

CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban

Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi

Load More

*☕ Ngopi Bukan Sekadar Minum — Tapi Mengolah Pikiran*

Komunitas ini membudayakan diskusi di berbagai tempat: di kebun, gubuk, saung, hingga ruang ber-AC seperti hotel.

“Tempat yang sejuk membantu pikiran menjadi lebih adem dan cerdas,” ungkap salah satu peserta.

Ngopi dipandang sebagai sarana silaturahim intelektual sekaligus ruang lahirnya ide-ide strategis bagi kebangkitan petani.

*🌽 Hadir Aktivis Senior & Praktisi Muda Pertanian*

Turut hadir Mbah Jo, aktivis senior Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) angkatan 1987 yang kini fokus di sektor pertanian dengan lahan jagung sekitar 2 hektar.

Selain itu, hadir pula Mas Unggul, alumnus Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus sekaligus praktisi melon greenhouse di Karangmalang. Ia juga menjabat sebagai direktur perusahaan pertanian Agreejaya yang tengah membuka berbagai peluang kemitraan bagi petani di wilayah Muria Raya.

*🍈 Peluang Besar, Melon Ekspor & Daun Singkong Mentega*

Dalam diskusi terungkap peluang konkret yang siap digarap,

*🌏 1. Budidaya Melon untuk Ekspor Australia*

Perusahaan membutuhkan sekitar 40 ton melon, sementara produksi dari kebun sendiri belum mencukupi.

➡️ Dibuka kemitraan budidaya melon dengan pendampingan teknis.

*🌿 2. Produksi Daun Singkong Mentega Skala Besar*

Permintaan mencapai 5 ton daun singkong mentega, juga belum terpenuhi.

*Menariknya:*
Yang dipanen bukan umbi, tetapi daunnya

Panen mulai usia sekitar 2 bulan
Cocok untuk lahan kosong atau tidur
Berpotensi panen berulang

Perusahaan saat ini aktif mencari petani mitra yang bersedia menanam komoditas tersebut.

*🌽 3. Peluang Jumbo: Jagung Pipil untuk Industri Pakan*

Selain hortikultura, peluang besar juga datang dari sektor tanaman pangan. Perusahaan milik Mas Unggul telah melakukan MoU dengan perusahaan pakan ternak yang membutuhkan ratusan ton jagung pipil setiap bulan.

Menurut Mas Unggul selaku Direktur Agreejaya,

Jagung baru panen (kadar air ±35%) siap dibeli sekitar Rp3.500/kg

Jagung kering (kadar air ±15%) siap diserap di atas Rp5.000/kg

Kebutuhan bersifat rutin dan berkelanjutan

Untuk memenuhi permintaan tersebut, perusahaan membuka peluang kemitraan budidaya jagung dalam skala besar.

👉 Dibutuhkan petani mitra dengan total luasan hingga puluhan ribu hektar.

Program ini dinilai sangat potensial karena,

✅ Pasar jelas dan stabil (industri pakan)
✅ Serapan besar dan kontinu
✅ Cocok untuk petani skala kecil hingga korporasi petani
✅ Bisa menjadi komoditas penggerak ekonomi desa

*🚀 Momentum Kebangkitan Petani Berbasis Kolaborasi*

Diskusi menyimpulkan bahwa peluang pasar pertanian sangat besar, namun membutuhkan pendekatan baru:

👉 Produksi terukur
👉 Manajemen modern
👉 Kemitraan kuat
👉 Inovasi berkelanjutan

“Petani tidak boleh berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci agar bisa naik kelas,” ujar salah satu peserta.

*🌟 Pertanian Masa Depan: Cerdas, Terhubung, dan Menguntungkan*

Agenda ngopi bareng ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya gerakan pertanian Muria Raya yang:

🌱 Produktif
🌱 Berorientasi pasar
🌱 Berbasis teknologi
🌱 Menghasilkan cuan sekaligus keberkahan

Komunitas Fakultas Organik Muria Raya berkomitmen menjadikan forum diskusi santai semacam ini sebagai agenda rutin untuk memperkuat jaringan, wawasan, dan strategi petani.

Diskusi pun menegaskan satu hal penting: peluang besar sudah ada, tinggal kesiapan petani untuk bergerak bersama. ,(Rochmad Taufiq -untuk Indonesia)

Previous Post

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Next Post

Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah

RelatedPosts

CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban
Agama

CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban

May 29, 2026
Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi
Opini

Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi

May 28, 2026
MERIAH DAN MENGINSPIRASI..! FASHION SHOW “GOOD FRIENDS” DI MALL MALIOBORO YOGYAKARTA JADI AJANG BANGUN PERCAYA DIRI DAN PERSAHABATAN
Berita

MERIAH DAN MENGINSPIRASI..! FASHION SHOW “GOOD FRIENDS” DI MALL MALIOBORO YOGYAKARTA JADI AJANG BANGUN PERCAYA DIRI DAN PERSAHABATAN

May 25, 2026
JENGGOT TEBAL, KEPALA MULUS, DAN DOMBA JUARA… PESERTA ASESMEN BBPP LEMBANG INI BIKIN SALAH FOKUS
Pertanian

JENGGOT TEBAL, KEPALA MULUS, DAN DOMBA JUARA… PESERTA ASESMEN BBPP LEMBANG INI BIKIN SALAH FOKUS

May 23, 2026
USAI ASESMEN DI BBPP LEMBANG, PESERTA KUNJUNGI ROOFTOP ORGANIK MILIK Mr. BAYU
Berita

USAI ASESMEN DI BBPP LEMBANG, PESERTA KUNJUNGI ROOFTOP ORGANIK MILIK Mr. BAYU

May 23, 2026
SERTIFIKASI FASILITATOR ORGANIK NASIONAL DI BBPP LEMBANG RESMI DITUTUP
Berita

Pejuang Organik Rembang Tempuh Sertifikasi Nasional

May 21, 2026
Next Post
Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah

Tradisi Lebaran di Kudus, Tak Lengkap Tanpa Cita Rasa Jenang Karomah

RECOMMENDED NEWS

Kenalkan Keunikan dan Kekayaan Budaya, Pemkab Sleman Luncurkan Buku “Sleman Memang Beda”

Kenalkan Keunikan dan Kekayaan Budaya, Pemkab Sleman Luncurkan Buku “Sleman Memang Beda”

2 years ago
Pembangunan Musholla Annur dan Panti Asuhan Yafiha Membawa Harapan di Desa Krajan, Salatigaa

Pembangunan Musholla Annur dan Panti Asuhan Yafiha Membawa Harapan di Desa Krajan, Salatigaa

2 years ago
Pelatihan Guide Profesional: Sinergi FKBN, HPI Kudus, dan PT Ligasartika Berkah Wisata Ciptakan SDM Pariwisata Tangguh

Pelatihan Guide Profesional: Sinergi FKBN, HPI Kudus, dan PT Ligasartika Berkah Wisata Ciptakan SDM Pariwisata Tangguh

10 months ago
Sosialisasi Pengumpulan Dana dan Barang di Banjarnegara: Memperkuat Fondasi Kesejahteraan Sosial

Sosialisasi Pengumpulan Dana dan Barang di Banjarnegara: Memperkuat Fondasi Kesejahteraan Sosial

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban
  • Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi
  • MERIAH DAN MENGINSPIRASI..! FASHION SHOW “GOOD FRIENDS” DI MALL MALIOBORO YOGYAKARTA JADI AJANG BANGUN PERCAYA DIRI DAN PERSAHABATAN

Category

Recent News

CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban

CSJ Peduli Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 190 Warga dan 55 Anak Yatim Rasakan Manfaat Qurban

May 29, 2026
Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi

Suweg: Jembatan Antara Ketahanan Pangan dan Konservasi

May 28, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved