Friday, September 11, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Alumni BSM 37 Gerak Bersama Mahasiswa dan Akademisi, Wujudkan Pertanian Organik Berkelanjutan

Admin by Admin
August 18, 2025
in Berita, Informasi, Pemberdayaan
A A
0
45
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynees.com- Magelang – Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Doktor Yusron Masduki dalam acara yang digelar bersama PCM dan PCA Salam, Magelang, pada Minggu (18/8). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 40 peserta yang terdiri dari warga, perangkat desa, mahasiswa, dan akademisi.

Dalam sambutannya, Doktor Yusron yang juga inisiator gerakan Nabung Pisang bersama sahabatnya Rochmad Taufiq( Alumnus Santri BSM), menekankan pentingnya peran generasi milenial dalam mengelola sektor pertanian.
“Pertanian ke depan harus dikelola oleh generasi muda yang terdidik. Hanya dengan itu, kita bisa menjaga keberlanjutan pangan bangsa,” ungkapnya.

Program Nabung Pisang yang digagas PCM Muhammadiyah Salam kini juga mulai dikolaborasikan dengan Nabung Umbi Talas dan Ubi Cilembu. Selanjutnya, tengah dirancang pengembangan ke arah Nabung Ayam dan Nabung Domba di sekitar kebun pisang.
“Dengan adanya ayam, masyarakat bisa mendapatkan pemasukan harian dari telur, sedangkan Nabung Domba mendorong kewajiban menanam jagung setiap hari. Dari situ kita bisa memperoleh tebon sebagai pakan domba sekaligus penghasilan harian dari jual tongkol jagungnya,” jelas Doktor Yusron saat berdiskusi dengan Rochmad Taufiq (alumnus Santri BSM 37).

Selain program pertanian terpadu tersebut, Yusron menekankan pentingnya pendampingan generasi milenial melalui greenhouse mini di Kadipolo Wetan, penguatan UMKM berbasis pertanian, serta dukungan teknologi pengolahan hasil panen.
“Jangan hanya menjual hasil tanam mentah. Produk pertanian harus diolah, dikemas, dan dipasarkan secara modern melalui TikTok, Instagram, WhatsApp Group, maupun Facebook,” paparnya.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

Load More

Ke depan, program digital marketing akan didampingi oleh dosen dan mahasiswa UAD Yogyakarta, sehingga daya saing produk olahan pertanian masyarakat meningkat signifikan.

Dalam diskusi lebih lanjut, Prof. Dr. Anton Yudhana menekankan pentingnya pengelolaan dari sisi manajemen organisasi pengolahan hasil pertanian, sementara Dr. Novi menyoroti perlunya ketertiban dari sisi keuangan agar roda bisnis olah pertanian meningkat. Dr. Sutipyo menambahkan, pendekatan ilahitah dalam pola tanam dan pengolahan hasil harus diawali niat berkarya sesuai tuntunan Rasulullah, berdoa, dan bertawakal dalam setiap langkah kehidupan.

Dosen PAI UAD, Dr. Yusron Masduki dan Dr. Sutipyo, menekankan pentingnya kolaborasi antar-ilmu: pertanian, teknologi pangan, biologi, bisnis, dan pendidikan Islam, yang harus dilakukan secara terintegrasi. Kedepannya, Desa Salam akan menjadi proyek pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dengan durasi 3–5 tahun, berbeda dengan program KKN yang hanya 1–2 bulan.

Gerakan ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat bergotong royong menanam, memelihara, mengolah, sekaligus memasarkan hasil pertanian dan peternakan sebagai tabungan pangan sekaligus tabungan ekonomi masa depan.

Acara yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 13.00 WIB ini turut dihadiri oleh perangkat Desa Salam Wiyono, Kepala Dusun Kadipolo Wetan Suhardi, perwakilan RT Kadipolo Wetan, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, mahasiswa dan dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta Ketua LPPM UAD Prof. Dr. Anton Yudhana.

Pertemuan yang dipimpin Ustadz Taufiq berlangsung hidup dan interaktif. Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama dan syukuran kemerdekaan. Dalam refleksi penutupnya, Doktor Yusron mengingatkan bahwa makna kemerdekaan sejati adalah ketika bangsa benar-benar merdeka dalam pangan, bukan sekadar merdeka secara formal. (Rochmad Taufiq)

Previous Post

Doktor Yusron Ajak Mahasiswa Milenial Terjun ke Pertanian untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Next Post

Kapolres Kudus Hadiri Wisuda Purna Bhakti, 35 Personel Resmi Purna Tugas

RelatedPosts

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Pemberdayaan

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

August 31, 2026
FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita

FKBN Bakorda Kudus Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

August 18, 2026
JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI
Berita

JAJARAN PERKOPINDO DAN ELEMEN MASYARAKAT KUDUS HADIRI UPACARA HUT KE-81 RI

August 17, 2026
Sosialisasi KUHAP dan KUHP Terbaru, Bupati Kudus Apresiasi Acara Akbar Peringatan HUT PP Polri
Berita

Sosialisasi KUHAP dan KUHP Terbaru, Bupati Kudus Apresiasi Acara Akbar Peringatan HUT PP Polri

August 13, 2026
Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat
Berita

Secangkir Kopi, Sebuah Gagasan Besar untuk Kemaslahatan Umat

August 6, 2026
Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat
Berita

Mari Menjadi Manusia yang Selalu Ingat kepada Sesama dan Menebarkan Manfaat Seluas-luasnya bagi Umat

August 5, 2026
Next Post
Kapolres Kudus Hadiri Wisuda Purna Bhakti, 35 Personel Resmi Purna Tugas

Kapolres Kudus Hadiri Wisuda Purna Bhakti, 35 Personel Resmi Purna Tugas

RECOMMENDED NEWS

Yayasan Tumbuh Mulia Bahagia (YTMB) mengadakan kegiatan yang berjudul “Ceria” (Cerahnya Ramadhan, Indahnya Amal), yang berlangsung pada hari Jum’at 28 Maret 2025 di Asrama Yatim TMB, alamat Gamping, Sleman, Yogyakarta

Yayasan Tumbuh Mulia Bahagia (YTMB) mengadakan kegiatan yang berjudul “Ceria” (Cerahnya Ramadhan, Indahnya Amal), yang berlangsung pada hari Jum’at 28 Maret 2025 di Asrama Yatim TMB, alamat Gamping, Sleman, Yogyakarta

1 year ago
Rapat Konsolidasi DPP P2RPTI Periode 2025–2030 Berjalan Lancar dan Penuh Semangat

Rapat Konsolidasi DPP P2RPTI Periode 2025–2030 Berjalan Lancar dan Penuh Semangat

10 months ago
GOW Kabupaten Kudus Ikuti Apel Hari Kartini dengan Antusias

GOW Kabupaten Kudus Ikuti Apel Hari Kartini dengan Antusias

1 year ago

Launching “Bandongan Go Green”, Ormas Perempuan Bersatu Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri

5 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa
  • Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip
  • Pengajian Ahad Ke-4: Menjadi Cahaya yang Memberi Manfaat

Category

Recent News

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Ketua DPRD Kudus Dorong Kades Kuasai KUHP-KUHAP Terbaru, Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Desa

August 31, 2026
Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip

Sebelum Nama Kita Menjadi Kabar Duka: Pesan Mendalam dari Kepergian H. Syafi’ip

August 29, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved