Friday, July 3, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Berita

49 CALON MASTER ORGANIK NUSANTARA “DIKARANTINA” DI LEMBANG

Admin by Admin
May 19, 2026
in Berita, Pertanian
A A
0
142
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BBPP Lembang Jadi Kawah Candradimuka Lahirnya Fasilitator Pertanian Organik Bersertifikat Nasional

Jurnaljatengdiynews.com. Bandung.LEMBANG, 19 Mei 2026 — Suasana berbeda tampak menyelimuti kawasan hijau seluas dua hektar milik Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang sejak Senin (18/05/2026). Satu per satu tokoh, pegiat, mentor, petani muda, akademisi, hingga aktivis pertanian organik dari berbagai penjuru Indonesia mulai berdatangan menuju pusat pelatihan pertanian andalan nasional tersebut.

Mereka bukan datang untuk wisata.
Mereka datang membawa misi besar: menjadi fasilitator pertanian organik bersertifikat resmi pemerintah!

Sebanyak 49 peserta pilihan dari berbagai daerah memadati ruang sertifikasi ber-AC yang telah disiapkan panitia. Aura semangat, optimisme, sekaligus rasa tegang bercampur menjadi satu. Ada yang terlihat santai sambil bercanda, ada pula yang sibuk membuka kembali dokumen portofolio dan bahan asesmen.

“Ini seperti ujian hidup bagi pejuang organik,” celetuk salah satu peserta sambil tersenyum tegang.

Berita Terkait

KONSOLIDASI PKN JAWA TENGAH DI KOTA TEGAL FOKUS PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI

Mengapa Banyak Peternak Ayam Belum Berhasil? Jangan Hanya Menyalahkan Bibit, Perhatikan Kalsium dalam Pakan

Load More

Peserta berasal dari berbagai lembaga ternama seperti Aliksa Organic SRI Consultant, BBPP Lembang, Polbangtan Yoma, berbagai P4S, gapoktan, kampus, organisasi petani muda, hingga komunitas organik dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, Bangka Belitung, dan daerah lainnya.

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah utusan dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yaitu Rochmad Taufiq atau yang akrab disapa Taufiq. Ia dikenal sebagai pegiat pertanian organik yang mengembangkan budidaya pisang terintegrasi dengan ternak ayam kampung dan domba.

Di sela kegiatan sertifikasi, Taufiq berbagi pengalaman unik tentang konsep organik yang ia jalankan di kampung halamannya. Dengan gaya santai namun penuh semangat, ia memperkenalkan teori yang ia sebut sebagai “teori gara-gara.”

“Gara-gara ternak ayam kampung, saya jadi bisa memproduksi pupuk organik berkualitas,” terang Taufiq sambil disambut antusias peserta lain.

Ia menjelaskan bahwa rahasia keberhasilannya terletak pada penerapan kandang ayam berpola litter. Sistem tersebut menggunakan lapisan dasar berupa ranting-ranting mudah lapuk, kemudian ditumpuk kohe sapi, dilapisi kohe kambing, lalu ditutup sekam padi.

Menurutnya, ketika ayam-ayam kampung terus mencakar lapisan tersebut setiap hari, terjadi proses penguraian alami yang menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi.

“Selain tidak bau, hasil fermentasi alami ini juga menjadi vitamin kompleks alami bagi ayam,” tambahnya.

Pengalaman sederhana namun inovatif itu langsung menjadi bahan diskusi hangat antar peserta. Banyak yang menilai metode tersebut sangat cocok diterapkan petani kecil karena murah, ramah lingkungan, dan mampu mengurangi limbah ternak.

Kegiatan bergengsi ini resmi dibuka pada Selasa (19/05/2026) dengan suasana khidmat dan penuh energi positif. Acara diawali pembacaan basmalah, lagu Indonesia Raya, laporan panitia, sambutan para asesor, hingga pembukaan resmi oleh jajaran Kementerian Pertanian.

Para peserta akan menjalani serangkaian asesmen kompetensi, mulai dari pemeriksaan portofolio, wawancara, hingga uji kemampuan teknis sebagai fasilitator pertanian organik.

Bukan sekadar mencari sertifikat, kegiatan ini menjadi ajang pembuktian bahwa pertanian organik Indonesia terus bergerak maju dan semakin diminati lintas generasi.

Turut hadir para asesor dan pakar pertanian organik nasional, di antaranya,

– Ina Puspita Dewi
– Dr. Wasissa Titi Ilhami, S.P., M.Si
– Dr. Ismi Puji Ruwaida, S.P., M.P.
– Dr. Neni Musyarofah, S.P., M.Si
– Prof. Dr. Sri Ayu Andayani, S.P., M.P.

BBPP Lembang seakan berubah menjadi “kawah candradimuka” bagi lahirnya para mentor dan penggerak pertanian masa depan Indonesia.

Harapannya, dari tempat ini akan lahir fasilitator-fasilitator tangguh yang mampu membawa pertanian Indonesia menuju sistem yang lebih sehat, mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

🌱 “Organik bukan sekadar metode tanam, tetapi gerakan menyelamatkan bumi dan generasi masa depan.”
(— Rochmad Taufiq, peserta sertifikasi asal Kudus)

Previous Post

CERITA HARI PERTAMA ASESI FASILITATOR ORGANIK LEVEL DEWA

Next Post

PELOPOR ORGANIK DARI CIAMIS IKUT “DIKARANTINA” DI BBPP LEMBANG, SIAP CETAK GENERASI PERTANIAN MASA DEPAN

RelatedPosts

Mengapa Banyak Peternak Ayam Belum Berhasil? Jangan Hanya Menyalahkan Bibit, Perhatikan Kalsium dalam Pakan
Berita

Mengapa Banyak Peternak Ayam Belum Berhasil? Jangan Hanya Menyalahkan Bibit, Perhatikan Kalsium dalam Pakan

July 2, 2026
Workshop Petani Organik Pati Raya: Menumbuhkan Kemandirian Pangan dari Alam untuk Menyelamatkan Bumi
Berita

Workshop Petani Organik Pati Raya: Menumbuhkan Kemandirian Pangan dari Alam untuk Menyelamatkan Bumi

June 29, 2026
Panen Gembili hingga Jagung Madura, Gerakan Pangan Lokal Kian Menguat sebagai Solusi Ketahanan Pangan
Berita

Panen Gembili hingga Jagung Madura, Gerakan Pangan Lokal Kian Menguat sebagai Solusi Ketahanan Pangan

June 27, 2026
Bulusan Edu Park, Ladang Hijau Organik di Tengah Kota: Bukti Mimpi Besar yang Menjadi Nyata
Berita

Bulusan Edu Park, Ladang Hijau Organik di Tengah Kota: Bukti Mimpi Besar yang Menjadi Nyata

June 27, 2026
Workshop Dokter Tanaman 2026: Mencetak Petani Modern Bermental Miliaran dari Hulu hingga Hilir
Berita

Workshop Dokter Tanaman 2026: Mencetak Petani Modern Bermental Miliaran dari Hulu hingga Hilir

June 27, 2026
Berita

June 25, 2026
Next Post
PELOPOR ORGANIK DARI CIAMIS IKUT “DIKARANTINA” DI BBPP LEMBANG, SIAP CETAK GENERASI PERTANIAN MASA DEPAN

PELOPOR ORGANIK DARI CIAMIS IKUT “DIKARANTINA” DI BBPP LEMBANG, SIAP CETAK GENERASI PERTANIAN MASA DEPAN

RECOMMENDED NEWS

Integrated Farming di KUB an Nur Banana Garden Kudus: Kampus Literasi Alam yang Menginspirasi

Integrated Farming di KUB an Nur Banana Garden Kudus: Kampus Literasi Alam yang Menginspirasi

2 years ago
Pembentukan Pengurus P2N Kudus, Guyub, Rukun, dan Penuh Semangat

Pembentukan Pengurus P2N Kudus, Guyub, Rukun, dan Penuh Semangat

2 years ago
Gong Jinagong Temu Kangen Kagama Ngopi Bareng  dalam Rangka Menyelaraskan Frekwensi

Gong Jinagong Temu Kangen Kagama Ngopi Bareng dalam Rangka Menyelaraskan Frekwensi

2 years ago
KUMIMA Gelar HUT Ke-6, Perkuat Semangat Guyub – Rukun – Gotong Royong UMKM Pati

KUMIMA Gelar HUT Ke-6, Perkuat Semangat Guyub – Rukun – Gotong Royong UMKM Pati

7 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • KONSOLIDASI PKN JAWA TENGAH DI KOTA TEGAL FOKUS PERKUAT STRUKTUR ORGANISASI
  • Mengapa Banyak Peternak Ayam Belum Berhasil? Jangan Hanya Menyalahkan Bibit, Perhatikan Kalsium dalam Pakan
  • Workshop Petani Organik Pati Raya: Menumbuhkan Kemandirian Pangan dari Alam untuk Menyelamatkan Bumi

Category

Recent News

Harta yang Mengalir, Berkah yang Mengalir

Harta yang Mengalir, Berkah yang Mengalir

June 25, 2026

June 25, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved