Monday, January 26, 2026
Jurnal Jateng DIY
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • Gaya hidup
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jurnal Jateng DIY
Home Agama

Menggali Hikmah dari Peternakan Domba dan Perkebunan di Mijen Demak milik seorang santri di Mijen Demak

Admin by Admin
September 28, 2024
in Agama, Berita, Ekonomi, Pertanian
A A
0
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jurnaljatengdiynews.com, Demak -KUB An-Nur telah melakukan perjalanan tijaroh dan tadabur alam yang berbeda. Kali ini, Ustadz Indra, Ustadz Taufiq, dan Ustadz Hazril memimpin rombongan menuju KRB Farm di Mijen, Demak. Farm ini dimiliki oleh Ustadz Mujiburahman, seorang alumni Pondok Pesantren Al-Mukmim, Sukoharjo. Tidak hanya fokus pada ibadah, Ustadz Mujiburahman juga dikenal sebagai peternak domba yang sukses dan inspiratif, dengan lebih dari 400 ekor domba di peternakannya.

Perjalanan dimulai dari Masjid An-Nur di Mlati Kidul, Kudus, tepat pukul 16.00. Mereka membawa bibit pisang raja sebagai pesanan Ustadz Mujiburahman, yang sedang memulai budidaya pisang di samping perkebunan durian dan alpukatnya. Perjalanan ini melewati jalur Tanggulangin, menyusuri area persawahan hijau yang membentang hingga ribuan hektar. Di tengah alam yang begitu subur, mereka merasakan ketenangan jiwa sembari memandang hamparan tanaman yang menjanjikan berkah dari Allah SWT.

Sekitar pukul 16.30, rombongan tiba di lokasi KRB Farm. Mereka disambut oleh Muslimin, mitra Ustadz Mujiburahman, yang mengelola ratusan ekor domba di peternakan tersebut. Suara jeritan embek domba menyambut kedatangan rombongan, seolah domba-domba itu sudah menunggu momen makan sore mereka.

Rombongan berkeliling di area peternakan yang luas dan bersih. Kandang-kandang domba dibuat sedemikian rupa, dengan model panggung yang rapi, memisahkan domba-domba sesuai kondisinya. Domba yang bunting dan beranak dipisahkan agar mendapat perhatian khusus. Kotoran dan urine domba pun diatur dengan baik, tertampung di wadah-wadah plastik yang ditempatkan di bawah kandang. Dari sini, kotoran dan urine tersebut difermentasi menjadi pupuk organik yang dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman bawang, durian, alpukat, dan berbagai jenis tanaman lainnya.

Berita Terkait

Dari Lahan Biasa Jadi Luar Biasa, Kepok Tanjung Bukti Pisang Unggulan Penuh Berka

Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Bandongan Dorong Skema Pemberdayaan Herbal Terpadu

Load More

Namun, yang paling menarik perhatian adalah bagaimana Ustadz Mujiburahman mengelola pola makan domba-dombanya. Di KRB Farm, domba-domba tidak perlu merumput, karena mereka diberi silase dari kulit kedelai yang dipesan dari Purwodadi, serta dedak dan konsentrat yang sudah difermentasi. Cara ini tidak hanya efektif, tetapi juga inovatif, menjadikan KRB Farm salah satu peternakan domba paling efisien di daerah tersebut.

Setelah melihat peternakan domba, Muslimin menjelaskan kalau ustadz Mujiburahman  berkeliling juga mengelola kebun durian dan alpukat seluas 12 hektar karena Sudah terlalu sore waktu tak mencukupi maka keliling kebun duren akan diagendakan periode berikutnya. Dia hanya bercerita di sini, lagi-lagi pupuk organik dari kotoran domba memberikan manfaat besar. “Pohon-pohon ini alhamdulillah sudah mulai berbuah, padahal kebun tetangga yang lain belum,” ujar  Muslimin sambil tersenyum bangga.

Rombongan juga menyaksikan persiapan Ustadz Mujiburahman untuk menanam pisang raja di lahan yang baru dibuka. Selain durian, alpukat, dan pisang, Ustadz Mujiburahman berencana menambah variasi buah-buahan di kebunnya, menjadikan KRB Farm bukan hanya sebagai peternakan, tetapi juga pusat budidaya berbagai tanaman hortikultura.

Perjalanan ini memberikan banyak pelajaran bagi Ustadz Indra dan rombongan. Mereka menyaksikan sendiri bagaimana seorang santri yang gigih dan berdedikasi, seperti Ustadz Mujiburahman, mampu menggabungkan ilmu agama dan praktik pertanian serta peternakan modern. Sebuah tadabur alam yang mengingatkan mereka bahwa dengan tekad kuat dan keyakinan pada pertolongan Allah, kesuksesan di dunia tidak hanya terbatas pada satu bidang saja, tetapi juga bisa diraih dalam berbagai usaha yang halal dan bermanfaat bagi umat.

Perjalanan sore itu diakhiri dengan duduk bersama di bawah langit senja Mijen, menikmati secangkir kopi yang manis dan hasil panen alpukat yang segar dan membahas bagaimana keberkahan dari alam bisa mengalir jika dikelola dengan benar dan penuh tanggung jawab. Tidak hanya alam yang memberi pelajaran, tetapi juga para insan yang mengelolanya dengan hati yang ikhlas dan tangan yang gigih. (Taufik untuk Kudus)

Previous Post

Ngopi Pagi di Gubug Unik Banana Garden

Next Post

Acara Pelantikan Pengurus Baru Yayasan WQQ Kudus Berlangsung Khidmat di Semarang

RelatedPosts

Dari Lahan Biasa Jadi Luar Biasa, Kepok Tanjung Bukti Pisang Unggulan Penuh Berka
Pertanian

Dari Lahan Biasa Jadi Luar Biasa, Kepok Tanjung Bukti Pisang Unggulan Penuh Berka

January 24, 2026
Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Bandongan Dorong Skema Pemberdayaan Herbal Terpadu
Berita

Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Bandongan Dorong Skema Pemberdayaan Herbal Terpadu

January 23, 2026
FKBN dan DPP SPN Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Pendidikan Kebangsaan bagi Pekerja
Berita

FKBN dan DPP SPN Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Pendidikan Kebangsaan bagi Pekerja

January 22, 2026
PP Polri Kabupaten Kudus Gelar Bakti Sosial Peduli Banjir, Didukung BG Farm
Berita

PP Polri Kabupaten Kudus Gelar Bakti Sosial Peduli Banjir, Didukung BG Farm

January 17, 2026
Berita

January 17, 2026
Berita

Nabung Ayam, Ikhtiar Membangun SDM Unggul, Santri Mandiri, dan Generasi Berpendidikan Tinggi

January 17, 2026
Next Post
Acara Pelantikan Pengurus Baru Yayasan WQQ Kudus Berlangsung Khidmat di Semarang

Acara Pelantikan Pengurus Baru Yayasan WQQ Kudus Berlangsung Khidmat di Semarang

RECOMMENDED NEWS

Wawasan Ketahanan pangan nasional  Mengapa Harus Waluh Kuning, Kolam Ikan, Azolla, Ayam Kampung, Domba, dan Itik? Mengapa Harus Pertanian Terpadu?

Wawasan Ketahanan pangan nasional Mengapa Harus Waluh Kuning, Kolam Ikan, Azolla, Ayam Kampung, Domba, dan Itik? Mengapa Harus Pertanian Terpadu?

9 months ago
Diklat Ketahanan Pangan Berbasis Ekonomi Pertanian Terpadu dengan Konsep Zero Cost

Diklat Ketahanan Pangan Berbasis Ekonomi Pertanian Terpadu dengan Konsep Zero Cost

9 months ago
Peringati Hari Air Dunia, Pemkab Sleman Lakukan Penanaman Pohon dan Tebar Benih Ikan

Peringati Hari Air Dunia, Pemkab Sleman Lakukan Penanaman Pohon dan Tebar Benih Ikan

2 years ago
Kisah Inspiratif Angelina Sondakh: Dari Jeruji Besi Menuju Cahaya Hidayah

Kisah Inspiratif Angelina Sondakh: Dari Jeruji Besi Menuju Cahaya Hidayah

8 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya hidup
  • Hiburan
  • Informasi
  • Kajian pertanian ekosistem
  • Keamanan
  • Kebersihan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemberdayaan
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi dan Sains
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

3 April 2024 anak yatim dhuafa bahan pokok batik Bupati Sleman debat Cawapres Dedeh K. Ekosistem Bisnis Lokal fakir miskin Forkom UMKM Sleman gotong royong HIPMI Peduli Sleman Indonesia Emas 2045 inspirasi Joko Suwanto Kabupaten Sleman. kebutuhan kepedulian sosial kerja keras Kerjasama Strategis Kesejahteraan Masyarakat kolaborasi Kustini Sri Purnomo masyarakat paket sembako pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan UMKM Pendidikan Pendidikan Politik peran kader permintaan tinggi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif podium Polres Magelang Kota Putra Agil Pamungkas Rumah Dinas Bupati Sleman S. Suseno sambutan silaturahmi sinergi sleman Sosial spanduk tanggung jawab sosial wanita berhijab
Jurnal Jateng DIY

Follow us on social media:

Recent News

  • Dari Lahan Biasa Jadi Luar Biasa, Kepok Tanjung Bukti Pisang Unggulan Penuh Berka
  • Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Bandongan Dorong Skema Pemberdayaan Herbal Terpadu
  • FKBN dan DPP SPN Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Pendidikan Kebangsaan bagi Pekerja

Category

Recent News

Dari Lahan Biasa Jadi Luar Biasa, Kepok Tanjung Bukti Pisang Unggulan Penuh Berka

Dari Lahan Biasa Jadi Luar Biasa, Kepok Tanjung Bukti Pisang Unggulan Penuh Berka

January 24, 2026
Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Bandongan Dorong Skema Pemberdayaan Herbal Terpadu

Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Bandongan Dorong Skema Pemberdayaan Herbal Terpadu

January 23, 2026
  • Media Berita Jawa Tengah – Yogyakarta
  • Berita
  • Informasi

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori Berita
    • Politik
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Olahraga
    • Gaya hidup
    • Sosial

© 2024 Jurnal Jateng DIY - All right reserved