Friday, October 16, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa

Admin by Admin
October 16, 2026
in Berita
A A
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews. Magelang — Alam adalah ruang belajar yang tak pernah kehabisan ilmu. Sore itu, di sekitar kandang ternak, sebuah perjumpaan sederhana antara ustadz Noeryoso dan anak-anak sekolah dasar (SD) berubah menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Mereka menemukan buah liar bernama rambusa, mencicipinya, mengenali ciri-cirinya, sekaligus belajar mensyukuri karunia Allah melalui alam.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, pembelajaran alam ini terhubung dengan semangat ngaji alam bersama Ustaz Noeryoso dari Badongan. Tidak hanya belajar melalui buku, anak-anak diajak mengamati langsung kehidupan di sekitarnya, mengenali tumbuhan, serta menggali pelajaran dari setiap ciptaan Allah.

*Rambusa, Buah Liar dengan Potensi Tersembunyi*

Ustadz Noeryoso menjelaskan bahwa rambusa merupakan tanaman yang dapat tumbuh liar tanpa perlu campur tangan manusia secara khusus. Buahnya memiliki perpaduan rasa manis, asam, dan menyegarkan.

Berita Terkait

Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat

Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah

Load More

Temuan sederhana tersebut membuka diskusi tentang potensi pangan lokal, keanekaragaman hayati, serta pentingnya mengenali tumbuhan yang tumbuh di sekitar kita. Rambusa juga menarik untuk dipelajari lebih jauh mengenai kandungan senyawa alaminya, termasuk potensi antioksidan yang perlu dibuktikan melalui penelitian.

Tanaman liar sering kali dianggap tidak bernilai. Padahal, jika dipelajari dengan benar, tanaman di sekitar kita dapat menjadi sumber pengetahuan, inspirasi usaha, dan peluang pengembangan potensi lokal.

Meski demikian, pemanfaatan rambusa sebagai bahan pangan maupun obat tradisional tetap perlu memperhatikan identifikasi jenis tanaman, keamanan konsumsi, dan bukti ilmiah mengenai khasiatnya.

*Belajar di Alam, Ilmu Lebih Dekat dengan Kehidupan*

Pengalaman tersebut menjadi contoh bahwa pendidikan tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Halaman, kebun, kandang ternak, dan lingkungan sekitar dapat menjadi laboratorium kehidupan yang kaya akan pelajaran.

Anak-anak terlihat antusias ketika dapat menyentuh, mengamati, dan mencicipi buah secara langsung. Dari satu tanaman sederhana, mereka belajar tentang alam, rasa ingin tahu, keanekaragaman hayati, hingga pentingnya menjaga lingkungan.

Pola pembelajaran semacam ini berpotensi dikembangkan secara rutin dan sistematis melalui kegiatan Ngaji Alam, yakni perpaduan antara ilmu pengetahuan, pendidikan karakter, tadabur alam, dan pengenalan potensi pertanian.

Harapannya, anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan, menghargai pangan lokal, serta mampu melihat peluang dari kekayaan alam di sekitarnya.

*Alam sebagai Kitab Kehidupan*

Kegiatan sederhana ini menghadirkan pesan mendalam: belajar tidak selalu harus menunggu ruang kelas, guru tidak selalu membutuhkan papan tulis, dan ilmu terkadang hadir dari sesuatu yang tumbuh liar di tepi jalan.

Sebagaimana semangat yang digaungkan dalam Al-Qur’an, Surah ‘Abasa ayat 24, “Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.” Ayat ini mengajak manusia untuk merenungkan sumber pangan dan karunia yang Allah sediakan bagi kehidupan.

Dari buah rambusa, kita belajar bahwa alam bukan sekadar tempat tinggal, melainkan sumber ilmu yang perlu dijaga dan disyukuri.

“Alam tak pernah berhenti memberi pelajaran dan membuka peluang rezeki. Tugas manusia adalah belajar mengenali, mengembangkan dengan bijak, dan mensyukurinya.”

Ngaji Alam: dekat dengan alam, bertambah ilmu, tumbuh rasa syukur, dan terbuka jalan kebermanfaatan.

Semoga langkah sederhana bersama Ustaz Noeryoso Badongan ini menjadi inspirasi untuk membangun budaya belajar di alam yang berkelanjutan, sekaligus menumbuhkan generasi pecinta ilmu, pertanian, dan lingkungan. (Rochmad Taufiq)

Previous Post

Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat

RelatedPosts

Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat
Berita

Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat

October 13, 2026
PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
Berita

Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah

October 11, 2026
PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang
Berita

PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang

October 10, 2026
Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan
Berita

Dari Kohe Menjadi Berkah, dari Pisang Menjadi Harapan

October 7, 2026
Dekatkan Akses Keadilan, HIMA Magister Hukum Universitas Ngudi Waluyo Gelar Aksi Inspiratif “UNW On The Street
Berita

Dekatkan Akses Keadilan, HIMA Magister Hukum Universitas Ngudi Waluyo Gelar Aksi Inspiratif “UNW On The Street

October 3, 2026
BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SETDA SLEMAN Hal : *Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman, Kalurahan Sumberejo Jadi Lokasi Percontohan
Berita

BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SETDA SLEMAN Hal : *Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman, Kalurahan Sumberejo Jadi Lokasi Percontohan

October 3, 2026

RECOMMENDED NEWS

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

CREW 8 Korwil Lampung Tinjau Pabrik Tapioka Terbengkalai, Potensi atau Tantangan

2 years ago
Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

Wakaf Produktif Berbasis Ekologi: Lahan 4.300 m² Disiapkan Jadi Pusat Belajar Kebun Terpadu di Magelang

6 months ago

2 years ago
Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Lepas Peserta Fun Bike Rocket Infunity, Wabup Danang Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

2 years ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Ngaji Alam Bersama Ustaz Noeryoso Badongan, Menemukan Hikmah dan Potensi Rezeki dari Buah Liar Rambusa
  • Mahasiswa Magister Hukum UNW Tebar Manfaat di Simpang Lima Semarang, Sejak Pukul 05.00 WIB Sudah Siap Melayani Masyarakat
  • Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah

Category

Recent News

PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang

Calon Advokat Diasah Berpikir Kritis Lewat Simulasi Sengketa Lelang Tanah

October 11, 2026
PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang

PKPA Batch #5 Asah Calon Advokat Lewat Simulasi Sengketa Lelang

October 10, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved