Jurnaljatengfiynews.com. Kudus – Ada yang unik dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kudus tahun ini. Salah satu komunitas catur lokal, DPR Community, menggelar turnamen catur yang diikuti oleh ratusan peserta, mulai dari tingkat junior hingga senior. Acara yang diselenggarakan di pelataran GOR Kudus pada hari Minggu kemarin ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Turnamen dimulai dengan upacara pembukaan, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan do’a bersama, dilanjutkan dengan pelepasan puluhan balon udara yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari peserta dan penonton. Kemeriahan semakin terasa saat pertandingan dimulai, di mana para pecatur dari berbagai kategori beradu strategi untuk memperebutkan hadiah utama berupa dua sepeda gunung dan uang tunai dengan total hadiah jutaan rupiah, yang diberikan hingga peringkat ke-25.
Dalam turnamen ini, juara kelompok A berhasil diraih oleh Mbah Sutriman, seorang pecatur senior dari Mejobo. Sedangkan untuk kelompok B, juara pertama diraih oleh Alfian Adi, yang mewakili klub tuan rumah, DPR Community.
Menurut Ketua DPR Community, Muhammad Sugianto S.M., turnamen ini diselenggarakan tidak hanya untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi, tetapi juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan di antara komunitas catur di Kudus. “Kami berharap kegiatan ini menjadi momen kebersamaan dan semangat baru bagi insan catur di Kudus. Ini adalah bentuk silaturahmi yang memperkuat persatuan di antara kami,” ujar Sugianto.
Sebagai bentuk apresiasi, Sugianto juga memberikan penghargaan khusus kepada enam pecatur junior yang berprestasi, dengan memberikan uang tunai tambahan sebesar Rp 100.000 per orang. Momen tersebut diabadikan dengan foto bersama di atas panggung, menambah semangat bagi para pemain muda.
Selain pertandingan utama, acara ini juga dimeriahkan dengan pertandingan eksibisi catur simultan, di mana pecatur nomor satu Kudus, Mawel, menunjukkan kemampuannya melawan 10 orang secara bersamaan, yang merupakan perwakilan dari berbagai klub catur di Kudus.
Puncara, salah satu wasit lapangan yang bertugas, menyampaikan bahwa acara berjalan dengan lancar tanpa ada komplain dari peserta. Ia juga memberikan pujian kepada wasit senior, Nor Chakim, yang berhasil menjalankan pairing pertandingan dengan baik dan tertib.
“Kami berharap turnamen ini menjadi semangat baru bagi seluruh pecatur di Kabupaten Kudus untuk terus guyub rukun, seduluran sak lawase,” tutup Puncara dengan penuh harapan. (Bambang)