Jurnaljatengdiynews.com-
– Senin (19/8/2024), suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti acara Wisuda Purna Bhakti yang digelar Polres Kudus. Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kudus AKBP Heru, S.I.K., M.Si, beserta Waka Polres, jajaran Forkopimda Kudus, Ketua PP Polri Cabang Kudus, serta perwakilan Bhayangkari.Dalam sambutannya, Kapolres Kudus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para personel yang resmi mengakhiri masa tugasnya.
“Sebanyak 35 personel dilepas, terdiri dari 8 Perwira Menengah (Pamen), 14 Perwira Pertama (Pama), 11 Bintara Tinggi (Bati), dan 2 PNS Polri. Berdasarkan PP Kapolri Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Pengakhiran Dinas bagi Pegawai Negeri pada Polri, mereka resmi memasuki masa purna tugas,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian terbaik yang telah diberikan demi Polri, bangsa, dan negara. Ia berpesan agar para purnawirawan tetap menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Selamat bergabung dengan PP Polri. Jadilah senior yang mampu menjadi teladan bagi junior dalam kehidupan berbangsa dan bernegara setelah kembali menjadi bagian dari masyarakat umum,” pesannya.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Kudus selalu terbuka untuk menerima masukan dari PP Polri Cabang Kudus. “Jangan pernah ragu untuk menyampaikan sesuatu jika membutuhkan bantuan dalam bentuk apapun. Kami yakin PP Polri akan tetap setia kepada NKRI dan Polri,” tambahnya.
Ia berharap para purnawirawan terus berkontribusi menjaga kondusivitas wilayah. “Sekecil apapun informasi terkait potensi gangguan kamtibmas, tolong sampaikan kepada kami demi terciptanya Kabupaten Kudus yang aman dan kondusif,” tegas Kapolres.
Sementara itu, Ketua PP Polri Cabang Kudus, Dr. H. Carto Nuryanto —yang juga masih aktif mengajar di UIN Muria Kudus— dalam sambutannya menegaskan bahwa semangat pengabdian tidak berhenti meski telah purna tugas.
“Sekali Bhayangkara tetap Bhayangkara, sekali Pejuang tetap Berjuang, serta tetap setia kepada NKRI juga Polri,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga berpesan kepada anggota Polri yang masih aktif agar tidak ragu dalam menjalankan tugas pokoknya meski dihadapkan pada berbagai penilaian masyarakat. “Apapun bentuk penilaian, baik positif maupun negatif, Polri jangan goyah. Tetaplah berpegang pada prinsip sebagai pelindung, pengayom, pelayan, dan penegak hukum secara profesional dengan niat tulus ikhlas karena Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Carto.
Acara ditutup dengan doa bersama, penuh rasa syukur dan harapan agar pengabdian para purnawirawan menjadi amal kebaikan yang diridhai Allah SWT.
(Rochmad Taufiq )