Tuesday, February 24, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Pusat Integrated Farming Nasional Hadir di Bate Alit Jepara

Admin by Admin
November 17, 2025
in Berita, Pertanian
A A
0
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Terobosan Tren Baru Pertanian Modern Mendukung Ketahanan Pangan Indonesia

Jurnaljatengdiynews.com- Jepara — Di kawasan Bate Alit, Jepara, berdiri sebuah pusat pertanian modern Integrated Farming yang menjadi prototipe pertanian masa depan Indonesia. Kawasan ini merupakan lahan seluas 10 hektare yang mulai dikembangkan sejak tahun 2020, terletak di lereng barat Gunung Muria pada ketinggian ±500 MDPL. Program ini digagas oleh H. Abdul Wachid, sosok petani kaya sekaligus Wakil Rakyat di Senayan, yang dikenal sangat peduli terhadap kesejahteraan petani, kemandirian pangan, dan penguatan ekonomi berbasis alam.

*Pertanian Terintegrasi: Tren Baru Menuju Kedaulatan Pangan*

Konsep Integrated Farming yang diterapkan di Bate Alit menggabungkan tanaman, peternakan, manajemen air, hingga pemanfaatan limbah organik — sebuah sistem terpadu yang saling menguatkan.

Air bersih dialirkan dari ketinggian 1.000 MDPL sejauh 6 kilometer melalui pipa, lalu ditampung pada tandon besar untuk didistribusikan secara terukur ke seluruh lahan. Teknologi ini memungkinkan produktivitas tinggi meski berada di dataran menengah.

Berita Terkait

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Load More

Di dalam kawasan ini terdapat lebih dari 250 ekor kambing dan domba yang dipelihara dengan pakan hijauan lokal serta rumput unggul Gama Umami. Kotoran ternak diolah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi, sehingga tercipta sebuah siklus pertanian berkelanjutan yang minim limbah.

Para mahasiswa PKL dan petani binaan juga mendapatkan pelatihan langsung mengenai pembuatan pakan fermentasi dan silase, sebagai solusi untuk menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun. Kawasan ini telah menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa pertanian dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Menghidupkan Ajaran Ilahi: “Falyandzuril Insaanu Ila Tho’amih”

Inovasi ini selaras dengan nilai-nilai Qur’ani,

> فَلْيَنْظُرِ الْإِنسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ
“Maka hendaklah manusia memperhatikan makanan yang dikonsumsinya.”

Melalui integrated farming, masyarakat diajak kembali memperhatikan sumber pangan mereka — dari proses penanaman, kesehatan tanaman dan ternak, hingga kualitas gizi dan keberlanjutan lingkungan.

Sosok Pemimpin yang Hadirkan Keamanan dan Kesejahteraan

Falsafah kepemimpinan H. Abdul Wachid berpegang pada prinsip Qur’ani:

“Menghilangkan rasa takut dan rasa lapar” — min ju’in wa amanahum min khauf.

Melalui program ini, beliau menunjukkan bahwa kesejahteraan petani adalah fondasi negara yang kuat.
Negara yang makmur dimulai dari pertanian yang maju.

*Astana Hinggil: Wisata Agro Modern di Sumosari Jepara*

Selain pusat integrated farming, kawasan Astana Hinggil di Sumosari, Jepara—yang dapat ditemukan di Google Maps—hadir sebagai kawasan wisata agro yang lengkap dengan fasilitas penginapan.

Suasananya sejuk, segar, dan sangat cocok sebagai tempat healing, pelatihan, gathering komunitas, hingga kegiatan edukasi pertanian. Tempat ini menjadi wajah baru agro-wisata Jepara yang mendukung pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.

*Menuju Pusat Percontohan Nasional*

Banyak kalangan menilai bahwa Integrated Farming di Bate Alit dan kawasan agro-wisata Astana Hinggil layak menjadi,

* pusat percontohan pertanian nasional,
* tempat riset dan praktik mahasiswa,
* lokasi seminar dan workshop,
* serta pusat pembelajaran praktis bagi petani seluruh Indonesia.

Pesan yang selalu digaungkan,
“Petani kaya, negara kuat.”
Sebuah semboyan yang mencerminkan cita-cita besar kebangkitan pertanian nasional.
(Rochmad Taufiq)

Previous Post

H. Abdul Wahid, Petani Teladan Asal Kalinyamatan Jepara yang Mengangkat Derajat Pertanian Modern

Next Post

Green School

RelatedPosts

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
Berita

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus
Pertanian

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

February 22, 2026
Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan
Berita

Yayasan YMKI Jepara Gelar Study Tiru ke Panti Bina Insani Bandengan Jelang Ramadhan

February 15, 2026
Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek
Berita

Kunjungan DPC P2RPTI ke Kudus, Membaca Masa Depan Industri Rokok di Kota Kretek

February 13, 2026
Kunjungan Inspiratif P2RPTI, Belajar Disiplin, Kolaborasi, dan Realitas Industri Tembakau
Berita

Kunjungan Inspiratif P2RPTI, Belajar Disiplin, Kolaborasi, dan Realitas Industri Tembakau

February 13, 2026
Progress Awal Tahun Kolaborasi Bersama Warga untuk Masa Depan Lebih Cerah
Berita

Progress Awal Tahun Kolaborasi Bersama Warga untuk Masa Depan Lebih Cerah

February 11, 2026
Next Post
Green School

Green School

RECOMMENDED NEWS

Bokor Kencana Nusantara Ucapkan Selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Terpilih

Bokor Kencana Nusantara Ucapkan Selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Terpilih

1 year ago
Revolusi Hijau di Kebun Salam, persiapan budidaya Pisang Kepok Tanjung

Revolusi Hijau di Kebun Salam, persiapan budidaya Pisang Kepok Tanjung

1 year ago
Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Bandongan Dorong Skema Pemberdayaan Herbal Terpadu

Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Bandongan Dorong Skema Pemberdayaan Herbal Terpadu

1 month ago
UKM PENA YPPI Rembang dan Yayasan Aswirusani Annaba Berbagi Kebahagiaan melalui Takjil di Bulan Ramadhan

UKM PENA YPPI Rembang dan Yayasan Aswirusani Annaba Berbagi Kebahagiaan melalui Takjil di Bulan Ramadhan

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
  • Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus
  • Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Category

Recent News

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

February 22, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved