Tuesday, February 24, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Uncategorized

Kang Hamim, Pejuang Padi Ketan di Dukuh Losari, Salam, Magelang

Admin by Admin
February 13, 2025
in Uncategorized
A A
0
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com.-Magelang, 9 Februari 2025 – Di pagi yang sejuk, Kang Hamim, seorang petani dari Dukuh Losari, Salam, Magelang, terlihat sibuk di sawahnya. Dengan penuh semangat, ia mengusir burung-burung emprit yang mencoba memakan padi ketan yang mulai menguning. Seperti biasa, setiap pagi ia menjaga sawahnya dengan penuh kesabaran, menanti panen yang tinggal 5-10 hari lagi.

Namun, bagi Kang Hamim, menanam padi ketan bukan sekadar mata pencaharian, tetapi juga misi pelestarian budaya leluhur. Di tengah semakin langkanya padi ketan di pasaran, ia tetap teguh menanam jenis ketan kotes, varietas khas yang dulu terkenal dan kini mulai langka di masyarakat.

“Kita harus terus menanam padi ketan agar tidak punah. Ini bagian dari warisan nenek moyang yang harus kita lestarikan,” ujar Kang Hamim dengan tekad.

Selain nilai budaya, padi ketan kotes juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Harga jualnya jauh lebih tinggi dibandingkan padi biasa, mencapai Rp27.000–Rp30.000 per kg. Bahkan sebelum panen, banyak orang sudah memesan hasil panennya.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif Jumat Berkah – 19 September 2025  di pondok yatim 

Program Ladang Asri Terintegrasi, Pertanian Organik, Budidaya Cacing, dan Inovasi Paving dari Limbah Plastik

Load More

Upaya Kang Hamim patut mendapat apresiasi, terutama dari pemerintah, karena turut menjaga keberagaman komoditas pertanian. Dengan semakin sedikitnya petani yang menanam padi ketan, langkah Kang Hamim menjadi contoh nyata bahwa pertanian tradisional tetap bisa berkembang di era modern.

Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar lebih banyak petani mengikuti jejaknya. Dengan begitu, Indonesia bisa tetap memiliki aneka varietas padi unggulan, termasuk padi ketan kotes yang mulai langka.

“Jika bukan kita yang melestarikan, siapa lagi?” ujar Kang Hamim penuh harap.
(Roch.ad  Taufik).

Previous Post

Pengurus FKBN Kudus Hadiri Rapat Penyusunan Program Kerja Ormas 2025 di Kantor Kesbangpol

Next Post

Jumat Berkah di Masjid Al-Huda, Kebahagiaan dalam Berbagi

RelatedPosts

Kisah Inspiratif Jumat Berkah – 19 September 2025  di pondok yatim 
Uncategorized

Kisah Inspiratif Jumat Berkah – 19 September 2025  di pondok yatim 

September 19, 2025
Program Ladang Asri Terintegrasi, Pertanian Organik, Budidaya Cacing, dan Inovasi Paving dari Limbah Plastik
Uncategorized

Program Ladang Asri Terintegrasi, Pertanian Organik, Budidaya Cacing, dan Inovasi Paving dari Limbah Plastik

September 10, 2025
Ratusan Jamaah Hadiri Pengajian Ahad Pagi di Masjid Mujahidin Getas Kudus
Uncategorized

Ratusan Jamaah Hadiri Pengajian Ahad Pagi di Masjid Mujahidin Getas Kudus

September 6, 2025
Uncategorized

September 6, 2025
*Doktor Carto, Merajut Silaturahim, Merangkai Kolaborasi Lintas Etnis dan Agama
Uncategorized

*Doktor Carto, Merajut Silaturahim, Merangkai Kolaborasi Lintas Etnis dan Agama

September 6, 2025
*Doktor Carto Nuryanto Raih Juara 1 Lomba Menembak Tingkat Nasional Kudus 2025
Uncategorized

*Doktor Carto Nuryanto Raih Juara 1 Lomba Menembak Tingkat Nasional Kudus 2025

September 4, 2025
Next Post
Jumat Berkah di Masjid Al-Huda, Kebahagiaan dalam Berbagi

Jumat Berkah di Masjid Al-Huda, Kebahagiaan dalam Berbagi

RECOMMENDED NEWS

Kustini Serahkan 523 SK Kenaikan Pangkat PNS Kabupaten Sleman

Kustini Serahkan 523 SK Kenaikan Pangkat PNS Kabupaten Sleman

2 years ago
Suyitno, Pionir Belajar Mandiri dari Youtube yang Sukses  Mengembangkan Usaha di Gunung Wungkal

Suyitno, Pionir Belajar Mandiri dari Youtube yang Sukses Mengembangkan Usaha di Gunung Wungkal

2 years ago
Hadiri Pisah Sambut Komandan Kodim 0732/Sleman, Bupati Sleman Apresiasi Kontribusi dalam Membangun Kabupaten Sleman

Hadiri Pisah Sambut Komandan Kodim 0732/Sleman, Bupati Sleman Apresiasi Kontribusi dalam Membangun Kabupaten Sleman

11 months ago
GOW Kabupaten Kudus Ikuti Apel Hari Kartini dengan Antusias

GOW Kabupaten Kudus Ikuti Apel Hari Kartini dengan Antusias

10 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar
  • Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus
  • Uji Penelitian Tembakau Lokal di Greenhouse Universitas Sebelas Maret Jadi Bahan Kajian Kru P2RPTI

Category

Recent News

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

Lahan Nganggur Bisa Jadi Tambang Uang! Permintaan 40 Ton Melon & 5 Ton Daun Singkong Siap Diserap Pasar

February 24, 2026
Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

Puluhan Pegiat Pertanian Organik Muria Raya Gelar Bukber & Diskusi Kolaborasi di Kali Wungu Kudus

February 22, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved