Jurnaljatengdiynews.com. Hari Kamis, 26 Februari 2026, suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di kediaman bunda Wiwin dalam rangka tasyakuran milad ke-17 ananda Riffat Aqila Fata. Momentum istimewa ini dirayakan bersama anak-anak yatim piatu binaan Yayasan Aswirusani AN NABA melalui rangkaian acara doa bersama, potong tumpeng, dan buka puasa bersama (bukber).
Acara dimulai pada sore hari dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan doa bersama. Dalam doa yang dipanjatkan, seluruh hadirin memohon agar Riffat Aqila Fata senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang yang berkah, kesuksesan dalam pendidikan, serta menjadi anak yang salehah, berbakti kepada orang tua, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan sesama.
*Keutamaan Waktu Doa*
Doa yang dilantunkan pada Kamis sore menjelang malam Jumat, terlebih pada hari Jumat di bulan suci Ramadhan, merupakan momen yang sangat istimewa. Dalam tradisi umat Islam, waktu-waktu tersebut dikenal sebagai saat penuh keberkahan, ketika pintu rahmat Allah SWT terbuka luas dan doa-doa hamba-Nya diijabah.
Lebih istimewa lagi, doa yang dipanjatkan bersama anak-anak yatim memiliki nilai kemuliaan tersendiri. Hati mereka yang bersih, tulus, dan penuh keikhlasan diyakini menjadi wasilah turunnya rahmat Allah. Semoga setiap hajat yang dipanjatkan melalui lantunan doa mereka dikabulkan oleh Allah SWT.
*Ajakan Menitipkan Hajat Doa*
Marilah kita manfaatkan momen Jumat kedua di bulan Ramadhan ini untuk meluangkan waktu memohon kepada Allah SWT.
Apabila Bapak/Ibu berkenan menitipkan hajat doa yang akan didoakan bersama anak-anak yatim binaan AN NABA, silakan menuliskan nama dan hajatnya. InsyaAllah kami para pengasuh bersama anak-anak yatim akan turut mendoakan seluruh hajat para mitra dan donatur.
Semoga Allah mengabulkan setiap doa, melapangkan segala urusan, mengangkat kesulitan, serta mengganti dengan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
*Prosesi Syukur dan Kebersamaan*
Prosesi potong tumpeng menjadi salah satu momen paling berkesan. Didampingi sang ibunda, Bunda Wiwin, Riffat memotong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas bertambahnya usia ke-17 tahun. Potongan pertama diberikan kepada sang ibu sebagai tanda cinta dan bakti, disambut haru serta tepuk tangan para tamu undangan.
Keceriaan semakin terasa ketika anak-anak yatim piatu turut menyampaikan doa dan ucapan selamat milad. Kebersamaan yang terjalin menghadirkan suasana hangat, penuh senyum, dan rasa syukur.
Menjelang waktu berbuka, seluruh hadirin menikmati hidangan yang telah disiapkan. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah serta pemberian santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian dan berbagi kebahagiaan.
Perwakilan yayasan menyampaikan terima kasih kepada Bunda Wiwin dan keluarga atas undangan serta perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat berbagi.
Tasyakuran milad ke-17 Riffat Aqila Fata menjadi bukti bahwa kebahagiaan akan semakin bermakna ketika dirayakan bersama, diiringi doa, kepedulian, dan cinta kepada sesama — terlebih kepada anak-anak yatim yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Semoga setiap doa yang terlantun di bulan suci Ramadhan ini menjadi cahaya keberkahan bagi kita semua. Aamiin. (Aulia)












