Monday, September 7, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Workshop Integrated Farming Alumnus BSM Plat K di Kebun jati dan praktek di kebun Literasi Alam Banana Garden Kudus

Admin by Admin
November 30, 2025
in Berita, Pertanian
A A
0
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com- 29/11/25- Kudus — Kegiatan integrated farming kembali digaungkan oleh para alumnus BSM Plat K di meteng room resto bon jati, dan praktek di Kebun Literasi Alam Banana Garden, Kudus. Program ini dikoordinir oleh Kelompok Tani Paguyuban Petani Persaudaraan Pati Raya, yang kini semakin aktif mengembangkan konsep pertanian terpadu berbasis kemandirian pangan, pupuk, dan pakan.

Dalam kesempatan tersebut, para petani menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam budidaya tanaman adalah ketersediaan pupuk lengkap. Para peserta menyampaikan bahwa pupuk horti, orea cair, KCL, NPK, insektisida, fungisida, dan nutrisi tanaman lain menjadi kebutuhan wajib agar produktivitas tetap optimal. Tanpa pemenuhan kebutuhan dasar ini, hasil panen sulit mencapai kualitas yang diharapkan.

*Materi Penting Bidang Peternakan*

Selain fokus pada pertanian, kegiatan ini juga menyoroti sektor peternakan—baik sapi, kambing, ayam maupun entok—di mana faktor permakanan menjadi aspek paling vital. Materi inilah yang disampaikan oleh Kang Taufiq dan Mr. Zireng dalam workshop yang digelar di Resto Kebon Jati, milik Profesor Ihsan, seorang kiai sekaligus Wakil Rektor UIN dan Pengasuh Pondok Qudsiyah Kudus, berlokasi di Songocandi, Kudus.

Berita Terkait

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI

Load More

Workshop ini dihadiri oleh puluhan pegiat pertanian dan sosial se-Pati Raya di bawah naungan Koperasi Kita Jaya. Suasana diskusi berlangsung dinamis dan terbuka, dengan fokus pada penyelesaian masalah—khususnya solusi produksi pakan murah meriah berbasis bahan baku lokal.

*Pakan Murah, Berkualitas, dan Mudah Dibuat*

Para peserta mempraktikkan langsung pembuatan pakan ayam organik racikan sendiri yang tinggi nutrisi namun tetap murah. Kang Taufiq menegaskan bahwa,

“Bila pakan unggas masih di bawah harga Rp3.000 per kg, insya Allah petani masih bisa untung. Tapi kalau harga pakan sudah di atas Rp.3.000, untungnya sangat tipis bahkan bisa tidak untung sama sekali,” tegasnya.

Selain pakan, Kang Taufiq memaparkan bahwa kuteja, kunir, temu, dan jahe fermentasi merupakan solusi herbal yang sangat baik untuk menjaga kesehatan ayam. Ramuan ini mudah dibuat dan ekonomis.

*Solusi Kandang Tidak Bau dan Kotoran Langsung Jadi Pupuk*

Materi lain yang sangat diminati adalah teknik liter, solusi bagi peternak di lingkungan padat penduduk agar kandang tetap bersih dan bebas bau. Liter dibuat dari campuran:

Kohe sapi
Kohe kambing
Sekam

Campuran ini digunakan sebagai alas lantai kandang. Selain menghilangkan bau, bahan-bahan tersebut akan tercampur dan difermentasi secara alami oleh aktivitas ayam, sehingga langsung menjadi pupuk organik siap pakai dan pakan alami karena muncul vitamin b di situ.

*Hitungan meracik Pakan 100 kg, Hanya Rp2.450 per Kgnya*

Salah satu sesi yang paling ditunggu adalah perhitungan biaya pembuatan pakan ayam 100 kg:

🔹 Rincian Biaya Bahan
Singkong 10 kg → Rp15.000
Daun singkong 10 kg → Rp10.000
Jagung giling 10 kg → Rp80.000
Azolla 50 kg → Rp50.000
Dedak 20 kg → Rp80.000
Boster vitamin → Rp10.000
➡ Total biaya, Rp245.000
➡ Total pakan: 100 kg
➡ Bila dihitung Harga per kg: Rp.2.450

Dengan harga yang sangat murah ini, peternak memiliki peluang besar untuk meningkatkan margin keuntungan, terlebih bila bahan baku seperti singkong, daun singkong, dan azolla dapat dibudidayakan sendiri.

*Menuju Kemandirian Pangan dan Pakan*

Workshop ini menjadi langkah nyata Paguyuban Petani Persaudaraan Pati Raya untuk mendorong kemandirian petani, baik dalam pupuk maupun pakan. Dengan konsep integrated farming, para petani tidak hanya menanam, tetapi juga beternak dan mengelola limbah menjadi pupuk kembali—sehingga tercipta siklus usaha tani yang saling menguatkan.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperluas gerakan pertanian terpadu, menjadikan Kudus dan Pati Raya sebagai model kawasan pertanian modern yang mandiri, kreatif, dan produktif. (Rmd-Taufiq untuk Indonesia)

Previous Post

Plt. Ketum/Sekjen DPP SWI Ir. Herry Budiman Hadiri Rakorwil Jateng, Sosialisasikan Skema Acara Munas SWI 2026

Next Post

SWI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Program Nabung Pisang pada Munas 2026

RelatedPosts

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

August 18, 2026
JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI
Berita

JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI

August 17, 2026
Sosialisasi KUHAP dan KUHP Terbaru, Bupati Kudus Apresiasi Acara Akbar Peringatan HUT PP Polri
Berita

Sosialisasi KUHAP dan KUHP Terbaru, Bupati Kudus Apresiasi Acara Akbar Peringatan HUT PP Polri

August 13, 2026
Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat
Berita

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

August 6, 2026
Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat
Berita

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

August 5, 2026
Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing
Berita

Gadung, Umbi yang Terlupakan Kini Bernilai Emas: Potensi Pangan, Konservasi, dan Penggerak Ekonomi Desa Lereng Sumbing

August 2, 2026
Next Post
SWI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Program Nabung Pisang pada Munas 2026

SWI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Program Nabung Pisang pada Munas 2026

RECOMMENDED NEWS

Koperasi KKJ Se-Pati Raya Rayakan Halal Bi Halal dengan Penuh Keceriaan dan Kreativitas di Kudus

Koperasi KKJ Se-Pati Raya Rayakan Halal Bi Halal dengan Penuh Keceriaan dan Kreativitas di Kudus

2 years ago
Aksi Jumat Berkah: Dua Srikandi Peduli Lingkungan dan Pengelolaan Sampah di Desa Menawan, Kudus

Aksi Jumat Berkah: Dua Srikandi Peduli Lingkungan dan Pengelolaan Sampah di Desa Menawan, Kudus

2 years ago
UKM PENA YPPI Rembang dan Yayasan Aswirusani Annaba Berbagi Kebahagiaan melalui Takjil di Bulan Ramadhan

UKM PENA YPPI Rembang dan Yayasan Aswirusani Annaba Berbagi Kebahagiaan melalui Takjil di Bulan Ramadhan

2 years ago
Ide Cerdas PCM Bandongan, Temu Tani & Ngopi Bareng Wujudkan Ketahanan Pangan Jamaah

Ide Cerdas PCM Bandongan, Temu Tani & Ngopi Bareng Wujudkan Ketahanan Pangan Jamaah

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa
  • Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip
  • Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

Category

Recent News

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

August 31, 2026
Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip

Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip

August 29, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved